Bola.net - - Gelandang , , menuding manajer , Mauricio Pochettino, sudah gagal mengeluarkan kemampuan terbaiknya selama berada di White Hart Lane.
Karir pemain Brasil seolah mandeg di London Utara seiring kedatangan Pochettino di 2014, usai sebelumnya kerap dipercaya jadi pemain reguler di bawah Andre Villas-Boas dan Tim Sherwood.
Dan mengejutkannya, Paulinho kemudian memilih pindah ke Guangzhou Evergrande, sebelum akhirnya bergabung dengan Barcelona di musim panas.
Ditanya soal penyebab kegagalannya di Spurs, Paulinho mengatakan di Daily Mail: "Di pertandingan perdana bersama Pochettino, saya bermain di posisi asli saya. Namun setelah itu, saya bermain di hampir semua posisi kecuali posisi asli tersebut."
Mauricio Pochettino
"Jika anda tak bermain di posisi asli anda di liga yang ketat seperti di Inggris, semuanya akan sulit. Setahun bersama dia, saya hanya dua atau tiga kali bermain di posisi saya dan saya bermain bagus. Namun bukan berarti saya punya masalah dengan Pochettino. Keputusannya memang seperti itu."
"Ketika saya pindah ke Tiongkok dari Tottenham, banyak orang mengatakan karir saya tamat. Saya punya beberapa penawaran kala itu, namun saya hanya akan dipinjam dan harus kembali lagi. Saya sendiri hanya ingin bermain."
Paulinho sudah mencetak enam gol di semua kompetisi musim ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barca Cuma Bawa Dua Penyerang di El Clasico
Liga Spanyol 22 Desember 2017, 23:07
-
Valverde Tepis Status Favorit di El Clasico Pekan Ini
Liga Spanyol 22 Desember 2017, 22:50
-
Zidane Tak Tertarik Bahas 'Guard of Honour'
Liga Spanyol 22 Desember 2017, 22:34
-
El Clasico di Bernabeu Tak Krusial Dalam Penentuan Juara La Liga
Liga Spanyol 22 Desember 2017, 22:24
-
Zidane: Ronaldo Siap, 100 Persen!
Liga Spanyol 22 Desember 2017, 22:07
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR