
Bola.net - - Beberapa waktu lalu, Lionel Messi menyuarakan pendapatnya soal kekalahan Barcelona dari Liverpool di semifinal Liga Champions (agg: 3-4). Messi berkata bahwa sang pelatih, Ernesto Valverde tidak bisa disalahkan, bahwa kegagalan itu murni kesalahan para pemain.
Komentar Messi ini lantas menuai banyak respons. Beberapa tidak setuju, yang lain sepakat. Messi dinilai terlalu membela Valverde, pelatih yang mungkin masa depannya sudah tidak lagi aman.
"Saya kira pelatih telah melakukan pekerjaan impresif. Saya yakin eliminasi melawan Liverpool, dia tidak bisa disalahkan, kami [pemain] yang patut disalahkan untuk pertandingan itu," tutur Messi dikutip dari Express.
Analis ESPN FC, Steve Nicol percaya komentar Messi itu sudah benar. Hal ini tak lain disebabkan oleh gaya bermain Barcelona yang sudah sesuai cetakan alias templat mereka. Barca hanya bisa bermain dengan satu taktik khusus.
Kondisi itu baik juga buruk. Di satu sisi, Barca jadi punya identitas yang jelas. Di sisi lain, pelatih jadi kesulitan mengubah taktik mereka. Valverde adalah korban. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Sesuai Templat
Selama Messi masih bermain, gaya bermain Barcelona tak akan berubah. Messi akan selalu jadi pusat permainan Barca, dengan pemain-pemain lain yang menjadi instrumen sampingan. Valverde sudah menerapkan itu, dan karena itulah perkembangan Barca juga terbatasi.
"Saya kira Messi yakin bahwa Valverde harus bertahan. Barcelona adalah tim yang hanya bermain dengan satu cara, dan para pemain hanya mau bermain dengan satu cara tertentu," buka Nicol kepada Express.
"Barcelona tidak pernah mendatangkan pemain dengan pertimbangan: "jika segala hal menjadi sulit, kami selalu bisa mendatangkan bek atau kami bisa mendatangkan gelandang yang akan berlarian dan menendang pemain lawan'."
"Itu bukanlah gaya Barcelona. Jadi, segalanya sangat sulit. Valverde sungguh tidak bisa mencari jalan keluar ketika mereka dihajar Liverpool," lanjutnya.
Kesalahan Pemain
Artinya, Nicol percaya Valverde sebenarnya juga kesulitan mengubah taktik Barca. Perubahan ekstrem, untuk menyesuaikan dengan gaya bermain lawan misalnya, justru bakal merusak permainan Barca secara keseluruhan.
"Jika dia mulai memainkan 4-5-1 dan mulai memainkan pemain-pemain di posisi yang tidak mereka pahami, itu bisa saja semakin buruk. Jadi saya kira kekalahan itu bukan kesalahan Valverde."
"Menurut saya, 100 persen, lebih kurang, itu adalah kesalahan para pemain yang malam itu bermain untuk Barcelona. Mereka tidak mengejar bola, mereka tidak bertahan dengan baik," tandas Nicol.
Bagaimanapun, Barcelona tetap gagal. Lionel Messi boleh menyanyikan banyak alasan, tetapi satu yang jelas adalah masalah mentalitas skuat Barca.
Baca Juga:
- Komentar Lionel Messi Soal Valverde Ini Dinilai Keliru, Bikin Barcelona Bingung
- Manchester United atau Barcelona? Matthijs De Ligt Kebingungan
- Lionel Messi Murka, James Milner Sampai Disebut 'Keledai'
- Jengah Dikritik, Luis Suarez Tegaskan Komitmen untuk Barcelona
- Prince Boateng ke Barcelona, Transfer Paling Sia-sia di Tahun Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eden Hazard Diklaim Sudah Selevel dengan Lionel Messi
Liga Inggris 27 Mei 2019, 21:00
-
Matthijs De Ligt Pertimbangkan Serius Gabung Manchester United
Liga Inggris 27 Mei 2019, 15:20
-
Daftar 26 Klub yang Lolos Fase Grup Liga Champions 2019/20
Liga Champions 27 Mei 2019, 11:54
LATEST UPDATE
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Real Madrid vs Bayern Munchen?
Liga Champions 7 April 2026, 18:26
-
Live Streaming UCL: Sporting vs Arsenal
Liga Champions 7 April 2026, 18:10
-
Resmi Bertahan, Harry Maguire Teken Kontrak Baru di Manchester United
Liga Inggris 7 April 2026, 17:42
-
Nonton Live Streaming Liga Champions: Real Madrid vs Bayern Munchen
Liga Champions 7 April 2026, 17:27
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32























KOMENTAR