
Bola.net - Novak Djokovic mencatat sejarah di Wimbledon 2026 setelah memastikan tiket ke perempat final lewat kemenangan atas Roman Safiullin. Petenis Serbia berusia 39 tahun itu kini menjadi pemilik rekor kemenangan terbanyak di nomor tunggal putra turnamen Grand Slam lapangan rumput tersebut.
Novak Djokovic mengalahkan petenis kualifikasi asal Rusia, Roman Safiullin, dengan skor 7-6 (8-6), 6-3, 3-6, 6-3 pada babak 16 besar, Minggu. Hasil itu menjadi kemenangan ke-106 Djokovic di Wimbledon sekaligus melewati rekor milik Roger Federer yang sebelumnya sama-sama mengoleksi 105 kemenangan.
Catatan tersebut hanya kalah dari legenda putri Martina Navratilova yang membukukan 120 kemenangan di Wimbledon. Kini, Novak Djokovic juga masih berpeluang menyamai rekor delapan gelar tunggal putra Wimbledon milik Federer sekaligus mengejar gelar Grand Slam ke-25 sepanjang kariernya.
Novak Djokovic Pecahkan Rekor, tetapi Tidak Menang dengan Mudah
Meski lebih diunggulkan, Novak Djokovic harus bekerja keras untuk mengatasi perlawanan Safiullin. Pertandingan berlangsung lebih dari tiga jam dan beberapa kali memaksa Djokovic berada dalam tekanan.
Safiullin tampil percaya diri setelah menyingkirkan Joao Fonseca pada putaran sebelumnya. Petenis peringkat 132 dunia itu bahkan mampu merebut set ketiga, yang menjadi set pertama dalam empat pertemuannya melawan Djokovic di level tur.
Djokovic juga sempat mengalami gangguan pada bagian mata sejak awal laga. Selain itu, ia menerima peringatan akibat ucapan kasar yang terdengar jelas serta hampir mendapat hukuman tambahan setelah memukul bola ke arah belakang sisi lapangan lawan seusai kehilangan servis pada set ketiga.
Persentase servis pertama Djokovic yang hanya mencapai 57 persen ikut membuka peluang bagi Safiullin. Namun, pengalaman sang mantan petenis nomor satu dunia menjadi pembeda ketika memasuki set keempat.
Djokovic Maju ke Perempat Final dan Tetap Kejar Sejarah
Djokovic langsung mengambil kendali pada awal set keempat dengan mematahkan servis lawan tanpa kehilangan poin pada gim kedua. Setelah itu, permainan Safiullin perlahan menurun seiring kondisi fisiknya yang terkuras.
Safiullin sebelumnya juga sempat meminta jeda perawatan medis akibat masalah pada kaki kiri di set ketiga. Kondisi tersebut menjadi dampak dari perjuangannya melewati tiga pertandingan lima set secara beruntun sejak babak terakhir kualifikasi.
Djokovic akhirnya menutup pertandingan lewat servis gim tanpa kehilangan poin dan langsung menghampiri Safiullin di depan net. Penampilan gigih Safiullin tetap mendapat apresiasi hangat dari penonton meski langkahnya harus terhenti.
Kemenangan ini mengantar Novak Djokovic mencapai perempat final Wimbledon untuk ke-17 kalinya. Pada babak berikutnya, ia akan menghadapi pemenang laga antara Felix Auger-Aliassime dan Alejandro Davidovich Fokina sambil terus menjaga peluang menciptakan sejarah baru di Wimbledon.
Wimbledon 2026 bisa disaksikan lewat siaran langsung live streaming di Vidio.
Sumber: BBC Sport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Bakal Tunjuk Novak Djokovic jadi Pelatih
Liga Italia 4 Februari 2024, 21:33
-
Visa Ditolak karena Tak Vaksin, Novak Djokovic Bisa Absen dari Australia Open
Tenis 6 Januari 2022, 08:27
-
Novak Djokovic Didiskualifikasi usai Lempar Bola ke Hakim Garis US Open
Tenis 7 September 2020, 09:23
LATEST UPDATE
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR