Pada Juli 1999, Xavi yang saat itu juga baru saja mengkapteni Spanyol di ajang Piala Dunia U-20 dinilai sebagai seorang pemain muda paling menjanjikan di Eropa.
Sulit menembus skuad inti Barca, Xavi serius mempertimbangkan tawaran untuk pindah ke AC Milan. Namun pada akhirnya Xavi memilih bertahan di Camp Nou dan berhasil tumbuh menjadi salah satu legenda Barcelona.
Ironisnya, empat belas tahun kemudian Xavi terlibat dalam permasalahan serupa. Namun kali ini keberadaannya di skuad utama lah yang disinyalir membuat youngster Thiago tidak mendapatkan waktu bermain yang cukup.
Menghadapi dilema serupa dengan seniornya tersebut, Thiago mengambil jalan keluar yang berbeda. Pemain yang baru saja memenangkan Piala Eropa U-21 tersebut memilih hengkang untuk mengikuti eks pelatihnya, Josep Guardiola untuk bergabung dengan Bayern. Guardiola juga merupakan pelatih yang mempromosikan Thiago ke skuad utama di era kepemimpinannya.
Jika dihubungkan lagi, Guardiola juga sebenarnya adalah pemain yang mengalahkan Xavi dalam perebutan tempat di skuad utama di dekade awal 2000-an. Xavi tak mampu menggeser posisi Guardiola yang saat itu menjabat sebagai kapten Blaugrana.
Xavi dan Guardiola. (c) BarcablogPatut ditunggu kiprah Thiago di Allianz Arena, apakah dia mampu menembus skuad inti dan menjadi pemain kelas dunia bersama Bayern, ataukah malah justru gagal bersinar. [initial]
(as/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rexach: Barca dan Bayern Untung Dalam Transfer Thiago
Liga Champions 15 Juli 2013, 22:30
-
Relasi Unik Antara Karir Thiago, Xavi, dan Guardiola
Liga Spanyol 15 Juli 2013, 16:00
-
Liga Champions 15 Juli 2013, 02:33

-
Eks Presiden Barca Ingin Damaikan Guardiola-Rosell
Liga Spanyol 14 Juli 2013, 14:45
-
Bayern Dekati Thiago, Barca Siapkan Sergi Roberto
Liga Champions 14 Juli 2013, 10:33
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Liverpool: Performa Solid Bikin Arsenal Kehilangan Taji
Liga Inggris 9 Januari 2026, 06:07
-
Hasil Milan vs Genoa: Akhir Dramatis yang Menguntungkan Inter Milan
Liga Italia 9 Januari 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Arsenal: Gyokeres Gagal Bersinar Saat The Gunners Ditahan Liverpool
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:50
-
Hasil Real Madrid vs Atletico Madrid: El Clasico di Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 05:44
-
Man of the Match Arsenal v Liverpool: Gabriel Magalhaes
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:30
-
Hasil Arsenal vs Liverpool: Saling Tekan, Gol Tak Kunjung Datang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Al-Nassr vs Al-Qadisiyah: Ronaldo Cetak Gol, tapi Tim Tuan Rumah Tetap Kalah
Asia 9 Januari 2026, 03:29
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR