
Bola.net - - Analis ESPN FC, Shaka Hislop melontarkan komentar pedas soal ketergantungan Barcelona pada sang megabintang Lionel Messi. Tidak tanggung-tanggung, Hislop percaya Barca tanpa Messi hanyalah tim biasa yang berada di kelas medioker.
Messi sekali lagi menjalani musim yang luar biasa bersama Blaugrana. Dia membungkus 51 gol pada 50 penampilan di semua kompetisi musim ini. Messi tetap sehebat biasanya.
Biar begitu, musim Messi berbanding terbalik dengan Barcelona. Raksasa Spanyol itu memang berhasil menjuarai La Liga, tetapi trofi itu terasa hambar karena mereka gagal di Liga Champions dan Copa del Rey. Treble winners seakan-akan menjadi standar baru Barcelona.
Messi hebat, tetapi dia tidak akan bisa terus memikul tim seorang diri. Tanpa Messi, Barca seakan-akan menjelma jadi tim yang sama sekali berbeda. Mengapa begitu? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kesulitan Tanpa Messi
Dua kekalahan terburuk Barcelona musim ini menjelaskan semuanya. Mereka dihajar 0-4 dalam lawatan ke Anfield dan terusir dari Liga Champions. Lalu, beberapa pekan kemudian, Barca takluk 1-2 dari Valencia di final Copa del Rey.
Pada dua pertandingan itu, peran Messi terlihat jelas. Barca sangat bergantung pada La Pulga, yang akibatnya selalu kesulitan ketika Messi dikunci lawan atau tidak bisa bermain.
"Saya kira Barcelona telah menggantung harga diri dan reputasi mereka soal apa yang terjadi di liga dan di Liga Champions. Jadi, final Copa del Rey ini mungkin menjadi laga pamungkas, pada tahap ini anda bisa memaksimalkannya atau gagal total," tutur Hislop.
"Namun, satu penjelasan penting pada performa ini adalah - jika anda melihat penuh 90 menit permainan mereka - Barcelona, tanpa Lionel Messi, hanyalah tim yang sangat rata-rata dan kualitas itu memprihatinkan."
Bergantung pada Messi
Saking besarnya pengaruh Lionel Messi, setiap pelatih Barcelona secara tidak langsung menggantungkan masa depan mereka pada sang megabintang. Situasi tersebut dialami Valverde saat ini, Messi terus mendukungnya dan menyebut kekalahan Barca adalah kesalahan pemain
"Ketika Lionel Messi muncul dan berkata bahwa dia berpikir Valverde sebagai pelatih yang tepat, jelas untuk masa depan, jika anda duduk di ruang pimpinan Barcelona, anda harus mendengar pendapat Messi."
"Namun, di saat yang sama, melihat tekanan yang membayangi Valverde pekan terakhir ini, dan pemain bintang anda muncul untuk melindungi dia, saya mengharapkan lebih dari tim Barcelona ini," lanjut dia.
"Rasanya ketika anda melihat Barcelona, anda bergantung pada keajaiban Lionel Messi," tutupnya.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Antoine Griezmann Marah-marah ke Pemain Barcelona, Ada Apa?
Liga Spanyol 29 Mei 2019, 21:20
-
Barcelona Diklaim Bisa Juara Liga Champions Lagi Jika Ada Neymar
Liga Champions 29 Mei 2019, 20:55
-
PSG Ramaikan Perburuan Matthijs De Ligt
Liga Inggris 29 Mei 2019, 20:40
-
Arsenal Lanjutkan Perburuan Gelandang Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Mei 2019, 20:20
LATEST UPDATE
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
-
Barcelona Ukir Sejarah di Piala Super Spanyol usai Bantai Athletic Club 5-0
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 11:06
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR