
Bola.net - Nama Tokyo Verdy mendadak tenar setelah menjadi klub tujuan Pratama Arhan di Liga Jepang. Klub yang berbasis di Tokyo tersebut resmi mendapatkan bek asal Blora itu dari PSIS Semarang.
Tokyo Verdy sebenarnya merupakan klub yang sempat punya nama besar di Jepang. Klub tersebut termasuk salah satu tim yang berprestasi dengan puluhan trofi yang sudah dikoleksinya.
Namun, sejak pertengahan 90-an, prestasinya mengalami pasang surut sehingga harus terlempar ke J2 League. Tokyo Verdy masih berkutat di Divisi 2 Liga Jepang tersebut.
Untuk mengetahui lebih jauh tentang klub tersebut. Berikut 5 fakta Tokyo Verdy yang berhasil dirangkum Bola.net.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Dua Kali Ganti Nama
Tokyo Verdy semula didirikan dengan nama Yomiuri FC. Nama tersebut diambil dari nama surat kabar, Yomiuri Shimbun. Kala itu, nama klub di Jepang memang identik dengan perusahaan yang mendanai.
Namun, sejak era J.League 1993, Yomiuri FC kemudian berganti nama menjadi Verdy Kawasaki karena klub harus menanggalkan nama perusahaan sesuai aturan di J.League.
Verdy Kawasaki kemudian kembali berganti nama pada tahun 2001 menjadi Tokyo Verdy. Itu karena klub tersebut berpindah markas ke Tokyo.
Pemenang J.League Pertama
Tokyo Verdy merupakan yang cukup berprestasi di Liga Jepang. Bahkan, klub yang bermarkas di Stadion Ajinomoto tersebut menjadi tim pertama yang memenangani J.League pada tahun 1993.
Tokyo Verdy juga kerap memenangkan beberapa trofi bergengsi di Jepang. Mulai dari gelar Liga Jepang, Piala Kaisar hingga Piala Super Jepang.
Pernah Juara Liga Champions Asia
Selain di liga domestik, Tokyo Verdy juga mencatatkan prestasi di level Asia. Klub tersebut pernah menjuarai Liga Champions Asia edisi 1987.
Tokyo Verdy meraih gelar tersebut ketika masih bernama Yomiuri FC. Mereka mengalahkan klub Arab Saudi, Al-Hilal dengan status walk out.
Dua Kali Terdegradasi
Tokyo Verdy sejatinya merupakan kontestan J1 League. Namun, klub tersebut harus terdegradasi ke Divisi 2 menyusul menurunnya performa tim yang kini berbasis di Tokyo tersebut.
Tokyo Verdy pertama kali terdegradasi dari divisi teratas pada musim 2004/2005. Sempat promosi pada 2006/2007, tetapi pada musim berikutnya kembali turun kasta hingga saat ini.
Sempat Alami Krisis Finansial
Tokyo Verdy sempat mengalami krisis finansial. Itu pula yang membuat prestasi klub semakin menurun dan harus terlempar ke Divisi 2.
Krisis finansial dialami Tokyo Verdy pada kurun waktu 1995 sampai 2000. Itu pula yang membuat klub tersebut berpindah markas ke Tokyo.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Fakta Tokyo Verdy, Klub Pratama Arhan di Liga Jepang
Tim Nasional 16 Februari 2022, 22:10
-
Mengenang Gemilangnya Performa Pratama Arhan pada Piala AFF 2020
Tim Nasional 16 Februari 2022, 19:11
-
Kata-kata Iwan Bule Buat Pratama Arhan yang akan Main di Jepang
Bola Indonesia 16 Februari 2022, 19:08
-
Mantap! Pratama Arhan Merapat, Followers Instagram Tokyo Verdy Meroket!
Bolatainment 16 Februari 2022, 18:25
-
Pratama Arhan Gabung Tokyo Verdy, Marukawa: Marselino Musim Depan?
Bola Indonesia 16 Februari 2022, 17:29
LATEST UPDATE
-
Real Madrid vs Girona: Misi Wajib Menang El Real Demi Kejar Barcelona!
Liga Spanyol 10 April 2026, 15:12
-
3 Alasan MotoGP Sulit Terapkan Pembalap Cadangan Permanen Seperti Formula 1
Otomotif 10 April 2026, 14:56
-
Arsenal vs Bournemouth: Jangan Sampai Terpeleset, Gunners!
Liga Inggris 10 April 2026, 14:52
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 11-14 April 2026
Liga Inggris 10 April 2026, 14:33
-
Tempat Menonton Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia vs Vietnam
Tim Nasional 10 April 2026, 14:00
-
Prediksi Atalanta vs Juventus 12 April 2026
Liga Italia 10 April 2026, 13:41
-
Prediksi St. Pauli vs Bayern 11 April 2026
Bundesliga 10 April 2026, 13:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
























KOMENTAR