
Bola.net - Timnas Indonesia gagal memenuhi target lolos ke final atau juara Piala AFF 2022. Langkah pasukan Shin Tae-yong harus terhenti di babak semifinal.
Ambisi Timnas Indonesia harus kandas di tangan Vietnam. Skuad Garuda takluk 0-2 secara agregat dari armada Park Hang-seo di empat besar Piala AFF 2022.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong turut bertanggung jawab atas kegagalan Skuad Garuda lolos ke partai puncak Piala AFF 2022.
Apa saja kesalahan Shin Tae-yong sehingga Timnas Indonesia mentok di semifinal Piala AFF 2022? Berikut tiga di antaranya.
Tidak Mampu Bawa Timnas Indonesia Kalahkan Thailand

Shin Tae-yong gagal membawa Timnas Indonesia menang atas Thailand ketika bertindak sebagai tuan rumah dalam babak penyisihan Grup A Piala AFF 2022.
Ketika itu, Timnas Indonesia diimbangi sepuluh pemain Thailand 1-1. Skuad Garuda lebih dulu mencetak gol melalui tendangan penalti Marc Klok pada menit ke-50, sebelum dibalas oleh Sarach Yooyen menit ke-79.
Ketidakmampuan membekap Thailand membuat Timnas Indonesia mengakhiri Grup A Piala AFF sebagai runner-up dan mesti berhadapan dengan Vietnam di babak semifinal.
Jika Timnas Indonesia mampu mengatasi Thailand dan keluar sebagai juara Grup A Piala AFF 2022, Fachruddin Aryanto dkk. akan melawan Malaysia yang kekuatannya masih berada di bawah Vietnam.
"Seperti apa yang dilihat, ini hampir sempurna, hampir menang. Para pemain bekerja keras, tetapi keberuntungan belum ada," imbuh Shin Tae-yong.
Main Aman pada Leg Pertama Lawan Vietnam

Shin Tae-yong lebih memilih untuk bermain aman dalam leg pertama semifinal Piala AFF 2022 kontra Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat pada 6 Januari 2023.
Shin Tae-yong menggunakan pakem 3-4-2-1 dengan Marselino Ferdinan dan Yakob Sayuri sebagai gelandang serang untuk menopang Dendy Sulistyawan sebagai striker tunggal.
Pakem cenderung defensif itu membuat Timnas Indonesia tidak dapat membobol gawang Vietnam meski mencatatkan total delapan tendangan, dengan tiga di antaranya mengarah ke gawang lawan.
Anehnya, Shin Tae-yong juga baru melakukan pergantian dengan memasukan tiga pemain bertipikal menyerang yaitu Ilija Spasojevic, Witan Sulaeman, dan Saddil Ramdani pada menit ke-90+4, atau satu menit sebelum bubaran.
"Pemain yang menjadi starting eleven bekerja keras. Jadi saya tidak melakukan pergantian. Dalam pertandingan banyak terjadi di lapangan," ujar Shin Tae-yong.
Gagal Selesaikan Masalah Penyelesaian Akhir

Shin Tae-yong gagal memperbaiki penyelesaian akhir Timnas Indonesia yang loyo ketika berhadapan dengan tim kuat di Piala AFF 2022.
Timnas Indonesia memang mampu mencetak 12 gol dari enam partai di Piala AFF 2022, namun hanya satu yang bersarang ke gawang Thailand dan Vietnam.
Satu gol itu pun berasal dari tendangan penalti ketika Marc Klok menjebol gawang Thailand kala Timnas Indonesia bermain imbang 1-1 di babak penyisihan.
Dua pemain Timnas Indonesia, Hansamu Yama dan Witan Sulaeman juga mendapatkan sorotan karena gagal menceploskan bola ke gawang lawan yang sudah kosong.
"Memang semua bisa lihat kami bisa dapat banyak peluang, saya akan memperbaiki urusan fisishing itu karena sangat disayangkan. Laga ini harusnya kami bisa menangkan. Ke depan, saya yakin kami bisa menang terus," ucap Shin Tae-yong seusai melawan Thailand.
Hasil Semifinal Piala AFF 2022
Semifinal Leg 1
Jumat, 6 Januari 2023
Indonesia 0-0 Vietnam
Sabtu, 7 Januari 2023
Malaysia 1-0 Thailand
Semifinal Leg 2
Senin, 9 Januari 2023
Vietnam 2-0 Indonesia
Selasa, 10 Januari 2023
Thailand 3-0 Malaysia
Disadur dari: Bola.com Muhammad Adiyaksa, Aryo Atmaja) 10 Januari 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rapor Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2022: Siapa Paling Bagus?
Tim Nasional 11 Januari 2023, 17:14
-
PSSI Bubarkan Timnas Indonesia Usai Gagal Juara Piala AFF 2022
Tim Nasional 11 Januari 2023, 16:43
-
Media Vietnam: Fans Timnas Indonesia Anggap Doan Van Hau Sebagai Penjahat
Tim Nasional 11 Januari 2023, 15:32
LATEST UPDATE
-
Manchester United Bidik Bek Barcelona, Bersaing dengan Inter
Liga Inggris 19 Februari 2026, 22:09
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
-
Arsenal Tergelincir di Markas Wolves, Peluang Juara Premier League Terancam
Liga Inggris 19 Februari 2026, 21:14
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:10
-
Arne Slot Ungkap Kondisi Alexander Isak, Masuki Tahap Akhir Rehabilitasi
Liga Inggris 19 Februari 2026, 20:44
-
AC Milan Gagal Pangkas Jarak, Inter Unggul 7 Poin dalam Perburuan Gelar Serie A
Liga Italia 19 Februari 2026, 20:25
-
Milan vs Como, Davide Bartesaghi: Sudah Main Bagus, Tapi Ada yang Kurang
Liga Italia 19 Februari 2026, 19:14
-
Drama Milan vs Como, Allegri Siapkan Aksi Balasan: Bakal Saya Sleding!
Liga Italia 19 Februari 2026, 18:49
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Malut United 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:34
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs PSM 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:21
-
Live Streaming Brann vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Fenerbahce vs Nottm Forest - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:46
-
Live Streaming PAOK vs Celta Vigo - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48























KOMENTAR