Bola.net - - Mantan presiden Real Madrid, Ramon Calderon mencoba menjelaskan alasan di balik penunjukan Zinedine Zidane sebagai pelatih anyar klub tersebut, juga penyebab Madrid mengabaikan Jose Mourinho. Menurutnya, keputusan ini juga dipengaruhi oleh para pemain.
Musim 2018/19 ini berjalan begitu buruk bagi Madrid. Pada tahap ini, mereka nyaris tidak punya kesempatan meraih trofi. Tersingkir dari Liga Champions dan Copa del Rey, dan hanya ada peluang kecil di La Liga.
Kondisi ini mau tak mau membuat Florentino Perez harus mengambil langkah cepat. Akhirnya, untuk kali kedua dalam semusim, Madrid memecat pelatih dan menunjuk pelatih baru.
Kali ini Santiago Solari yang dipecat, dan Zinedine Zidane ditunjuk sebagai pengganti. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Suara Pemain
Sebelum Zidane, nama Jose Mourinho santer diberitakan sebagai pengganti Solari. Namun, Calderon yakin Mourinho batal dipilih karena para pemain senior Madrid tidak menginginkannya.
"Para pemimpin di ruang ganti berusaha menolak kemungkinan Jose Mourinho [sebagai pelatih anyar]," ungkap Calderon kepada Sky Sports.
"Dia meninggalkan Real Madrid dengan banyak masalah, dan saya pikir dia justru akan memperburuk masalah yang sedang kami hadapi saat ini jika dia datang."
"Saya pikir memilih Jose Mourinho merupakan langkah mundur, ada banyak masalah dan kontroversi ketika dia melatih dahulu," sambung dia.
Menyukai Zidane

Berbeda dengan situasi Mourinho, Calderon percaya banyak pemain Madrid yang sepakat mendatangkan Zidane. Sebab itu, Florentino Perez telah membuat keputusan yang tepat karena dia mau mendengarkan suara para pemain.
"[Mourinho] merupakan pelatih hebat dengan banyak trodi, tapi banyak pemimpin di ruang ganti yang tidak menyukai dia, dan saya pikir itu penting dalam pembuatan keputusan."
Soal penunjukan Zidane: "Para pemain mencintai dia dan dia mampu mengubah gagasan pelatih-pelatih lama seperti Rafa Benitez dan Jose Mourinho yang mengelola pemain dengan tangan dingin," sambung dia.
"Dan tentu saja, dia merupakan idola para fans - juga bermain untuk klub ini dan membimbing mereka meraih gelar Liga Champions tiga musim beruntun."
Berita Video
Berita video Carles Puyol menyapa para fans Indonesia dalam acara UEFA Champions League Trophy Tour presented by Heineken.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Zidane Pulang, Bentuk Balas Dendam Real Madrid Terhadap Juventus?
Liga Spanyol 12 Maret 2019, 23:00
-
Zidane Bukan Satu-satunya Pelatih yang Tak Bisa 'Move On'
Liga Spanyol 12 Maret 2019, 22:37
-
Zidane Tidak Ijinkan Marcelo ke Juventus
Liga Spanyol 12 Maret 2019, 22:00
-
Pulang ke Madrid, Zidane Minta Dibelikan Pogba?
Liga Spanyol 12 Maret 2019, 22:00
-
Perkuat Lini Tengah, Real Madrid Incar N'Golo Kante?
Liga Spanyol 12 Maret 2019, 21:20
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Jonathan David: Luka Gagal Panenka dan Hangatnya Pelukan Juventus
Liga Italia 7 Januari 2026, 08:11
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 06:16
-
Rapor Pemain Juventus Saat Gilas Sassuolo: Penebusan Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:37
-
Man of the Match Sassuolo vs Juventus: Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:16
-
Hasil Sassuolo vs Juventus: Jay Idzes Tak Berkutik, Bianconeri Menang Besar
Liga Italia 7 Januari 2026, 04:49
-
Hasil Lecce vs Roma: I Giallorossi Sukses Curi 3 Poin di Via del Mare
Liga Italia 7 Januari 2026, 03:57
-
Prediksi Burnley vs Man United 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 03:15
-
Prediksi Parma vs Inter 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Man City vs Brighton 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Prediksi Fulham vs Chelsea 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
























KOMENTAR