Bola.net - Mega transfer Gareth Bale senilai 100 juta Euro ke Real Madrid terus memantik reaksi beragam. Kali mantan pemain Timnas Inggris, Matt Le Tissier, mengkritik tingginya nominal gaji yang diterima oleh pemain asal Wales tersebut di Spanyol.
Pria yang kini bekerja sebagai komentator televisi tersebut menyatakan bahwa penghasilan 300 ribu Pounds per pekan yang dibayarkan oleh Madrid adalah nominal yang tidak bermoral.
"Bale telah menjadi pemain termahal dunia bersama Real. Selamat untuknya, karena dia memang pemain hebat," ungkap Le Tissier kepada Daily Express..
"Tapi untuk mendapatkan gaji 300 ribu Pounds per pekan, bagi saya benar-benar jumlah yang tidak bermoral."
Pria 44 tahun ini juga menyebut bahwa tak ada pemain yang berhak dihargai setinggi itu, termasuk Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo sekalipun.
"Tak ada satupun yang layak mendapatkan gaji setinggi itu. Ronaldo dan Messi pun tidak, padahal mereka adalah pemain yang menjanjikan gol di tiap pertandingan."
"Saya selalu mengatakan bahwa pesepakbola layak dihargai sesuai keinginan klub yang membutuhkan jasanya. Tapi apakah benar Bale layak dihargai 300 ribu Pounds per pekan?" kritik Le Tissier lagi.
Le Tissier merupakan legenda Southampton, klub yang juga merupakan tempat Bale mengawali karir profesionalnya. Bersama The Saints, sosok yang dijuluki Le God ini mencetak 161 gol dalam 443 penampilannya. [initial]
Pria yang kini bekerja sebagai komentator televisi tersebut menyatakan bahwa penghasilan 300 ribu Pounds per pekan yang dibayarkan oleh Madrid adalah nominal yang tidak bermoral.
"Bale telah menjadi pemain termahal dunia bersama Real. Selamat untuknya, karena dia memang pemain hebat," ungkap Le Tissier kepada Daily Express..
"Tapi untuk mendapatkan gaji 300 ribu Pounds per pekan, bagi saya benar-benar jumlah yang tidak bermoral."
Pria 44 tahun ini juga menyebut bahwa tak ada pemain yang berhak dihargai setinggi itu, termasuk Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo sekalipun.
"Tak ada satupun yang layak mendapatkan gaji setinggi itu. Ronaldo dan Messi pun tidak, padahal mereka adalah pemain yang menjanjikan gol di tiap pertandingan."
"Saya selalu mengatakan bahwa pesepakbola layak dihargai sesuai keinginan klub yang membutuhkan jasanya. Tapi apakah benar Bale layak dihargai 300 ribu Pounds per pekan?" kritik Le Tissier lagi.
Le Tissier merupakan legenda Southampton, klub yang juga merupakan tempat Bale mengawali karir profesionalnya. Bersama The Saints, sosok yang dijuluki Le God ini mencetak 161 gol dalam 443 penampilannya. [initial]
(exp/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kaka Akan Terbang Kembali ke Madrid
Liga Champions 4 September 2013, 23:04
-
Ozil: Wenger Membuat Saya Sadar
Liga Champions 4 September 2013, 22:24
-
Joachim Loew Sulit Percaya Penjualan Ozil
Liga Champions 4 September 2013, 21:37
-
Bale Tak Mendapat Jaminan Bermain di Madrid
Liga Spanyol 4 September 2013, 20:49
-
Fabregas Senang Ozil ke Arsenal
Liga Inggris 4 September 2013, 19:17
LATEST UPDATE
-
Erling Haaland Raih Sepatu Emas Premier League yang Ketiga
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:12
-
Pecahkan Rekor Assist Premier League, Ini Kata Bruno Fernandes
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:08
-
MU Menang 0-3 di Kandang Brighton, Michael Carrick: Joss!
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:59
-
Man of the Match Crystal Palace vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:58
-
Man of the Match Man City vs Aston Villa: Ollie Watkins
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:52
-
Man of the Match Brighton vs Man Utd: Bruno Fernandes
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:16
-
Hasil Brighton vs Man Utd: Akhir Musim Sempurna untuk Setan Merah!
Liga Inggris 24 Mei 2026, 23:58
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR