Bola.net - - Barcelona sukses mengalahkan Real Madrid dengan skor telak 3-0 untuk menyingkirkan rival abadi mereka tersebut dari Copa del Rey musim ini. Kamis (28/2) dini hari WIB lalu, Barca berpesta tiga gol di Santiago Bernabeu dan melangkah ke partai final dengan agregat 4-1.
Artinya, Barca akan bermain di final Copa del Rey untuk enam kali beruntun. Mereka berpeluang mengamankan trofi kelima beruntun yang tentu akan menciptakan sejarah baru.
Permainan tersebut sebenarnya berjalan cukup seimbang di babak pertama, tapi Barca tampil lebih impresif di babak kedua. Blaugrana memang tidak menciptakan banyak tembakan ke gawang, tapi begitu mendapat peluang, mereka sukses mencetak tiga gol.
Sayangnya, dalam pesta tiga gol tersebut, Lionel Messi tidak ikut mencetak gol. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Sulit di Copa
Sehebat-hebatnya Messi, ternyata dia punya catatan buruk di Santiago Bernabeu (yang merupakan rekor positif bagi Madrid). Menurut Sportskeeda, selama bermain di Santiago Bernabeu dalam ajang Copa del Rey, Messi masih sulit mencetak gol.
Messi memang tampil cukup baik dan beberapa kali merepotkan pertahanan Madrid, tapi dia lagi-lagi gagal mencetak gol. Barca menang tanpa Messi, Luis Suarez dan Ousmane Dembele justru yang tampil paling gemilang.
Santiago Bernabeu sudah beberapa kali menyaksikan kehebatan Messi. Di sana, La Pulga sukses mencetak 15 gol dari 19 pertandingan, tapi di antara gol-gol tersebut, tidak ada yang tercipta di ajang Copa del Rey.
Setidak-tidaknya, meski Madrid dihajar tiga gol tanpa balas, Messi masih gagal mencetak gol.
Pencetak Gol Terbanyak

Di sisi lain, bagaimanapun kehebatan Messi tetap tidak bisa diabaikan. Dia merupakan pencetak gol terbanyak di El Clasico dengan 26 gol, dan tidak perlu diragukan lagi dia juga merupakan mimpi buruk Real Madrid.
Peraih lima Ballon d'Or ini selalu jadi pembeda pada pertandingan-pertandingan besar. Messi bisa mencetak gol di momen-momen penting, dia merupakan megabintang Barcelona.
Meski demikian, saat ini Barca tiba di momen penting. Messi mulai mendekati usia pensiun. Barca sangat mungkin tenggelam dalam kesulitan ketika Messi akhirnya nanti gantung sepatu - sama seperti Madrid musim ini yang ditinggal Cristiano Ronaldo.
Berita Video
Berita video para pemain yang berpeluang menggantikan Philippe Coutinho di Barcelona.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pentingnya Nilai Trofi Copa del Rey di Mata Penggawa Barcelona
Liga Spanyol 28 Februari 2019, 23:00
-
Kembali Bobol Gawang Real Madrid, Valverde Sanjung Ketajaman Luis Suarez
Liga Inggris 28 Februari 2019, 16:20
-
Pique Yakin Rekor Barca Tidak Bisa Disamai Tim Mana pun, Bahkan Madrid
Liga Spanyol 28 Februari 2019, 14:30
-
Prestasi Madrid: Tidak Dibobol Messi
Liga Spanyol 28 Februari 2019, 13:30
-
Teriakan Frustrasi Ramos: Jangan Biarkan Barca Bikin Enam Gol!
Liga Spanyol 28 Februari 2019, 13:10
LATEST UPDATE
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
-
Lawan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Tegaskan Inter Harus Tetap Tenang
Liga Champions 24 Februari 2026, 11:43
-
Benjamin Sesko Jadi Supersub Mematikan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:29
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR