
Bola.net - Bagi banyak orang, Lionel Messi sudah lama jadi pesepak bola terbaik di dunia. Namun, sebenarnya baru beberapa tahun terakhir Messi menyempurnakan permainannya di Barcelona.
Messi yang sekarang bisa mencetak gol dari berbagai sudut, menciptakan peluang, memberikan umpan kunci, menggiring bola, bahkan menjebol gawang lawan lewat tendangan bebas indah.
Tendangan bebas inilah yang jadi bukti evolusi Messi. Awalnya, bertahun-tahun silam, Messi bukanlah eksekutor tendangan bebas utama Barca. Ada banyak pemain top yang dianggap lebih pantas melakukannya, mulai Ronaldinho sampai Xavi dan Iniesta.
Kendati demikian, sejak dua-tiga musim terakhir, Messi telah menjelma jadi eksekutor tendangan bebas paling mematikan di sepak bola Eropa. Dia begitu tenang, bisa mencetak gol dari beberapa titik berbeda.
Apa rahasia Messi? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tidak Langsung Mahir
Sekarang, rasanya sudah jadi pemandangan lumrah melihat Messi berdiri di belakang bola, menghadapi pagar hidup lawan, lalu melepas tendangan melengkung indah yang tidak terjangkau kiper mana pun.
Biar begitu, menurut Squawka, sebenarnya Messi butuh waktu lama untuk mencetak gol tendangan bebas langsung pertamanya. Dia mulai bermain di tim senior pada tahun 2005, tapi baru bisa mencetak gol tendangan bebas langsung pertama pada Oktober 2008.
Saat itu Messi belum terlalu mahir, kemampuannya baru meroket pada musim 2011/12. Pada saat itulah Messi mulai menemukan teknik tendangan bebas terbaiknya.
Tercatat, sejak musim 2011/12 sampai 2014/15, Messi mencetak 12 gol dari tendangan bebas langsung. Sebagian besar gol-gol itu datang pada momen penting.
Sudah Bersiap Selebrasi
Bintang Barcelona, Lionel Messi (c) AP Photo
Akurasi tendangan bebas Messi terus meningkat. Memang dia pemain ajaib dengan bakat luar biasa, tapi tetap saja La Pulga masih harus melatih tendangan bebasnya.
"Cristiano [Ronaldo] belajar cara melewati lawan, Messi hanya perlu melatih tendangan bebasnya. Dia baru mulai mencetak banyak gol dari tendangan bebas ketika mulai melatihnya," ungkap rekan Messi, Carlos Tevez.
Saking akuratnya tembakan Messi dari bola mati, rekan setimnya di Barcelona sudah tahu apa yang harus dilakukan ketika Messi mengambil posisi untuk menembak tendangan bebas.
"Seringkali ketika kami mendapatkan tendangan bebas, kami sudah mulai membayangkan selebrasinya," ujar Ivan Rakitic setengah bercanda.
Nomor Satu
Rakitic mungkin hanya berkelakar, tapi dia punya alasan yang kuat untuk itu. Tercatat, sejak awal musim 2016/17, tidak ada pemain yang bisa mendekati catatan Messi perihal gol dari tendangan Bebas. Berikut data lengkapnya
- Lionel Messi: 18 gol tendangan bebas
- Paulo Dybala: 7 gol
- Alekasandar Kolarov: 7 gol
- Nabil Fekir: 6 gol
- Enis Bardhi: 6 gol
Data di atas luar biasa. Bahkan jika torehan Dybala di posisi kedua dijumlah dengan Kolarov di peringkat kedua, total gol mereka tetap tidak bisa melampaui Messi.
Messi memang pemain terbaik, tapi pasti ada alasan di balik gol-gol tendangan bebasnya. Pasti ada rahasia di balik produktivitas itu.
