
Bola.net - - Ada situasi yang aneh pada beberapa laga kandang terakhir Barcelona. Saat gelandang Sergio Busquets sedang membawa bola, ada satu fans yang justru mengejek atau mensiuli sang gelandang tengah tersebut.
Kejadian tersebut tentu saja tidak begitu saja terjadi. Ada sebab mengapa fans Barcelona bersikap demikian pada pemain berusia 30 tahun tersebut. Semua bermula pada laga melawan Liverpool di Liga Champions.
Fans Barcelona kecewa dengan performa Busquets pada laga leg kedua semifinal Liga Champions lawan Liverpool. Saat itu, klub asal Catalan kalah dengan skor 4-0 di Anfield. Barca pun gagal lolos ke final.
Simak ulasan lengkap tentang siulan yang diberikan pada Busquets di bawah ini ya Bonaleters.
Perlakukan Tidak Layak
Busquets dinilai tidak berada dalam performa terbaiknya. Busquets tidak mampu membendung agresivitas para gelandang The Reds. Wijnaldum, Fabinho hingga Jordan Herderson mampu mendikte permainan.
Namun, sebuah pembelaan diberikan oleh Dani Parejo atas ulah fans Barcelona pada Busquets. Menurut gelandang klub Valencia tersebut, pemain seperti Busquets sangat tidak layak untuk mendapat ejekan dari fans. Sebab, dia sudah memberikan banyak hal pada klub.
"Busquets sudah menjadi pemain top sejak dia pertama kali mulai bermain untuk tim utama dan dia sekarang dia jadi pemain yang dipertanyakan. Di negara ini, kami selalu melihat hal yang negatif, bukan sebaliknya," ucap Parejo pada Marca.
"Dia harusnya selalu mendapat pujian karena saya merasa apa yang dilakukan adalah hal luar biasa. Bagaimana cara dia memahami dan menerapkan gaya bermain sepak bola yang khas," tegas mantan pemain Real Madrid tersebut.
"Saya sudah merasakan mendapatkan siulan dan itu sangat menyakitkan," tutup Parejo.
Sudah Minta Maaf
Busquets sendiri sudah mengakui jika dia tidak bermain bagus pada laga kontra Liverpool. Andalan timnas Spanyol juga sudah menyampaikan permintaan maaf kepada para suporter Barcelona.
"Mereka [Liverpool] tampil lebik bagus dibanding kami. Saya minta maaf. Setelah apa yang terjadi di Roma, hal ini kembali terjadi. Berat rasanya harus tersingkir setelah hasil di laga leg pertama. Liverpool lebih pintar daripada kami, mereka lebih cepat," ucap Busquets.
Terlepas dari kegagalan di ajang Liga Champions, Busquets turut membantu Barcelona meraih gelar juara La Liga pada musim 2018/19 ini. Selain itu, Barcelona juga masih akan bermain di final Copa del Rey melawan Valencia akhir pekan ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
De Ligt Beri Kode Ingin Merapat ke Barcelona
Liga Spanyol 21 Mei 2019, 21:57
-
Bukan Cuma Barcelona, Henderson Juga Tidak Siap Dengan Gol Origi
Liga Champions 21 Mei 2019, 21:17
-
Xavi: Perekrutan Griezmann Berpotensi Timbulkan Konflik di Barcelona
Liga Spanyol 21 Mei 2019, 20:00
-
Meski Beli Griezmann, Barcelona Buru Satu Striker Lagi
Liga Spanyol 21 Mei 2019, 19:20
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton PSIM vs Bali United: Tayang Di Mana dan Main Jam Berapa?
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 17:44
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:21
-
Tewasnya Bos Kartel Meksiko Picu Masalah Keamanan, Piala Dunia 2026 Terancam?
Piala Dunia 23 Februari 2026, 17:17
-
Leverkusen vs Olympiacos: Di Ambang Kelolosan
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:04
-
Newcastle vs Qarabag FK: Posisi Hampir Tak Tergoyahkan
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:03
-
Inter vs Bodo/Glimt: Nerazzurri Mengejar Mukjizat
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:02
-
Atletico Madrid vs Club Brugge: Penentuan di Metropolitano
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:01
-
Arsenal Memang Terlalu Tangguh! Melihat Rahasia Kemenangan Telak di Derby London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR