Bola.net - CEO Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), Valentino Simanjuntak bersama Wakil Presiden APPI, Bambang Pamungkas, kembali mempertanyakan komitmen Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dalam memberikan rekomendasi izin bergulirnya kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/2013.
Pasalnya, Valentino Simanjuntak menilai jika sebagian klub peserta ISL hingga kini belum menyelesaikan kasus tunggakan gaji pemain. Padahal, BOPI sempat memberikan rekomendasi kepada PT Liga Indonesia (PT LI) untuk menjalankan ISL dengan dua syarat. Yaitu, menyelesaikan kasus tunggakan gaji pemain dan mengizinkan pemain ISL untuk memperkuat tim nasional Indonesia.
"BOPI harus bersikap tegas dan komitmen. Sebab, APPI belum melihat adanya realisasi dari PT LI untuk menjalankan kedua syarat tersebut. Tunggakan gaji belum selesai dan pemain belum juga diserahkan ke Timnas. Padahal, pemusatan latihan sudah berjalan dua minggu," ujar Bambang Pamungkas.
Pihak APPI hingga kini sudah menerima laporan bahwa terdapat pemain yang gajinya dibayarkan oleh klubnya. Namun, pembayaran tersebut hanyalah bersifat terminasi dan belum lunas karena para pemain tidak dilibatkan dalam mencapai kesepakatan.
"Memang sudah ada sedikit demi sedikit proses pembayaran. Namun kita belum dapat klarifikasi masalah pelunasan. Yang kami tanyakan adalah seperti apa bentuk terminologi komitmen PT LI untuk mengatasi tunggakan gaji apakah dibayar dengan cara dicicil atau dilunasi secara penuh. Kami tidak mengetahui sama sekali bagaimana proses sebenarnya karena tidak ada transparansi," tambah Valentino Simanjuntak.
"Pemain yang dibayarkan, adalah yang bertahan di klub lamanya. Sedangkan yang hijrah, belum mendapatkan haknya," lanjutnya.
Sementara itu, Plt Ketua Umum BOPI, Haryo Yuniarto memberikan sanggahan. Haryo berjanji akan mengevaluasi jalannya ISL di musim ini. Haryo juga berjanji untuk mendesak PT LI agar segera menyelesaikan kasus tunggakan gaji di klub-klub ISL.
"Kami akan mendesak PT LI untuk segera mengatasi kasus tunggakan gaji pemain hingga akhir Maret. Kalau untuk Timnas, saya tidak bisa bertindak lebih jauh," tambahnya. (esa/dzi)
Pasalnya, Valentino Simanjuntak menilai jika sebagian klub peserta ISL hingga kini belum menyelesaikan kasus tunggakan gaji pemain. Padahal, BOPI sempat memberikan rekomendasi kepada PT Liga Indonesia (PT LI) untuk menjalankan ISL dengan dua syarat. Yaitu, menyelesaikan kasus tunggakan gaji pemain dan mengizinkan pemain ISL untuk memperkuat tim nasional Indonesia.
"BOPI harus bersikap tegas dan komitmen. Sebab, APPI belum melihat adanya realisasi dari PT LI untuk menjalankan kedua syarat tersebut. Tunggakan gaji belum selesai dan pemain belum juga diserahkan ke Timnas. Padahal, pemusatan latihan sudah berjalan dua minggu," ujar Bambang Pamungkas.
Pihak APPI hingga kini sudah menerima laporan bahwa terdapat pemain yang gajinya dibayarkan oleh klubnya. Namun, pembayaran tersebut hanyalah bersifat terminasi dan belum lunas karena para pemain tidak dilibatkan dalam mencapai kesepakatan.
"Memang sudah ada sedikit demi sedikit proses pembayaran. Namun kita belum dapat klarifikasi masalah pelunasan. Yang kami tanyakan adalah seperti apa bentuk terminologi komitmen PT LI untuk mengatasi tunggakan gaji apakah dibayar dengan cara dicicil atau dilunasi secara penuh. Kami tidak mengetahui sama sekali bagaimana proses sebenarnya karena tidak ada transparansi," tambah Valentino Simanjuntak.
"Pemain yang dibayarkan, adalah yang bertahan di klub lamanya. Sedangkan yang hijrah, belum mendapatkan haknya," lanjutnya.
Sementara itu, Plt Ketua Umum BOPI, Haryo Yuniarto memberikan sanggahan. Haryo berjanji akan mengevaluasi jalannya ISL di musim ini. Haryo juga berjanji untuk mendesak PT LI agar segera menyelesaikan kasus tunggakan gaji di klub-klub ISL.
"Kami akan mendesak PT LI untuk segera mengatasi kasus tunggakan gaji pemain hingga akhir Maret. Kalau untuk Timnas, saya tidak bisa bertindak lebih jauh," tambahnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
APPI Pertanyakan Komitmen BOPI
Tim Nasional 24 Januari 2013, 07:30
-
Timnas Masih Butuh Bomber Untuk Kualifikasi Piala Asia 2015
Tim Nasional 21 Januari 2013, 21:48
-
Komdis PSSI Ungkap Alasan Bepe Dan Irfan Lolos Sanksi
Tim Nasional 21 Januari 2013, 21:15
-
Bepe Hengkang Dari Persija Jakarta?
Bola Indonesia 19 Januari 2013, 15:20
-
Bepe Kaget Masuk Tim Indonesia All Star Hadapi AC Milan Glorie
Bola Indonesia 11 Januari 2013, 21:03
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






















KOMENTAR