Ritual
Lionel Messi, Barcelona. (c) AP Photo
Jadi apa rahasia Messi? Bagaimana caranya berkembang dari pemain biasa-biasa saja jadi eksekutor tendangan bebas terbaik di dunia?
Jawabannya mungkin membosankan, seperti kesaksian Ernesto Valverde musim lalu: "Dia selalu berlatih dan dia selalu mencetak gol [tendangan bebas]."
Kendati demikian, Messi sebenarnya sudah pernah mencoba menjelaskan sedikit rahasia produktivitasnya dalam gol tendangan bebas langsung, katanya: "Saya coba mengikuti ritual."
"Saya mencoba mengeksekusinya dengan cara yang sama. Jika itu berhasil, berikutnya akan terulang lagi."
Ingatan Tubuh
Kata ritual yang dimaksud Messi adalah penyederhanaan latihan intens berulang-ulang. Sebenarnya secara tidak sadar Messi telah memodifikasi tubuhnya dalam mengambil tndangan bebas.
Lihat saja sudut kaki kanan Messi yang nyaris miring 90 derajat sebagai tumpuan untuk melepas tendangan kaki kiri. Messi mungkin tidak sadar bahwa posisi kakinya sangat sulit ditiru pemain lainnya.
Secara tidak sadar, otot-otot tubuh Messi mempersiapkan diri sebelum menendang bola. Tubuh dan pikiran Messi fokus penuh. Messi tidak benar-benar memikirkan langkahnya, hanya bergerak secara natural.
Trial dan Error
Ekspresi Lionel Messi pasca membobol gawang Eibar pada hari Sabtu (22/2/2020) (c) AP Photo
Messi tidak selalu berhasil mengeksekusi tendangan bebas, benar. Namun, sebenarnya Messi memetik pelajaran berharga dari setiap kegagalannya.
Salah satu sport scientis terkemuka di dunia, Dr. Rajpal Brar, mengamati cara Messi mengambil tendangan bebas. Dia menemukan bahwa Messi selalu melihat pergerakan bola sepenuhnya, entah itu gagal atau berhasil.
"Ketika Messi menendang bola, dia terus melihatnya sampai hasil akhir, itulah yang saya sebut mind-body feedback loop," ujar Dr. Brar.
"Jadi dengan melihat bola, secara langsung dia bisa menghubungkan pergerakan tubuhnya dengan hasil akhir. Dia tidak sadar bahwa tubuhnya menangkap memori itu: 'Oke, ketika saya melakukan ini, kali ini, saya merasa begini, dan hasil akhirnya seperti itu'."
Intinya, meski tidak benar-benar mudah dipahami, latihan intens dan percobaan terus-menerus telah membuat Messi jadi eksekutor tendangan bebas paling mematikan.
Sumber: Squawka
Baca ini juga ya!
- Gagasan Tuntaskan Premier League: Potong Durasi Pertandingan Tidak Sampai 90 menit?
- Hari Ini 11 Tahun Lalu: Saat Tendangan Roket Cristiano Ronaldo Bikin Arsenal Tak Berkutik
- Ketika Barcelona Bertekuk Lutut di Hadapan Para Gladiator Roma
- Gabriel Batistuta dan Doppietta Pertamanya di Artemio Franchi
- Clarence Seedorf - Mengukir Sejarah Bersama Ajax, Madrid, Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kesaksian Fabregas Soal Camavinga: Pemain yang Brutal!
Liga Eropa Lain 6 Mei 2020, 22:19
-
Fabregas: Gaya Main Mbappe Cocok Dengan Real Madrid
Liga Inggris 6 Mei 2020, 21:49
-
Hari Ini, Barcelona Lakukan Tes Covid-19 untuk Semua Pemain
Liga Spanyol 6 Mei 2020, 19:23
-
Prediksi Fabregas Soal Hazard di Madrid: Masa Depannya Cerah
Liga Spanyol 6 Mei 2020, 18:26
LATEST UPDATE
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR