
Bola.net - Tim nasional Indonesia U-23 memperpanjang catatan kemenangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 Grup H. Garuda Muda menggilas Brunei Darussalam dengan skor 2-0, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (29/3).
Masing-masing gol tersebut, dicetak Ahmad Noviandani pada menit ke-70 dan Muchlis Hadi Ning di menit ke-88.
Pelatih Kepala Timnas Indonesia, Aji Santoso, memaparkan bahwa kemenangan yang diraih dengan susah payah. Pasalnya, Brunei memiliki strategi yang sulit untuk ditembus.
"Pertandingan tadi sangat melelahkan. Mulai dari babak pertama, Brunei tidak keluar dari zona bertahan. Setelah melakukan beberapa pergantian dan adanya variasi serangan, kami bisa mencetak gol. Hampir seluruh pemain mereka berdiri di depan gawang," terang Aji Santoso.
Alhasil, Garuda Muda kini mengemas sebanyak enam poin. Pada pertandingan pamungkas, Manahati Lestusen dan kawan-kawan akan meladeni Korea Selatan, di SUGBK, Senayan, Jakarta, Selasa (31/3).
"Tentunya, saya mensyukuri hasil yang diperoleh di pertandingan kedua ini, di mana kami kembali meraih tiga angka. Mudah-mudahan di pertandingan berikutnya bisa lebih maksimal," terangnya.
Dalam pertandingan tersebut, Garuda Muda mendapatkan dukungan secara langsung lebih banyak dari pada laga pertama. Sesuai data panitia pelaksana pertandingan, pertemuan Timnas Indonesia kontra Brunei disaksikan sebanyak 6454 penonton secara langsung.
Jumlah tersebut, meningkat sekitar 3000 penonton. Sedangkan saat Garuda Muda berhadapan dengan Timor Leste, Jumat (27/3), penonton yang hadir hanya 3412 (esa/dzi)
Masing-masing gol tersebut, dicetak Ahmad Noviandani pada menit ke-70 dan Muchlis Hadi Ning di menit ke-88.
Pelatih Kepala Timnas Indonesia, Aji Santoso, memaparkan bahwa kemenangan yang diraih dengan susah payah. Pasalnya, Brunei memiliki strategi yang sulit untuk ditembus.
"Pertandingan tadi sangat melelahkan. Mulai dari babak pertama, Brunei tidak keluar dari zona bertahan. Setelah melakukan beberapa pergantian dan adanya variasi serangan, kami bisa mencetak gol. Hampir seluruh pemain mereka berdiri di depan gawang," terang Aji Santoso.
Alhasil, Garuda Muda kini mengemas sebanyak enam poin. Pada pertandingan pamungkas, Manahati Lestusen dan kawan-kawan akan meladeni Korea Selatan, di SUGBK, Senayan, Jakarta, Selasa (31/3).
"Tentunya, saya mensyukuri hasil yang diperoleh di pertandingan kedua ini, di mana kami kembali meraih tiga angka. Mudah-mudahan di pertandingan berikutnya bisa lebih maksimal," terangnya.
Dalam pertandingan tersebut, Garuda Muda mendapatkan dukungan secara langsung lebih banyak dari pada laga pertama. Sesuai data panitia pelaksana pertandingan, pertemuan Timnas Indonesia kontra Brunei disaksikan sebanyak 6454 penonton secara langsung.
Jumlah tersebut, meningkat sekitar 3000 penonton. Sedangkan saat Garuda Muda berhadapan dengan Timor Leste, Jumat (27/3), penonton yang hadir hanya 3412 (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Aji Santoso Kritik Permainan Bertahan Brunei
Tim Nasional 29 Maret 2015, 21:50
-
Hasil Pertandingan: Indonesia U-23 2-0 Brunei Darussalam U-23
Tim Nasional 29 Maret 2015, 17:40
-
Berduet Dengan Adam Alis, Paulo Sitanggang Gantikan Evan
Tim Nasional 29 Maret 2015, 13:34
-
Hadapi Brunei, Indonesia Tanpa Evan Dimas dan Lestusen
Tim Nasional 29 Maret 2015, 13:30
-
Kapten Timnas Indonesia U-23 Akui Timor Leste Sebagai Lawan Yang Sulit
Tim Nasional 28 Maret 2015, 01:30
LATEST UPDATE
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















KOMENTAR