
Bola.net - Gelandang Real Madrid Casemiro mengungkapkan apa saja hal yang ia pelajari selama bermain di akademi Los Blancos dan seperti apa rasanya bermain di tim Castilla.
Casemiro direkrut oleh Madrid pada awal tahun 2013 silam. Ia diboyong dari klub asal Brasil, Santos.
Madrid tak langsung memasukkannya di skuat inti. Ia dimainkan lebih dahulu di skuat Real Madrid B.
Casemiro juga sempat disekolahkan ke Portugal. Ia dipinjamkan ke Porto pada musim panas 2014 selama satu musim penuh.
Seperti Mimpi
Casemiro mengaku banyak orang yang bertanya bagaimana rasaya bermain di skuat Castilla dan di akademi. Dikatakan pemain berusia 27 tahun itu, bermain di sana adalah perasaan yang pasti diidamkan oleh banyak pemain.
"Saya selalu mengatakan kepada mereka bahwa itu adalah impian semua orang. Anda memiliki orang-orang yang direkrut 6 juta euro, 80 juta euro, 50 juta euro, 45 juta euro," tuturnya pada Libero, seperti dilansir AS.
"Ini adalah impian bagi semua orang di dunia, untuk datang ke Madrid seperti seorang bintang," seru Casemiro.
Sisi Lain Sepak Bola
Casemiro juga mengungkapkan betapa pentingnya untuk berkembang di 'La Fabrica'. Sebab sejak awal ia bisa mempelajari apa yang diperjuangkan klub dan bagaimana menampilkan diri sebagai pemain Real Madrid.
"Saya selalu mengatakan bahwa, bagi saya, merupakan kesenangan dan kehormatan besar untuk bermain di akademi Real Madrid," katanya. "Saya sangat menikmatinya karena saya mempelajari nilai-nilai klub."
Namun Casemiro juga menambahkan; "bermain di akademi, melakukan perjalanan dengan bus ke Sabadell adalah mengetahui sisi lain dari banyak hal, dalam koma, sisi sepak bola yang "jelek"," beber Casemiro.
Casemiro awalnya sempat jadi pemain cadangan saja di era Rafael Benitez. Ia kemudian jadi pilar utama lini tengah Real Madrid setelah klub itu ditangani oleh Real Madrid.
(as)
Baca Juga:
- 17 Trofi Kurang dari 9 Tahun, Kesuksesan yang di Luar Dugaan Varane
- Varane: Eden Hazard Mampu Membuat Perbedaan
- Jadwal Liga Spanyol Pekan ke-20, Menanti Debut Quique Setien di Barcelona
- Achraf Hakimi, Mengapa Harus Bertahan di Dortmund?
- Ternyata, Ini Rahasia Dibalik Kecepatan Seorang Gareth Bale
- Raphael Varane Cuhat Sulitnya jadi Pemain Real Madrid: Dilarang Salah, Walau Sedikit!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rahasia Sederhana di Balik Kebangkitan Courtois di Madrid
Liga Spanyol 17 Januari 2020, 22:56
-
Simpati Zinedine Zidane untuk Ernesto Valverde
Liga Spanyol 17 Januari 2020, 22:17
-
Bakal Diberi Guard of Honour oleh Sevilla, Zidane: Kami Terima Saja
Liga Spanyol 17 Januari 2020, 21:17
-
Mengaku Pernah Diperkosa Theo Hernandez, Model Ini Akhirnya Terancam Dipenjara
Bolatainment 17 Januari 2020, 18:56
-
Casemiro: Di Akademi Madrid, Anda Melihat Sisi Lain Sepak Bola
Liga Spanyol 17 Januari 2020, 18:30
LATEST UPDATE
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
-
Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Piala Dunia 5 Juli 2026, 12:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR