
Bola.net - Situasi panas menyelimuti internal Real Madrid usai bentrokan sengit melawan Barcelona. Pihak klub melalui kanal resmi mereka, Real Madrid TV, melontarkan kritik yang sangat tajam.
Mereka menyoroti sejumlah keputusan wasit yang dianggap merugikan tim asuhan Carlo Ancelotti. Fokus utama tertuju pada insiden yang melibatkan bintang asal Inggris, Jude Bellingham.
Bagi manajemen Madrid, kepemimpinan wasit di lapangan dan teknologi VAR benar-benar di bawah standar. Mereka bahkan tidak ragu menggunakan kata-kata keras untuk menggambarkan kondisi kompetisi saat ini.
Kejadian ini menambah panjang daftar perseteruan antara sang raksasa ibu kota dengan pihak penyelenggara liga. Atmosfer persaingan di Spanyol pun kini semakin memanas di luar lapangan hijau.
Tudingan Manipulasi Siaran Pertandingan

Kritik paling pedas diarahkan pada cara pihak penyelenggara menyiarkan pertandingan tersebut kepada publik. Real Madrid TV menilai ada upaya sengaja untuk menyembunyikan detail pelanggaran yang terjadi di area terlarang Barcelona.
Mereka merasa sudut kamera yang ditampilkan tidak memberikan gambaran jujur mengenai insiden yang menimpa Bellingham. Bagi mereka, ini adalah bentuk kendali editorial yang sengaja diarahkan untuk membentuk opini tertentu bagi penonton di rumah.
"Liga Spanyol tidak serius. Liga milik Tebas, Liga Negreira. Ini adalah sebuah sirkus dan lelucon. Ini benar-benar menakutkan. Betapa memalukannya produksi siaran Liga Spanyol," tulis pernyataan Real Madrid TV.
"Yang paling serius adalah hilangnya gambar-gambar tertentu. Tiba-tiba saja, terjadi lagi penyanderaan siaran dalam sebuah pelanggaran yang menentukan."
Penalti Bellingham dan Kartu Merah Dani Olmo
Real Madrid TV juga menyoroti aksi Eric Garcia terhadap Jude Bellingham yang tidak berbuah penalti. Selain itu, mereka menilai ada pemain Barcelona lain yang seharusnya mendapatkan hukuman jauh lebih berat dari wasit.
Tangkapan layar momen siku Eric Garcia mengenai wajah Bellingham di menit ke-53. (c) ist
Pihak Madrid meyakini bahwa rekaman ulang sengaja tidak ditampilkan agar penonton tidak bisa melihat fakta sebenarnya. Mereka merujuk pada beberapa kejadian serupa di masa lalu yang juga dianggap merugikan tim.
"Mungkin dorongan di area leher adalah sesuatu yang lebih, tapi kami tidak melihatnya. Yang kami lihat adalah sikut dari Eric Garcia yang sangat jelas penalti dan juga kartu merah," kecam mereka.
"Bisa saja ada kartu merah untuk Dani Olmo. Namun, mereka menyembunyikan tayangan ulang dari penonton tentang sesuatu yang sebenarnya baru saja terjadi."
Kinerja VAR dan Kritik untuk Javier Tebas
Nama Presiden La Liga, Javier Tebas, tidak lepas dari sasaran kemarahan kanal televisi resmi klub tersebut. Mereka menganggap kehadiran para petinggi liga di tribun penonton tidak memberikan dampak positif bagi keadilan di lapangan.
Kinerja VAR juga dianggap tidak konsisten dan hanya menguntungkan pihak-pihak tertentu dalam situasi krusial. Real Madrid merasa selalu menjadi pihak yang paling dirugikan oleh penggunaan teknologi asisten wasit tersebut.
"Setiap kali ada permainan yang meragukan, VAR melakukan intervensi saat dirasa nyaman. Dan kapan VAR melakukan intervensi? Itu hanya terjadi untuk merugikan Real Madrid," tegas pihak Real Madrid TV.
"Ini adalah demonstrasi lain dari kelambanan VAR yang tidak memperbaiki ketidakadilan. Jika ini dianggap sebagai bagian dari permainan, maka segalanya bisa dianggap bagian dari permainan."
Saat pemain Barcelona mengerubungi Vinicius Junior, kamera justru menjauh untuk memberikan kesan negatif pada pemain Brasil tersebut. Pola siaran seperti ini dianggap sebagai teknik manipulasi visual yang sistematis untuk menyudutkan penggawa El Real.
Sumber: AS
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pahlawan El Clasico, Akankah Marcus Rashford Bertahan?
Liga Spanyol 11 Mei 2026, 19:59
-
Menunggu Revolusi Besar-besaran Real Madrid
Liga Spanyol 11 Mei 2026, 19:19
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR