
Bola.net - Kiprah Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 berakhir prematur. Memasang target meraih medali emas, Garuda Muda justru gagal total. Indonesia gagal lolos dari fase grup.
Indonesia meraih kemenangan dengan skor 3-1 atas Myanmar pada matchday ketiga Grup C SEA Games 2025. Namun, kemenangan ini tak cukup untuk membawa pasukan Indra Sjafri lolos ke babak semifinal.
Indonesia finis sebagai runner-up Grup C dengan tiga poin. Garuda Muda gagal lolos ke semifinal setelah kalah bersaing dengan Malaysia pada klasemen runner-up terbaik. Indonesia kalah jumlah gol yang dicetak.
Fakta di atas jadi pukulan telak bagi kubu Indonesia. Bukan hanya karena gagal untuk mempertahankan medali emas, akan tetapi juga gagal karena jumlah gol dicetak. Padahal, berdasar statistik, Indonesia punya banyak peluang.
Timnas Indonesia di SEA Games 2025: Banyak Peluang Minim Gol

Indonesia memainkan dua laga di Grup C SEA Games 2025. Pada laga pertama, Indonesia kalah 0-1 dari Filipina. Hasil yang membuat banyak pihak terkejut. Sementara, pada laga kedua, Indonesia menang dengan skor 3-1 atas Myanmar.
Indonesia mendominasi penguasaan bola pada dua laga tersebut. Ketika kalah dari Filipina, pasukan Indra Sjafri, berdasarkan data LapangBola, mampu mencatat 69 persen penguasaan bola.
Bukan hanya penguasaan bola, Indonesia juga punya banyak peluang. Total, ada 14 shots yang dilepas Indonesia. Hanya saja, level efektivitas Indonesia tak cukup bagus. Hanya tiga shots yang tepat sasaran dan tak ada gol tercipta.
Terulang di Laga Lawan Myanmar

Masalah efektivitas di lini depan Timnas Indonesia U-22 terlihat nyata pada duel lawan Filipina. Masalah yang tidak mampu teratasi pada laga kedua walau menang 3-1 atas Myanmar.
Indonesia mampu melepas 22 shots pada duel lawan Myanmar. Jumlah yang tepat sasaran adalah delapan. Indonesia juga mampu bikin tiga gol ke gawang Myanmar.
Jika dibedah lebih lanjut, gol pertama Indonesia ke gawang Myanmar terjadi lewat kesalahan kiper. Sedangkan, gol kedua dan tiga datang dari kondisi ketika Myanmar sudah kehilangan fokus dan tenaga pada menit-menit akhir laga.
Sumber data: LapangBola
Baca Ini Juga:
- 3 Fakta Kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025: Rapor Merah Indra Sjafri, Jumlah Gol Kalah dari Timor Leste
- Jens Raven Menangis Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal SEA Games 2025: Debut Roller Coaster Sang Penyelamat yang Terlambat
- Timnas Indonesia Gagal Lolos Semifinal SEA Games 2025, Kegagalan Pertama Sejak 2009
- Timnas Indonesia U-22 Tersingkir dari SEA Games 2025, 3 Pemain Ini Tetap Layak Dapat Pujian karena Tampil Apik Kontra Myanmar
- 3 Kemewahan Timnas Indonesia U-23 yang Membuat Kegagalan di SEA Games 2025 Terasa Menyakitkan
- Man of the Match Timnas Indonesia U-22 vs Myanmar: Jens Raven
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bedah Statistik Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025: 3 Gol dari 36 Shots
Tim Nasional 12 Desember 2025, 22:08
-
Timnas Indonesia Gagal Lolos Semifinal SEA Games 2025, Kegagalan Pertama Sejak 2009
Tim Nasional 12 Desember 2025, 20:57
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 29 Januari 2026, 14:04

-
Buru Gelar Tanpa Toprak Razgatlioglu, BMW Motorrad Luncurkan Skuad Jelang WorldSBK 2026
Otomotif 29 Januari 2026, 13:31
-
Penegasan Kualitas Seorang Cole Palmer
Liga Champions 29 Januari 2026, 13:00
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 29 Januari 2026
Voli 29 Januari 2026, 12:03
-
Yah! Bojan Hodak Pastikan Layvin Kurzawa Belum Akan Debut dengan Persib Vs Persis
Bola Indonesia 29 Januari 2026, 11:54
-
Mikel Arteta Sampai Geleng-Geleng Kepala Lihat Aksi Kai Havertz
Liga Champions 29 Januari 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
























KOMENTAR