Bola.net - Barcelona berhasil memetik kemenangan penting dalam lawatan ke kandang Getafe pada pekan ke-7 La Liga 2019/20, Sabtu (28/9/2019) malam WIB. Pasukan Ernesto Valverde itu membungkus tiga poin lewat kemenangan 2-0.
Kemenangan itu krusial bagi Barca. Mereka dihantui catatan negatif di kandang lawan dalam beberapa laga terakhir. Juga, hasil tersebut juga membantu Barca mencatatkan kemenangan beruntun pertama dalam lima bulan terakhir.
Skuad Barca sempat tertekan sejak awal musim, terlebih karena cedera Lionel Messi. Permainan mereka buruk, beberapa kali kalah, posisi Ernesto Valverde terancam. Sebab itu, kemenangan kali ini sangat berarti.
Bek Barca, Gerard Pique jelas memahami pentingnya kemenangan tersebut. Namun, alih-alih bicara tentang tiga poin, Pique justru menyinggung masalah internal Barcelona. Ada apa? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Sindiran Pique
Mengutip Marca, setelah pertandingan tersebut, Pique menyanyikan peringatan keras yang tampaknya tertuju pada dewan direksi Barcelona. Pique jelas sudah mempersiapkan kalimatnya, dia berkata lantang.
"Kami tidak ingin sampai marah," tegas Pique, dengan asumsi perannya sebagai salah satu kapten yang berbicara mewakili skuad.
"Ketika dua pihak tidak mau marah, tidak ada argumen apa pun. Kami mengenal klub, kami tah surat kabar yang memiliki hubungan dengan klub dan siapa yang menulis setiap artikel, meski nama mereka tidak muncul."
Makan Malam Misterius
Ucapan Pique itu menyinggung makan malam skuad Barcelona beberapa waktu lalu. Ketika mereka terus meraih hasil negatif, pimpinan Barca mengajak skuad makan malam bersama. Mereka mungkin membahas kondisi negatif tim, tapi jika dilihat dari komentar Pique, makan malam itu jelas berakhir buruk.
"Kami tidak ingin sampai marah, niat kami adalah memberikan performa terbaik di lapangan dan meraih trofi," sambung Pique.
"Saya berharap tidak ada satu pun pihak yang ingin memulai perselisihan yang sebenarnya tidak pernah ada."
Kekuatan Pemain
Komentar Pique memang tidak spesifik, tapi bukan berarti tidak bisa dijelaskan. Pekan ini, Xavi Bosch menulis artikel di Mundo Deportivo tentang besarnya kekuatan pemain-pemain Barcelona. Artikel ini seakan-akan menggarisbawahi bahwa para pemain bertanggung jawab sepenuhnya terhadap kesulitan awal musim ini.
Sebagian pendapat Xavi Bosch benar, pemain Barca memang sangat berpengaruh. Namun, dia juga membuat beberapa tudingan negatif tanpa bukti.
Jurnalis tersebut mengatakan bahwa para pemain sengaja menolak media untuk pergi bersama, bahwa para pemain pernah memilih sendiri pemain-pemain cadangan di bawah Tito Vilanova, bahwa para pemain sudah memecat Pep Segura.
Pemain-pemain Barca juga dituding hanya mementingkan uang, pemain Barca egois karena mementingkan operasi cedera meski tim sedang kesulita. Lalu, skuad Barca dituding telah mengucilkan Ousmane Dembele dalam usaha mendatangkan Neymar.
Jawaban Pemain
Pemain-pemain Barca jelas begitu marah terhadap tudingan-tudingan negatif tersebut dan mereka sudah berbicara panjang dalam makan malam kemarin. Itulah alasan Pique mengeluarkan kalimat di atas.
Pique (dan pemain-pemain Barca lainnya) percaya bahwa pimpinan Barca yang memang mendorong Mundo Deportivo untuk merilis artikel tersebut. Para pemain seakan-akan dijadikan kambing hitam.
Kini, para pemain sudah muak. Ruang ganti melawan pimpinan. Jelas, situasi ini buruk bagi Barca.
Perang di antara pimpinan dan para pemain hanya berujung satu hal: kekalahan Barcelona.
Sumber: Marca
Baca Juga:
- Barcelona Masih Berminat Comot Willian
- Terungkap, Barcelona 'Diperas' Ajax Amsterdam untuk Transfer Frenkie De Jong
- Kalahkan Getafe, Barcelona Akhir Paceklik di Laga Tandang
- No Messi No Party? Barcelona Masih Punya Ter Stegen
- Man of the Match Getafe vs Barcelona: Luis Suarez
- Hasil Pertandingan Getafe vs Barcelona: Skor 0-2
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Luar Biasa, Ousmane Dembele Sudah 8 Kali Cedera di Barcelona
Liga Spanyol 29 September 2019, 13:30
-
Wah, Ada Perang dingin di Internal Barcelona: Pemain vs Pimpinan
Liga Spanyol 29 September 2019, 09:40
-
Bikin Assist dan Bantu Barcelona Menang, Ter Stegen: Momen Sempurna
Liga Spanyol 29 September 2019, 09:20
-
Barcelona Masih Berminat Comot Willian
Liga Spanyol 29 September 2019, 06:20
-
Terungkap, Barcelona 'Diperas' Ajax Amsterdam untuk Transfer Frenkie De Jong
Liga Spanyol 29 September 2019, 04:40
LATEST UPDATE
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR