Bola.net - - Sergio Ramos kembali jadi salah satu pahlawan kemenangan Madrid ketika menandaskan perlawanan Girona dengan skor 4-2 pada leg pertama perempat final Copa del Rey 2018/19, Jumat (26/1) dini hari WIB. Dia mencetak dua gol Madrid, salah satunya melalui eksekusi penalti yang unik.
Ya, Ramos kembali menendang penalti Panenka. Dia memang merupakan salah satu pemain yang ahli men-'chip' bola sedemikian rupa untuk mengecoh kiper. Tendangan seperti itu cukup berisiko, tapi Ramos menyukainya.
Penalti itu juga datang di saat krusial, yakni ketika Madrid meraih keunggulan 2-1. Setelah itu, Ramos kembali mencetak gol di babak kedua yang membawa Madrid unggul 3-2 dan membantu mendongkrak mentalitas skuat Madrid untuk menutup kemenangan 4-2.
Ramos mengaku penalti Panenka memang caranya mengekspresikan diri. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Ekspresikan Diri
Menendang Panenka tidak mudah, tapi Ramos mau mengambil risiko itu. Baginya, penalti Panenka merupakan salah satu cara untuk mengekspresikan keberaniannya bermain sepak bola.
"Menendang penalti dengan cara ini adalah cara untuk mengekspresikan kepribadian saya dan momen-momen baik yang saya hidupi [selama ini]," tegas Ramos di fourfourtwo.
"Saya berada dalam momen personal yang sangat nyaman saat ini. Penalti-penalti ini akan terus datang, tapi saya tak boleh terbiasa menendangnya seperti ini, saya harus mencoba menempatkan boleh di salah satu sisi."
Penalti Ketujuh, Panenka Keempat

Kepergian Cristiano Ronaldo ke Juventus membikin Ramos jadi algojo penalti pertama, dan dia berhasil melakukan tugasnya dengan baik. Penalti Ramos itu datang di momen krusial, di pengujung babak pertama, tentu ada banyak tekanan yang dia rasakan.
Dengan bergaya, Ramos berhasil menuntaskan tugasnya: penalti panenka. Dia membuktikan diri sebagai kapten yang tepat untuk Madrid. Itu adalah gol penaltinya nomor tujuh bagi Madrid musim ini, dan Panenka yang keempat.
Menendang penalti tak semudah yang tampak. Ada begitu banyak faktor penentu, teknik saja tidak cukup. Ramos harus memiliki kekuatan mental baja dan keberanian untuk membuat keputusan secepat mungkin.
Berita Video
Berita video Simon McMenemy memaparkan beberapa kriteria pemain yang akan dipilihnya untuk Timnas Indonesia dalam konferensi perdananya sebagai pelatih tim Garuda, Kamis (24/1/2019).
Baca Juga:
- Sepak Bola Tak Bisa Diprediksi, Solari Jelaskan Faktor Lain yang Sama Pentingnya dengan Taktik
- Vinicius Pemain Spesial, Benzema Pemain Penting
- Solari Tegaskan Madrid Siap Berjuang Raih Gelar Juara Copa del Rey
- Madrid Menang 4-2, Lucas Vazquez: Kami Harus Memandangnya 0-0
- Bikin Dua Gol untuk Kemenangan Madrid, Sergio Ramos Belum Puas
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pogba Hanya Akan Tinggalkan MU untuk Madrid atau Barcelona
Liga Inggris 25 Januari 2019, 23:30
-
James Rodriguez, Pilihan No.10 yang Sempurna untuk Arsenal
Liga Inggris 25 Januari 2019, 19:12
-
Santiago Solari Bertahan, Isco Siap Minggat
Liga Spanyol 25 Januari 2019, 16:00
-
Sergio Ramos Masih Dinilai Sebagai Bek Tengah Terbaik di Dunia
Liga Spanyol 25 Januari 2019, 15:40
-
Ketimbang James, Arsenal Disarankan Fokus Kejar Denis Suarez
Liga Inggris 25 Januari 2019, 15:00
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
-
3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir Bersamaan di Babak 16 Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:43
-
Nazriel Alfaro Bidik Kesempatan Emas di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:40
-
Persib Lepas Andrew Jung dengan Nilai Transfer Sangat Tinggi
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:33
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:18
-
Rekam Jejak Balsa Sekulic, Striker Timnas Montenegro Milik Persib
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:12
-
7 Pembalap Yamaha Borong IMI Awards 2026
Otomotif 7 Juli 2026, 19:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR