
Bola.net - Bek tengah Raphael Varane mengatakan bahwa menjadi pemain Real Madrid bukan hal yang mudah. Sebab, Raphael Varane selalu dituntut tampil sempurna setiap laga dan dilarang membuat blunder.
Bermain untuk Real Madrid mungkin menjadi mimpi dari sebagian besar pemain sepak bola profesional. Sebab, mereka akan mendapat banyak status istimewa. Seperti popularitas yang tinggi.
Dari sisi materi, pemain Real Madrid juga bakal bergelimang harta. Mereka akan mendapat gaji besar setiap pekan. Mereka juga akan mendapat banyak fasilitas mewah dari para sponsor.
Banyak pemain yang menyebut bergabung dengan Real Madrid adalah mimpi masa kecil. Salah satunya Eden Hazard. Dia bergabung dengan Real Madrid pada awal musim 2019/2020, usai menjadi bintang di Chelsea.
Sulitnya Menjadi Pemain Real Madrid
Di balik gelimang harga dan popularitas, Raphael Varane mengakui bahwa menjadi pemain Real Madrid bukan hal muda. Sebab, setiap kali turun ke lapangan, mereka akan dituntut untuk menang dan tampil sempurna.
"Menjadi pemain Real Madrid berarti tidak boleh melakukan blunder, walau hanya sedikit," ucap Raphael Varane dikutip dari Marca.
"Anda harus tahu cara bertahan di level lebih tinggi, memberi tekanan pada lawan dan membuat mereka berjarak 50 meter dari wilayah kami. Itulah mengapa kami harus selalu ada pada tingkat konsentrasi yang tinggi," ucapnya.
Di tengah tekanan yang tinggi tersebut, Raphael Varane beruntung punya panutan yang ideal pada sosok Zinedine Zidane. Sang pelatih selalu menjadi teladan bagi pemain asal Prancis.
"Zidane adalah contoh paling bagus untukku. Zidane sangat tenang, selalu positif, dan percaya pada dirinya sendiri dengan apa yang dilakukannya," kata pemain berusia 26 tahun tersebut.
Dua Pemain Panutan Raphael Varane

Selain Zinedine Zidane, Raphael Varane juga mengatakan ada dua pemain yang menjadi mentornya. Dua pemain tersebut yakni para seniornya di Real Madrid: Sergio Ramos dan Pepe.
"Saya terinspirasi pemain seperti Pepe dan Sergio Ramos, pemain belakang seperti saya. Cristiano Ronaldo: dia adalah contoh bagi setiap pemain sepak bola," kata Raphael Varane.
"Saya belajar banyak dari mereka. Misalnya, dari Sergio Ramos, saya telah mengambil mental pemenang. Dia mendapat dorongan setiap hari, dia selalu ingin menang, bahkan dalam pelatihan. Dia memiliki pengalaman dan tidak pernah kehilangan motivasi," katanya.
Raphael Varane, pada usia 26 tahun, sudah meraih hampir semua gelar bergengsi. Dia sudah memenangkan La Liga dan Liga Champions bersama Real Madrid. Raphael Varane juga meraih gelar juara Piala Dunia bersama timnas Prancis.
Sumber: Marca
Baca Ini Juga:
- Data dan Fakta La Liga: Real Madrid vs Sevilla
- Prediksi Real Madrid vs Sevilla 18 Januari 2020
- 20 Klub dengan Gaji Tertinggi di Eropa: Barcelona Nomor 1, Bagaimana MU?
- Jika Bruno Fernandes Datang, Apa Artinya Paul Pogba Bakal Tinggalkan MU?
- Mereka yang Terlahir Kembali dan yang Dilupakan Pasca Kemenangan Real Madrid di Supercopa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rahasia Sederhana di Balik Kebangkitan Courtois di Madrid
Liga Spanyol 17 Januari 2020, 22:56
-
Simpati Zinedine Zidane untuk Ernesto Valverde
Liga Spanyol 17 Januari 2020, 22:17
-
Bakal Diberi Guard of Honour oleh Sevilla, Zidane: Kami Terima Saja
Liga Spanyol 17 Januari 2020, 21:17
-
Mengaku Pernah Diperkosa Theo Hernandez, Model Ini Akhirnya Terancam Dipenjara
Bolatainment 17 Januari 2020, 18:56
-
Casemiro: Di Akademi Madrid, Anda Melihat Sisi Lain Sepak Bola
Liga Spanyol 17 Januari 2020, 18:30
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:52
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 2 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 22 Februari 2026, 12:51
-
5 Fakta Spektakuler di Balik Podium Aldi Satya Mahendra di WorldSSP Australia 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:14
-
Aldi Satya Mahendra Masuk Top 5 Klasemen WorldSSP 2026 Usai Podium di Race 2 Seri Australia
Otomotif 22 Februari 2026, 11:35
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 11:20
-
Bekuk Lecce, Inter Milan Kian Percaya Diri untuk Hadapi Bodo/Glimt
Liga Italia 22 Februari 2026, 11:08
-
Juventus Tumbang Lawan Como, Begini Kata Luciano Spalletti
Liga Italia 22 Februari 2026, 10:55
-
Tottenham vs Arsenal: Ini 4 Alasan Spurs Bisa Jegal The Gunners di Derby London Utara
Liga Inggris 22 Februari 2026, 10:47
-
Tidak Cari-cari Alasan, Arbeloa akui Real Madrid Layak Kalah dari Osasuna
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:28
-
Kalah dari Osasuna, Alvaro Arbeloa Yakin Real Madrid Masih Bisa Juara La Liga
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:04
-
Terpeleset Lagi, Liam Rosenior Sebut Chelsea Harus Segera Berbenah
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR