
Bola.net - Timnas Indonesia U-17 dipaksa menyerah 1-5 kala menghadapi Malaysia U-17 dalam laga terakhir Grup B kualifikasi Piala Asia U-17 2023 di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (9/10/2022) malam WIB.
Kekalahan ini menjadi antiklimaks bagi Timnas Indonesia U-17. Pasalnya, di tiga laga sebelumnya performa Garuda Muda terbilang impresif.
Skor besar 14-0 berhasil diraih saat menghadapi Guam. Kemenangan 3-2 pun dipetik tim asuhan Bima Sakti itu saat menghadapi Uni Emirat Arab.
Kemenangan 2-0 berhasil direngkuh Timnas Indonesia U-17 saat menghadapi Palestina. Dua gol Timnas U-17 saat itu berkat peran besar satu pemain yang sama yakni Habil Yafi.
Kekalahan 1-5 Timnas Indonesia U-17 dari Malaysia meninggalkan beberapa catatan dan fakta menarik. Bola.com mengumpulkannya dan mengulasnya di bawah ini.
Bencana 26 Menit Babak Pertama

Pada laga ini, Timnas Indonesia U-17 kehilangan fokus. Hal itu terjadi terutama pada babak pertama.
Dalam jangka waktu hanya 26 menit, Timnas Indonesia U-17 sudah kebobolan empat gol. Mayoritas dari gol-gol itu pun hadir dari kesalahan di lini belakang.
Empat pemain Malaysia yang berbeda berhasil mencetak gol dalam waktu 26 menit itu. Yakni Zainurhakimi Zain, Arami Wafiy, Anjasmiraza, dan Afiq Danish.
Absennya Iqbal Gwijangge Berpengaruh?

Timnas Indonesia tidak bisa diperkuat sang kapten sekaligus bek tengah andalan, Muhammad Iqbal Gwijangge. Pemain bernomor punggung 21 itu terkena akumulasi kartu.
Absennya Iqbal rupanya turut berpengaruh pada kondisi lini belakang Tim Garuda Asia. Mereka tampak bermai tanpa arah dan tanpa pemimpin.
Koordinasi di lini belakang Timnas Indonesia U-17 pun terlhat sangat buruk di laga ini, terutama pada babak pertama.
Gagal Ikuti Senior

Timnas Indonesia U-17 gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-17 2023. Mereka gagal mengikuti jejak para senior.
Diketahui Timnas Indonesia U-20 dan senior sudah terlebih dahulu menginci tiket untuk berlaga pada putaran final Piala Asia tahun depan.
Meski demikian, Arkhan Kaka dan kolega tak perlu risau. Perjalanan mereka untuk menjadi pemain yang lebih baik masih sangat panjang.
Kelelahan?

Satu hal lain yang disoroti pada laga ini adalah skuad Garuda Asia yang terlihat sangat kekalahan. Pemain Malaysia pun sebenarnya merasakan hal yang sama.
Sebab, dalam waktu sepekan, keduanya bermain sebanyak empat kali. Jumlah yang luar biasa banyak, apalagi untuk tim usia muda.
Bima Sakti pun tidak berani terlalu banyak melalakukan di sepanjang Kualifikasi Piala Asia U-17 2023. Hal itu sedikit banyak memengaruhi kondisi fisik skuad Garuda Asia.
Kebangkitan Malaysia

Malaysia tampil luar biasa di laga melawan Timnas Indonesia U-17. Mereka memanfaatkan betul titik lemah Garuda Asia.
Padahal, Malaysia sempat menjalani laga buruk di Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023. Ketika melawan Guam, Malaysia hanya bisa bermain imbang 1-1.
Namun, setelah laga itu, Malaysia mampu bangkit Ujungnya mereka menang atas Timnas Indonesia dan lolos ke Piala Asia U-17 2023.
Disadur dari: Bola.com (Hery Kurniawan, Rizki Hidayat) 9 Oktober 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bima Sakti Anggap Laga Timnas Indonesia Vs Malaysia Bak Final
Tim Nasional 8 Oktober 2022, 06:35
-
Gawat! Iqbal Gwijangge Tak Bisa Perkuat Timnas Indonesia U-17 Lawan Malaysia
Tim Nasional 8 Oktober 2022, 05:50
-
Pemain Pilar Bertumbangan, Timnas Indonesia U-17 Bisa Pincang Lawan Malaysia
Tim Nasional 8 Oktober 2022, 02:45
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR