
Bola.net - Barcelona resmi menasbihkan diri sebagai juara Piala Super Spanyol 2026 usai membungkam Real Madrid, Senin (12/1/2026) dini hari WIB. Duel El Clasico yang digelar di Jeddah ini berakhir dengan skor tipis 3-2 untuk kemenangan Blaugrana.
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, merasakan emosi yang campur aduk pasca kekalahan dramatis tersebut. Ia tidak menampik rasa kecewa karena gagal membawa pulang trofi bergengsi ke ibu kota Spanyol.
Namun, di balik kekecewaan itu, Alonso memberikan apresiasi tinggi terhadap mentalitas anak asuhnya. Los Blancos dinilai telah berjuang habis-habisan hingga detik terakhir pertandingan.
Laga ini memang berjalan sengit dengan lima gol tercipta dan diwarnai kartu merah Frenkie de Jong. Alonso menilai timnya hanya kurang beruntung dalam penyelesaian akhir di masa injury time.
Emosi Campur Aduk Alonso

Pertandingan berjalan sangat ketat dengan kedua tim saling berbalas gol di babak pertama. Alonso mengakui bahwa hasil akhir ini sulit diterima, namun ia melihat sisi positif dari perjuangan timnya.
Mantan gelandang Timnas Spanyol itu menekankan bahwa pasukannya telah memberikan segalanya di lapangan. Mereka bertarung tanpa kenal lelah meski dalam situasi yang tidak menguntungkan.
"Ada perasaan campur aduk. Di satu sisi, kekecewaan karena tidak mampu memenangkan final, tetapi ada juga kebanggaan karena tim telah memberikan segalanya dari menit pertama hingga terakhir dalam keadaan yang tidak diinginkan," ujar Xabi Alonso.
"Kami berkompetisi dan berjuang sampai akhir. Final itu sangat seimbang, dengan momen berbeda, keadaan berbeda, gol, dan reaksi," lanjut Alonso.
Kurang Akurasi di Momen Krusial
Real Madrid sebenarnya memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan di menit-menit akhir lewat Alvaro Carreras dan Raul Asencio. Sayangnya, dewi fortuna belum berpihak kepada mereka untuk memaksakan adu penalti.
Alonso menyoroti gol penentu Barcelona yang tercipta lewat defleksi tendangan Raphinha. Ia merasa timnya memiliki kesempatan, namun akurasi menjadi pembeda utama di laga ini.
"Kami berjuang sampai akhir dan kami nyaris menyamakan kedudukan, dengan dua peluang terakhir untuk menyamakan kedudukan dan melaju ke adu penalti," kata Alonso.
"Defleksi membuat skor menjadi 3-2 dan saya yakin bahwa kami akan memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan dan kami memilikinya, tetapi kami kurang akurat untuk membawa permainan ke adu penalti," tambahnya.
Komitmen Tinggi Pemain Madrid
Meskipun kalah, sikap para pemain Real Madrid di lapangan mendapat pujian khusus dari sang entrenador. Mereka menunjukkan ketangguhan mental saat tertinggal dan terus menekan pertahanan Barcelona.
Alonso mencatat bahwa timnya sempat bertahan dengan baik sebelum kebobolan gol pertama. Reaksi cepat mereka untuk menyamakan kedudukan juga menjadi bukti komitmen tim yang luar biasa.
"Tim menunjukkan sikap yang hebat dan komitmen yang luar biasa. Akan ada saat-saat ketika kami harus memiliki ketahanan tanpa bola dan keyakinan pada apa yang kami lakukan," tutur Alonso.
"Kami kebobolan gol pertama itu dari pergantian penguasaan bola dan dalam 15 menit terakhir babak pertama banyak hal terjadi dalam waktu singkat. Babak kedua cukup kompetitif dan berimbang," jelasnya.
Fokus Pemulihan dan Move On
Kekalahan di Arab Saudi ini menjadi pil pahit, namun Alonso enggan larut dalam kesedihan. Ia meminta skuadnya untuk segera melupakan hasil ini dan kembali fokus ke kompetisi lainnya.
Musim kompetisi masih sangat panjang dan banyak hal yang bisa diperjuangkan. Prioritas utama Madrid saat ini adalah memulihkan kondisi pemain yang cedera agar bisa kembali bersaing.
"Tim berkompetisi dengan baik. Kami tidak senang dengan hasilnya, tetapi kami dapat mengambil hal positif darinya," tegas Alonso.
"Ketika kami sampai di Madrid, kami akan melupakan Piala Super Spanyol ini, memikirkan semua kompetisi yang kami miliki dan membuat orang kembali pulih, yang merupakan hal paling penting saat ini," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Trofi Juara yang Terasa Indah buat Barcelona
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 20:49
-
Raphinha, Pembeda di Panggung Besar
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 20:41
-
Sedikit Rasa Pahit dari Kemenangan Manis Barcelona
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 20:30
-
Barcelona: Laga yang Dilewatkan Frenkie de Jong usai Kartu Merah di Final Supercopa
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 19:16
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR