
Bola.net - Shayne Pattynama telah mengirim surat ke PSSI yang menyatakan bersedia dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia. Pemain asal klub Viking FK itu mungkin bakal memakan 'korban' pemain lain saat membela Timnas Indonesia.
PSSI kembali menggencarkan program naturalisasi pemain. Dua nama sudah resmi diajukan yakni Sandy Walsh dan Jordi Amat. Kini, muncul nama Shayne Pattynama dan sudah dikonfirmasi anggota Exco PSSI, Hassani Abndulgani.
"Shayne Pattynama sudah mengirim surat pernyataan bersedia bermain untuk Timnas Indonesia. Dia juga sudah mengirimkan dokumen pendukung lainnya," kata Hasani.
Shayne Pattynama bisa bermain untuk posisi bek kiri dan gelandang tengah. Jika kelak bisa membela Timnas Indonesia, beberapa pemain yang selama ini jadi andalan Shin Tae-yong di Skuad Garuda mungkin akan kehilangan tempatnya.
Siapa saja pemain yang mungkin bakal terdepak dari Timnas Indonesia jika Shayne Pattynama datang? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Pratama Arhan

Posisi utama Shayne adalah bek kiri, sama dengan Pratama Arhan. Ada dua sudut pandang untuk melihat persaingan Shayne dan Arhan untuk masuk ke starting XI Timnas Indonesia.
Pertama, Shayne dan Arhan bermain untuk klub dari luar Indonesia. Jadi, jika ada yang tidak mendapat izin dari timnya untuk membela Timnas, maka Shin Tae-yong masih punya opsi bagus di posisi bek kiri.
Kedua, Pratama Arhan nyaris tidak tersentuh untuk posisi bek kiri. Di Piala AFF 2020 lalu, Arhan hanya diganti saat cedera atau akumulasi. Kedatangan Shayne bisa membuat level kompetitif makin kuat untuk posisi bek kiri Timnas Indonesia. Arhan harus meningkatkan levelnya jika tidak ingin tergusur.
Rachmat Irianto

Walau tidak sering, Shayne bisa bermain untuk peran gelandang. Dia bisa bertahan dan menyerang dengan baik. Tentu saja ini menjadi 'kabar buruk' untuk para pemain tengah Indonesia, salah satunya adalah Rachmat Irianto.
Pemain 22 tahun memainkan peran yang sangat penting di Piala AFF 2020 lalu. Rian memainkan delapan laga. Tapi, Rian beberapa kali diganti saat Skuad Garuda menerapkan permainan lebih agresif.
Edo Febriansyah

Melihat penampilan Prtama Arhan dan kencenderungan Shin Tae-yong memakai jasanya sejak Timnas U-19, peluang Shayne menggesernya agak kecil. Jadi, mereka bisa bersaing sengir dan ini kabar buruk untuk Edo Febriansyah.
Edo selama ini menjadi pilihan kedua untuk posisi bek kiri. Pemain asal klub Persita Tangerang itu menjadi pelapis bagi Arhan. Dengan adanya Shayne, Edo mungkin akan tergusur dari peran bek kiri.
Evan Dimas Darmono

Evan Dimas masih menjadi andalan pada era Shin Tae-yong. Tapi, pada ajang Piala AFF 2020 lalu, Evan Dimas beberapa kali tergusur dari starting XI. Evan acap kali tidak menjadi pilihan saat Indonesia harus bermain lebih defensif.
Peran Evan Dimas mungkin bakal makin berkurang saat Shayne Pattynama sudah bisa membela Timnas Indonesia. Shayne bisa menambah kekuatan lini tengah Indonesia, bersama Rachmat Irianto dan Ricky Kambuaya.
Opsi Formasi Baru

Di luar empat kemungkinan di atas, Shayne Pattynama bisa memberi opsi formasi baru untuk Shin Tae-yong. Sebab, Shayne punya kemampuan bermain pada peran wingback pada formasi 3-5-2 atau 3-4-3.
Shayne punya kemampuan menyerang yang cukup bagus. Pada musim 2021 lalu, pemain 23 tahun mencetak dua gol di Eliteserien. Sementara, pada musim 2020/2021, dia mencetak empat gol bersama Telstar di Erste Divisie.
Sumber: Bola
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Shayne Pattynama, Bek Klub Viking FK Siap Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia
- Bukan Lagi Kroasia dan Yunani, PSSI Dekati Suriname Sebagai Lawan Tanding Timnas Indonesia
- 4 Fakta Tentang Pratama Arhan: Mulai dari Kaki Kiri Hingga Idolakan Marcelo
- School of Excellence, Progam yang Disiapkan PSSI untuk Hentikan Naturalisasi Pemain
- Ngopi Bareng Shin Tae-yong, Exco PSSI Ceritakan Isi Pertemuannya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Fakta Menarik Shayne Pattynama, Bek Liga Norwegia yang Mau Dinaturalisasi
Tim Nasional 22 Februari 2022, 13:40
-
Shin Tae-yong Jadi Inspirasi Pelatih K-League, Sampai Mewek Terharu
Bola Indonesia 22 Februari 2022, 13:19
LATEST UPDATE
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

















KOMENTAR