
Bola.net - Real Madrid merupakan salah satu klub terbesar di Eropa. Mereka juga memiliki salah satu akademi terbaik di dunia, yaitu La Fabrica.
Di era tahun 1980an, La Fabrica menjadi 'produsen' dari pemain-pemain berbakat El Real. Pada saat itu mereka memenangkan lima gelar La Liga beruntun, dan dua gelar UEFA Cup beruntun berkat tim yang memiliki komposisi tim yang dipenuhi jebolan La Fabrica.
Namun memasuki abad 21 peran La Fabrica mulai tergeser. Real Madrid menjelma menjadi tim yang suka mendatangkan pemain bintang, di mana proyek itu dikenal sebagai Los Galacticos.
Sejak saat itu, para lulusan La Fabrica semakin minim mendapatkan tempat di skuat Real Madrid. Itulah mengapa sejumlah talenta muda terbaik Madrid memilih pindah klub demi kelangsungan karirnya.
Meski tidak semua, namun beberapa nama alumni La Fabrica malah bersinar dan menjadi pemain besar di klub lain. Siapa sajakah pemain itu? Yuk intip daftarnya di bawah ini.
Juan Mata

Alumni La Fabrica yang justru moncer di tim lain adalah playmaker asal Spanyol, Juan Mata.
Mata mulai menimba ilmu di La Fabrica pada tahun 2003, dan menembus tim Castilla di tahun 2006. Namun ia tidak mendapatkan kesempatan untuk unjuk gigi di tim utama El Real.
Itulah mengapa pada tahun 2007 ia pindah ke Valencia dan menjelma menjadi salah satu playmaker terbaik di Spanyol saat itu. Ia kemudian melanjutkan karirnya di Inggris bersama Chelsea, sebelum kini menjadi andalan di Manchester United.
Marcos Alonso

Sebagai putra daerah, Marcos Alonso masuk ke akademi Real Madrid sejak ia masih sangat muda. Ia menimba ilmu sembilan tahun lamanya sebelum masuk ke tim Castilla.
Alonso yang tampil apik di Castilla hanya diberikan satu kesempatan saja bermain di tim senior Madrid. Akhirnya pada tahun 2010 ia memutuskan pindah ke Bolton Wanderers, sebelum bergabung dengan Fiorentina di tahun 2013.
Namun nama Alonso baru meroket setelah bergabung dengan Chelsea di tahun 2016, di mana ia membantu The Blues memenangkan gelar juara EPL di musim perdananya di London Barat.
Esteban Cambiasso

Nama Esteban Cambiasso banyak dikenang sebagai legenda Inter Milan. Namun tidak banyak yang mengetahui bahwa ia merupakan lulusan akademi Real Madrid.
Pada tahun 1996, ia dan saudaranya Nicolas bergabung dengan akademi El Real. Setelah dua tahun menimba ilmu, ia kembali ke Argentina untuk memperkuat Independiente dan River Plate sebelum dipanggil pulang ke Real Madrid.
Dua tahun di Real Madrid, Cambiasso lebih banyak bermain sebagai pemain cadangan. Akhirnya pada tahun 2004 ia pindah ke Inter Milan dan sejak saat itu kisah cintanya bersama Nerrazurri melegenda.
Rodrigo Moreno

Kurang lebih satu tahun terakhir, Real Madrid digosipkan mengincar jasa striker Valencia, Rodrigo Moreno. Sang striker memang menunjukkan penampilan yang sangat tajam di lini serang Los Che.
Namun mungkin tidak banyak yang menyadari bahwa pemain keturunan Brasil ini sebenarnya sudah pernah membela Real Madrid. Ia pada tahun 2009 bergabung dengan akademi Madrid dan berhasil menembus tim Real Madrid B.
Namun ia kesulitan menembus tim utama El Real sehingga di tahun 2010 pindah ke Benfica. Karirnya melejit saat pindah ke Valencia pada tahun 2015 dan menjadi salah satu penyerang terbaik Los Che saat ini.
Saul Niguez

Di era ini, Atletico Madrid memiliki beberapa ikon. Salah satunya adalah Saul Niguez, gelandang yang sudah menjadi andalan Diego Simeone dalam beberapa tahun terakhir.
Meski tumbuh dan berkembang bersama Atletico, namun Saul diketahui mengawali karir sepakbolanya bersama Real Madrid. Ia bergabung dengan akademi El Real saat usianya berusia 11 tahun.
Namun ia hanya dua tahun berada di La Fabrica, karena pada tahun 2008 ia pindah ke Atletico Madrid. Perlahan tapi pasti, ia menunjukkan performa yang mengagumkan sehingga dipercaya menjadi pilar lini tengah Los Cholchorenos hingga hari ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Selamat Ulang Tahun Si Empunya Tendangan Geledek, Roberto Carlos!
Bolatainment 10 April 2020, 20:37
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
-
Surabaya Samator Tutup Babak Reguler Proliga 2026 dengan Kemenangan
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 20:23
-
Juventus Amburadul di Bursa Transfer: 3 Musim, Hanya 2 Pemain yang Sukses!
Liga Italia 22 Februari 2026, 20:22
-
Gagal ke Final Four, Bandung BJB Tandamata Kejar Kemenangan atas Jakarta Livin Mandiri
Voli 22 Februari 2026, 20:01
-
Persis Solo Terpuruk: 300 Hari Tanpa Kemenangan di Laga Kandang!
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 18:32
-
Nonton Live Streaming Persib vs Persita di Indosiar - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 18:01
-
Inter Milan di Serie A: 92,6 Persen Scudetto!
Liga Italia 22 Februari 2026, 17:41
-
Bek Mereka Masuk Incaran MU, Juventus: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 17:00
-
5 Laga Tanpa Menang, Ada Apa dengan Juventus?
Liga Italia 22 Februari 2026, 16:46
-
Kata Michael Carrick soal Kobbie Mainoo: Dia Tulang Punggung Masa Depan MU!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 16:22
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Minggu 22 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 16:07
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 22 Februari 2026, 15:53
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR