- Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde mulai khawatir dengan pengenalan Video Assistant Referee (VAR) di dunia sepak bola dalam beberapa tahun terakhir. Dia cemas VAR bisa mengganggu aliran permainan sepak bola dan justru berdampak buruk.
Perkembangan VAR cukup pesat. Liga Italia sudah menerapkannya lebih dari semusim, dan meski pada awalnya banyak pihak yang protes, pada akhirnya VAR terus berjalan hingga saat ini. Penikmat Serie A pasti sudah memahami suka duka dampak VAR.
VAR juga mengunjungi Piala Dunia untuk pertama kalinya. Di Piala Dunia 2018 Rusia beberapa bulan lalu, VAR mulai mencuri perhatian dan mengundang pro-kontra. Banyak yang mendukung, tak sedikit yang menolak.
Baca komentar Valverde soal VAR di bawah ini:
Dampak

Teknologi yang membantu wasit tersebut akan menjalani debutnya di La Liga musim ini. Valverde percaya VAR memang akan membantu banyak klub di beberapa situasi meragukan, akan tetapi di saat yang sama dia mencemaskan dampak jangka panjang VAR.
"Saya merasa bahwa VAR dan teknologi ada di sini untuk membantu kami, khususnya untuk menciptakan keadilan di area penalti. Namun kami tak tahu dampaknya akan seperti apa," ujar Valverde di fourfourtwo.
"Saya tidak ingin VAR mengganggu aliran permainan. Satu hal yang hebat dari sepak bola adalah bahwa ia sangat cepat, hanya ada sedikit interupsi."
Bantuan Wasit

Valverde mengakui bahwa wasit sepak bola memang membutuhkan bantuan. Namun menurutnya VAR masih tak jelas soal waktu penggunaannya yang tepat. Kapan VAR perlu digunakan dan kapan tidak?
"Wasit jelas membutuhkan bantuan tetapi seharusnya hal ini tak merusak kecepatan pertandingan. Saya tahu semua orang mengandalkan pada apa yang terjadi di area (penalti), tetapi di final Piala Dunia, Prancis mencetak gol melalui tendangan bebas yang seharusnya tak diberikan dan hal itu menentukan pertandingan."
"Jadi apa yang lebih penting? Saya tak tahu, karena saya juga menunggu bagaimana hal ini (VAR) bekerja," pungkasnya. (fft/dre)
Tonton Vidio Menarik Ini

Berita video komentar dari para wanita cantik yang menyaksikan laga seru timnas basket Indonesia melawan Thailand di Asian Games 2018.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
La Liga Bakal Gelar El Clasico di Amerika Serikat?
Liga Spanyol 23 Agustus 2018, 22:33
-
Marlon: Sassuolo Mirip Barcelona
Liga Italia 23 Agustus 2018, 17:32
-
5 Pemain Barcelona Yang Bisa Bantu Messi Tampil Optimal Musim Ini
Editorial 23 Agustus 2018, 14:48
-
PSG Ajukan Tukar Tambah Julian Draxler Dan Ivan Rakitic
Liga Spanyol 23 Agustus 2018, 13:45
-
Saingi Barcelona, AC Milan Juga Berburu Adrien Rabiot
Liga Italia 23 Agustus 2018, 13:00
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR