
Bola.net - Marselino Ferdinan bergabung dengan klub kasta kedua Liga Belgia, KMSK Deinze. Keputusan ini dianggap tepat karena adanya jaminan menit bermain.
Sebelumnya, pemain berusia 18 tahun itu sempat menjalani trial di KAA Gent, klub kasta tertinggi Belgia. Kabar itu membuat publik pun menaruh harapan mengingat mantan pemain Persebaya Surabaya itu bisa makin berkembang pesat bersama klub tersebut.
KAA Gent tentu bukanlah klub sembarangan. Mereka selalu bermain di kompetisi Eropa dalam beberapa musim terakhir, seperti Liga Champions maupun Liga Europa. Marselino Ferdinan bakal punya kans bermain di level yang lebih tinggi.
Namun, pada akhirnya Marselino Ferdinan malah bergabung bersama klub kasta kedua, KMSK Deinze. Pemain yang karib disapa Marsel itu mendapatkan kontrak berdurasi 1,5 tahun sampai musim panas 2024.
Ada Klausul Menit Bermain
Oktafianus Fernando, kakak dari Marselino Ferdinan, menyebutkan bahwa kontrak sang adik di Deinze itu mencantumkan mengenai menit bermain.
Hal itu yang membuat Marselino Ferdinan menerima bermain di kasta kedua, ketimbang bersama KAA Gent yang bakal menyulitkan persaingan.
"Ada klausul soal menit bermain. Intinya, kami memilih yang menurut kami menjadi yang terbaik untuk perkembangan dan potensi bermain. Harapannya bisa meningkatkan kesempatan bermain," ujar Oktafianus kepada Bola.com.
Klausul ini tak lepas dari apa yang pernah dialami oleh Egy Maulana Vikri saat mengawali kariernya di Eropa bersama klub Polandia, Lechia Gdansk. Saat itu Egy lebih banyak bermain untuk tim junior Lechia Gdansk.
Dibahas oleh Keluarga
Witan Sulaeman misalnya. Sempat bermain untuk empat klub Eropa. Namun, dia tampil dalam 22 laga tetapi membukukan tak sampai 1.000 menit bermain. Marselino Ferdinan seharusnya bisa mendapat kesempatan lebih dari itu.
Saat mempertimbangkan kans di KAA Gent, tawaran untuk Marsel datang dari KMSK Deinze. Oktafianus menyebut berbagai pertimbangan dibahas oleh keluarga mengingat kali ini tawarannya berasal dari klub kasta kedua.
“Sebenarnya bagus kalau dia dapat wadah di kasta tertinggi. Namun, ada pertimbang lain. Jadi, waktu 1,5 tahun itu harus bisa jadi proses adaptasi. Harapan kami, Marsel bisa beradaptasi dalam waktu yang tidak lama,” ungkap pemain yang akrab disapa Ofan itu.
“Proses itu perlu, ada adaptasi. Bersama KMSK Deinze, nanti Marsel bisa lebih berkembang di lingkungan baru. Setelah itu, mudah-mudahan Marsel bisa makin meningkat dan mendapat kesempatan lebih baik,” imbuhnya.
Potensial dan Cepat Beradaptasi
Peluang Marselino Ferdinan untuk bisa berkembang tentu bisa terjadi dengan mendapatkan banyak menit bermain.
Kans itu sangat terbuka lebar di Deinze yang notabene adalah klub kasta kedua. Marsel diprediksi tidak menemui banyak kesulitan beradaptasi.
Nama Marsel jadi perbincangan sejak musim lalu hingga mampu meraih penghargaan sebagai pemain muda terbaik di BRI Liga 1 2021/2022. Marselino Ferdinan tampil dalam 24 laga dan mencetak 4 gol dan 7 assist pada usia 17 tahun.
Marsel sendiri belum mendapat kesempatan bermain bersama KMSK Deinze. Namun, situasi kini justru membuatnya jadi perbincangan lantaran pelatih Timnas Indonesia U-20, Shin Tae-yong, memaksanya pulang.
Pemain kelahiran 2004 itu masuk rencana Shin Tae-yong yang akan memimpin skuatnya dalam TC untuk Piala Asia U-20 2023 dan Piala Dunia U-20 2023.
Disadur dari: Bola.com (Aditya Wany/Benediktus Gerendo Pradigdo) 8 Februari 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Buntut Sentil Marselino Ferdinan, Persebaya Kritik TC Jangka Panjang Shin Tae-yong
Tim Nasional 9 Februari 2023, 21:47
-
Menpora Bidik Argentina dan Portugal Jadi Lawan Timnas Indonesia U-20
Piala Dunia 9 Februari 2023, 20:09
-
4 Calon Pemain Kunci Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2023
Tim Nasional 9 Februari 2023, 09:44
LATEST UPDATE
-
Hasil Sassuolo vs Verona 3-0: Jay Idzes Tampil Penuh, Berardi Jadi Pembeda
Liga Italia 21 Februari 2026, 05:18
-
Prediksi Atalanta vs Napoli 22 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 03:58
-
Prediksi Barcelona vs Levante 22 Februari 2026
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 03:37
-
Michael Carrick Beri Sinyal Siap Bertahan Lebih Lama di Manchester United
Liga Inggris 21 Februari 2026, 03:34
-
Prediksi Roma vs Cremonese 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 03:32
-
Dari Nyaris Hengkang Hingga Tak Tergantikan, Keajaiban Mainoo di Tangan Carrick
Liga Inggris 21 Februari 2026, 03:18
-
Prediksi Tottenham vs Arsenal 22 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 03:12
-
Prediksi PSG vs Metz 22 Februari 2026
Liga Eropa Lain 21 Februari 2026, 03:05
-
Prediksi Man City vs Newcastle 22 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 03:00
-
Prediksi Osasuna vs Real Madrid 22 Februari 2026
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 00:30
-
Prediksi Lecce vs Inter 22 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 00:00
-
Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan Usai Cedera Otot
Liga Italia 20 Februari 2026, 23:57
-
Bek Barcelona Ini Tegaskan Tak Akan Pernah Gabung Real Madrid
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 23:43
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR