Samakan Real Madrid dengan Nazi, Javier Tebas Terancam Sanksi 2 Tahun!

Samakan Real Madrid dengan Nazi, Javier Tebas Terancam Sanksi 2 Tahun!
Presiden LALIGA, Javier Tebas (c) Dok. LALIGA

Bola.net - Javier Tebas menghadapi ancaman sanksi disipliner setelah Dewan Olahraga Tinggi Spanyol (CSD) mengadukan pernyataannya yang membandingkan strategi komunikasi Real Madrid dengan propaganda Nazi. Kasus ini berpotensi memengaruhi posisinya sebagai Presiden La Liga.

Menurut laporan AS, pengaduan tersebut kini berada di tangan Pengadilan Administratif Olahraga (TAD). Lembaga itu akan menentukan apakah terdapat dasar hukum yang cukup untuk membuka penyelidikan.

Kontroversi bermula ketika Tebas menyamakan metode komunikasi Real Madrid dengan "mekanisme propaganda yang digunakan oleh Goebbels, Menteri Propaganda di Jerman Nazi". Pernyataan tersebut dinilai CSD berpotensi melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Olahraga Spanyol.

Jika terbukti melakukan pelanggaran serius, Tebas dapat dikenai sanksi berupa teguran publik, denda, hingga larangan menduduki jabatan selama maksimal dua tahun. Namun, hingga kini belum ada keputusan yang menyatakan dirinya bersalah.

1 dari 3 halaman

TAD Menilai Dasar Hukum Pengaduan CSD

Pemain Real Madrid, Arda Guler merayakan gol dalam pertandingan Liga Champions melawan RB Leipzig, Kamis (22/10/2026). (c) AP Photo/Bernat Armangue

Pemain Real Madrid, Arda Guler merayakan gol dalam pertandingan Liga Champions melawan RB Leipzig, Kamis (22/10/2026). (c) AP Photo/Bernat Armangue

CSD mengajukan pengaduan atas inisiatif sendiri dengan merujuk Pasal 76.4.b Undang-Undang Olahraga Spanyol. Aturan tersebut mencakup tindakan di ruang publik yang mencederai martabat atau kesantunan dalam dunia olahraga.

TAD kini harus menentukan apakah dasar hukum dalam pengaduan itu cukup kuat untuk memulai penyelidikan terhadap Tebas. Keputusan ini menjadi tahap penting dalam menentukan kelanjutan proses disipliner.

Menurut laporan AS, tidak ada tenggat waktu pasti bagi TAD untuk mengambil keputusan. Penilaian serupa dalam kasus sebelumnya bahkan dapat berlangsung selama berbulan-bulan.

Pengaduan tersebut belum membuktikan bahwa Tebas melakukan pelanggaran. Penetapan kesalahan dan konsekuensi disipliner tetap bergantung pada hasil pemeriksaan serta proses hukum yang berlaku.

2 dari 3 halaman

Tebas Terancam Denda hingga Larangan Jabatan 2 Tahun

Pemain Real Madrid Bernardo Silva dan Yan Diomande merayakan gol keempat timnya dalam pertandingan La Liga melawan Sevilla, Senin (19/10/2026). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Pemain Real Madrid Bernardo Silva dan Yan Diomande merayakan gol keempat timnya dalam pertandingan La Liga melawan Sevilla, Senin (19/10/2026). (c) AP Photo/Manu Fernandez

Sanksi untuk pelanggaran berat berdasarkan ketentuan terkait mencakup teguran publik, denda €600,01 hingga €3.000, atau pencopotan dari jabatan selama satu bulan hingga dua tahun. Dengan demikian, Tebas berpotensi menghadapi konsekuensi yang melampaui hukuman finansial.

Tebas sebelumnya telah menerima teguran publik terkait pengaduan lain dari Real Madrid. Jika pelanggaran serius kembali terbukti dalam perkara terbaru, sanksi yang dijatuhkan berpotensi lebih berat.

Kasus ini juga kembali menyoroti hubungan tegang antara Tebas dan Real Madrid. Perselisihan keduanya dengan La Liga berulang kali menjadi perhatian publik.

Untuk saat ini, nasib Tebas bergantung pada keputusan TAD terkait kelanjutan pengaduan tersebut. Ancaman sanksi tetap terbuka, tetapi belum ada kepastian bahwa penyelidikan akan berlanjut atau hukuman akan dijatuhkan.

Sumber: Madrid Universal


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL