
Bola.net - Barcelona menelan kekalahan telak di tangan Sevilla, dan Hansi Flick langsung memberikan reaksinya. Blaugrana harus menyerah di laga tandang dengan skor mencolok 1-4, Senin (6/10/2025) dini hari WIB.
Hasil mengecewakan ini membuat mereka gagal mengambil alih puncak klasemen La Liga. Kemenangan sejatinya akan membawa mereka kembali ke posisi teratas.
Namun di tengah hasil buruk itu, Flick justru menyoroti sebuah reaksi positif dari para pemainnya. Ia mengaku melihat sesuatu yang sangat ia sukai di dalam ruang ganti.
Pelatih asal Jerman itu pun membeberkan rencananya untuk bangkit setelah hasil memalukan ini. Jeda internasional yang akan datang dianggapnya sebagai sebuah keuntungan.
Reaksi Positif di Ruang Ganti

Hansi Flick mengungkapkan suasana ruang ganti Barcelona usai peluit panjang dibunyikan. Menurutnya, para pemain benar-benar terluka dan terpukul akibat performa buruk tersebut.
Dari rasa sakit karena kekalahan itu, Flick justru melihat percikan api semangat. Ia menangkap sinyal bahwa para pemainnya tidak terima dengan hasil yang memalukan ini.
"Apa yang saya lihat di ruang ganti adalah para pemain yang ingin bereaksi," kata Flick seperti dilansir Diario AS.
"Saya melihat mereka dengan amarah dan saya menyukai itu," tegasnya.
Analisis Jujur Performa Tim
Flick secara terbuka mengakui bahwa timnya bermain sangat buruk, terutama pada babak pertama. Barcelona disebutnya tidak mampu menemukan jalan keluar dari tekanan agresif Sevilla.
Meski begitu, ia tetap memberi sedikit apresiasi atas perlawanan timnya setelah turun minum. Ia merasa ada perbaikan dan reaksi yang ditunjukkan pada paruh kedua laga.
"Mereka tampil agresif di babak pertama dan kami tidak menemukan jalan keluar. Saya pikir di babak kedua kami bereaksi," analisis Flick.
"Kami harus fokus pada apa yang telah kami lakukan salah dan berjuang agar ini tidak terjadi lagi," sambungnya.
Bukan Kekalahan Terburuk
Saat ditanya apakah ini kekalahan terburuknya, Flick dengan cepat membantah anggapan itu. Baginya, hasil 1-4 dari Sevilla bukanlah yang paling menyakitkan dalam kariernya.
Pelatih berpengalaman itu merujuk pada momen lain yang terasa jauh lebih sulit. Ia menyebut kekalahan di babak semifinal saat melawan Inter Milan terasa lebih berat.
"Yang terberat pastinya adalah semifinal di Milan (melawan Inter)," ungkap Flick.
"Saya harus menerima kekalahan ini dan saya melihatnya dari sisi positif. Tapi ini bukanlah kekalahan yang paling sulit," ujarnya.
Jeda Internasional Tiba di Waktu Tepat
Setelah kekalahan menyakitkan ini, kompetisi akan memasuki jeda internasional. Flick memandang jeda tersebut datang di waktu yang sangat tepat untuk skuadnya.
Menurutnya, para pemain bisa mendapatkan suasana baru yang berbeda bersama tim nasional masing-masing. Momen ini diharapkan bisa menyegarkan kembali mental para penggawa Blaugrana.
"Sangat bagus ada jeda ini, bahwa mereka pergi dengan tim nasional, memiliki atmosfer yang berbeda. Itu akan menjadi hal yang positif," jelasnya.
"Apa yang saya katakan kepada mereka adalah bahwa ketika mereka kembali, kami akan bekerja keras untuk mengembalikan level kami," pungkas Flick.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Hasil Sevilla vs Barcelona: Rashford Nyekor tapi Penalti Lewandowski Gagal Jadi Gol, Barca Lagi-Lagi Kalah
- Man of the Match Sevilla vs Barcelona: Jose Angel Carmona
- Kekalahan Perdana Barcelona di La Liga: Penalti Kontroversial dan Pertahanan Rapuh Bikin Flick Tertekan
- Barcelona Dipermalukan Sevilla 1-4, Ini Rapor Para Pemainnya: Lewandowski Amburadul, Araujo Bikin Malu, Siapa Terbaik?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terlanjur Nyaman, Barcelona Bakal Permanenkan Marcus Rashford dari MU!
Liga Spanyol 6 Oktober 2025, 11:25
-
Marcus Rashford Tancap Gas di Barcelona: 4 Kontribusi Gol dalam 4 Laga Beruntun
Liga Spanyol 6 Oktober 2025, 11:00
-
Alexis Sanchez dan Janji yang Terlupakan di Laga Sevilla vs Barcelona
Liga Spanyol 6 Oktober 2025, 10:47
LATEST UPDATE
-
6 Wakil Premier League ke 16 Besar Liga Champions, Memang Jago!
Liga Champions 25 Februari 2026, 22:34
-
Lionel Messi Akui Menyesal Tak Belajar Bahasa Inggris Sejak Muda
Bola Dunia Lainnya 25 Februari 2026, 21:52
-
Napoli dan Inter Sudah, Juventus dan Atalanta Menyusul Out dari Liga Champions?
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:50
-
Pembelaan Gianluca Prestianni: Vinicius Junior Lebih Dulu Meledek Saya 'Kerdil'
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:32
-
4 Bintang BRI Super League yang Pantas Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia
Tim Nasional 25 Februari 2026, 21:07
-
Juventus vs Galatasaray: Hanya Kenan Yildiz yang Bisa Diandalkan
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming PSG vs Monaco - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Real Madrid vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
























KOMENTAR