Rekam Jejak Alvaro Arbeloa di Real Madrid Lebih Buruk dari Xabi Alonso

Rekam Jejak Alvaro Arbeloa di Real Madrid Lebih Buruk dari Xabi Alonso
Alvaro Arbeloa ketika bertugas sebagai pelatih Real Madrid musim 2025/2026 (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Alvaro Arbeloa kini memimpin Real Madrid sebagai pelatih utama setelah klub berpisah dengan Xabi Alonso. Keputusan itu muncul setelah kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol, yang mengejutkan banyak pihak.

Situasi internal Madrid saat Alonso menangani tim memang sempat tegang, karena beberapa pemain tidak senang dengan pendekatan disiplin pelatih asal Spanyol itu. Arbeloa datang dengan pendekatan lebih diplomatis dan berhasil menenangkan ruang ganti tim.

Meski demikian, catatan kemenangan Arbeloa di Real Madrid justru menunjukkan hasil yang mengecewakan. Angka-angka membandingkan periode kepemimpinannya dengan Alonso memperlihatkan kinerja yang lebih buruk.

Hingga saat ini, Los Blancos di bawah Arbeloa tersingkir dari Copa del Rey, tertinggal di babak playoff Liga Champions, dan masih berada di belakang Barcelona di La Liga. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas kepelatihan Arbeloa dibanding Alonso.

1 dari 3 halaman

Arbeloa vs Alonso: Perbandingan Angka

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso saat final Piala Super Spanyol melawan Barcelona, 12 Januari 2026. (c) AP Photo/Altaf Qadri

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso saat final Piala Super Spanyol melawan Barcelona, 12 Januari 2026. (c) AP Photo/Altaf Qadri

Di bawah Xabi Alonso, Real Madrid tampil cukup stabil dengan catatan 20 kemenangan, 3 imbang, dan 5 kalah dari 28 pertandingan. Persentase kekalahan tim saat itu hanya 17,86%, menunjukkan dominasi yang relatif aman di semua kompetisi.

Sementara itu, kepemimpinan Arbeloa baru menghasilkan 8 kemenangan dan 4 kekalahan dari 12 pertandingan. Persentase kekalahan meningkat menjadi 33%, menunjukkan penurunan performa yang signifikan dibanding periode Alonso.

Selain angka, tim juga sempat kalah dua kali beruntun di La Liga dari Osasuna dan Getafe, situasi yang terakhir terjadi pada 2019. Tren negatif ini menimbulkan kekhawatiran bagi penggemar dan media terkait arah tim ke depan.

2 dari 3 halaman

Dampak di Kompetisi

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa saat melawan Benfica di Liga Champions, 29 Januari 2026. (c) AP Photo/Armando Franca

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa saat melawan Benfica di Liga Champions, 29 Januari 2026. (c) AP Photo/Armando Franca

Selama masa Alonso, Madrid masih bertahan di Copa del Rey dan berada di posisi aman untuk lolos delapan besar Liga Champions. Posisi mereka di La Liga memang tertinggal dari Barcelona, tetapi persaingan masih kompetitif.

Namun, di bawah Arbeloa, Madrid tersingkir dari Copa del Rey oleh Albacete dan harus bermain di babak playoff Liga Champions. Posisi di La Liga juga tetap berada di belakang Barcelona, menunjukkan penurunan konsistensi tim.

Kondisi ini membuat pertanyaan muncul tentang efektivitas kepelatihan Arbeloa. Banyak pihak menilai bahwa hasil buruk ini tidak sebanding dengan dukungan yang diterimanya dari manajemen klub.

Sumber: Madrid Universal

3 dari 3 halaman

Klasemen La Liga


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL