
Bola.net - Carlo Ancelotti dipastikan tidak akan melanjutkan kariernya bersama Real Madrid usai pertandingan terakhir La Liga musim ini. Klub secara resmi mengumumkan perpisahan dengan sang pelatih setelah empat tahun dalam periode keduanya di Santiago Bernabeu.
Keputusan ini sudah bisa ditebak sejak Federasi Sepak Bola Brasil lebih dulu mengumumkan Ancelotti sebagai pelatih kepala baru tim nasional mereka. Meski begitu, pengumuman resmi dari Madrid tetap menjadi momen emosional bagi semua pihak yang terlibat.
Ancelotti bukan hanya meninggalkan Madrid sebagai pelatih, tetapi juga sebagai legenda. Ia mengukir prestasi gemilang dan mencatatkan diri sebagai pelatih tersukses dalam sejarah klub.
Ancelotti Akhiri Era Kedua yang Penuh Prestasi

Periode kedua Carlo Ancelotti bersama Real Madrid tak kalah gemilang dibandingkan era pertamanya. Dalam empat musim terakhir, pelatih asal Italia itu mempersembahkan dua gelar Liga Champions dan dua gelar La Liga.
Total keseluruhan trofi Ancelotti di Madrid mencapai 15 buah, menjadikannya pelatih tersukses dalam sejarah klub. Ia juga meraih tiga Piala Dunia Antarklub, tiga Piala Super Spanyol, dan dua trofi Copa del Rey.
👏 #GraciasCarlo 👏 pic.twitter.com/s5V0dk8uo1
— Real Madrid C.F. (@realmadrid) May 23, 2025
"Carlo Ancelotti kini selamanya menjadi bagian dari keluarga besar Real Madrid," tulis klub dalam pernyataan resminya.
"Kami bangga memiliki pelatih yang telah membantu kami meraih begitu banyak kesuksesan dan yang juga telah mewujudkan nilai-nilai klub kami dengan cara yang patut dicontoh."
Florentino Perez Beri Penghormatan Khusus untuk Ancelotti

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, memberikan penghargaan tinggi kepada Ancelotti atas kontribusi besarnya. Ia menyebut sang pelatih sebagai sosok teladan yang merepresentasikan nilai-nilai klub secara sempurna.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Madrid akan menggelar acara spesial di Santiago Bernabeu saat laga melawan Real Sociedad. Ini akan menjadi momen perpisahan yang emosional bagi pelatih berusia 64 tahun itu.
"Kami bangga pernah memiliki pelatih yang membantu kami meraih begitu banyak kesuksesan dan juga menjadi panutan dalam bersikap," ujar Perez.
Xabi Alonso Siap Ambil Alih Kursi Panas Madrid

Dengan kepastian kepergian Ancelotti, semua mata kini tertuju pada Xabi Alonso. Mantan gelandang Real Madrid itu disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk mengambil alih kursi pelatih musim depan.
Alonso sendiri tampil mengesankan bersama Bayer Leverkusen di Bundesliga. Ia dianggap punya filosofi permainan yang sesuai dengan identitas Madrid dan diyakini mampu melanjutkan warisan Ancelotti.
Xabi Alonso dijadwalkan akan diperkenalkan setelah musim berakhir dan Madrid menutup agenda La Liga mereka.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Luka Modric Segera Gabung Klub Baru? Ini 3 Tujuan Paling Mungkin
- Cristiano Ronaldo Beri Tribute Menyentuh untuk Luka Modric
- Luka Modric: Legenda yang Dilahirkan oleh Luka Karena Perang
- Hanya Tersisa Dani Carvajal: Real Madrid Resmi Berpisah dengan Skuad La Decima
- Di Mana Mereka Sekarang? Starting XI Real Madrid saat Memenangkan La Decima atau Liga Champions 2014
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Gelandang yang Bisa Mengisi Posisi Luka Modric di Real Madrid
Editorial 23 Mei 2025, 13:40
-
Luka Modric Segera Gabung Klub Baru? Ini 3 Tujuan Paling Mungkin
Liga Spanyol 23 Mei 2025, 12:11
-
Cristiano Ronaldo Beri Tribute Menyentuh untuk Luka Modric
Liga Spanyol 23 Mei 2025, 11:18
LATEST UPDATE
-
Persik vs Persib: Bojan Hodak Pede Bisa Menang, Beckham Putra Tak Gentar
Bola Indonesia 5 Januari 2026, 13:15
-
6 Rekor Valentino Rossi yang Berpotensi Dipatahkan Marc Marquez di MotoGP 2026
Otomotif 5 Januari 2026, 13:10
-
Gonzalo Garcia dan Seni Kesederhanaan
Liga Spanyol 5 Januari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10



















KOMENTAR