Benarkah Taktik John Herdman di Timnas Indonesia Terlihat Monoton?

Benarkah Taktik John Herdman di Timnas Indonesia Terlihat Monoton?
John Herdman mengamati Timnas Indonesia bermain lawan Mozambik di SUGBK, Selasa (10/6/2026). (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - John Herdman mulai mendapatkan sorotan setelah dua pertandingan awal Timnas Indonesia di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Pelatih asal Kanada itu dinilai belum menunjukkan banyak variasi dalam menentukan komposisi pemain maupun pendekatan permainan skuad Garuda.

Sorotan tersebut muncul setelah Timnas Indonesia menghadapi Singapura dan Malaysia. Dalam dua laga itu, susunan pemain inti yang dipilih Herdman relatif tidak berubah, begitu pula dengan sejumlah nama yang dipercaya masuk dari bangku cadangan.

Timnas Indonesia memang mampu mengawali turnamen dengan kemenangan 2-0 atas Singapura. Namun, pada pertandingan berikutnya, Kevin Diks dan kawan-kawan harus puas bermain imbang tanpa gol ketika menghadapi Malaysia.

Jika melihat lebih detail komposisi pemain dari kedua pertandingan tersebut, pilihan Herdman memperlihatkan pola yang cukup konsisten. Kondisi ini kemudian memunculkan pertanyaan mengenai seberapa banyak alternatif yang disiapkan sang pelatih ketika Timnas Indonesia menghadapi situasi pertandingan yang berbeda.

1 dari 2 halaman

Komposisi Starter Timnas Indonesia Hampir Tak Berubah

Selebrasi gol Ragnar Oratmangoen dan Luke Vickery pada laga Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 (c) Budy Santoso

Selebrasi gol Ragnar Oratmangoen dan Luke Vickery pada laga Timnas Indonesia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 (c) Budy Santoso

Dari dua pertandingan awal, Maarten Paes masih menjadi pilihan utama John Herdman di bawah mistar gawang. Tidak ada perubahan pada sektor pertahanan, dengan Justin Hubner dan Elkan Baggott tetap mengisi jantung pertahanan, sementara Dean James serta Kevin Diks beroperasi di posisi bek sayap.

Pola serupa juga terlihat di lini tengah. Joey Pelupessy dan Calvin Verdonk kembali dipercaya untuk mengisi area tersebut, sedangkan Ragnar Oratmangoen dan Luke Vickery masih menjadi pilihan Herdman di sisi sayap.

Perubahan paling terlihat hanya terjadi di lini depan. Pada pertandingan melawan Singapura, Herdman memasang Ole Romeny bersama Mitchell Baker, sebelum mengganti Baker dengan Thom Haye ketika Timnas Indonesia menghadapi Malaysia.

Dengan demikian, sebagian besar komposisi starter Timnas Indonesia tetap dipertahankan dalam dua pertandingan beruntun. Keputusan tersebut dapat memberikan kesinambungan permainan, tetapi pada saat yang sama menunjukkan minimnya variasi dalam pilihan pemain sejak menit pertama.

2 dari 2 halaman

Pola Pergantian Pemain Juga Cenderung Sama

Kiper Timnas Indonesia Maarte Paes mengamankan bola dalam laga melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (28/9/2026). (c) KLY/Budy Santoso

Kiper Timnas Indonesia Maarte Paes mengamankan bola dalam laga melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (28/9/2026). (c) KLY/Budy Santoso

Kecenderungan monoton tersebut tidak hanya terlihat dari starting XI. Daftar pemain yang mendapatkan kesempatan dari bangku cadangan juga memperlihatkan pola yang relatif serupa dalam dua pertandingan awal Grup A.

Saat menghadapi Singapura, Herdman memasukkan Nathan Tjoe-A-On pada menit ke-46, Ivar Jenner pada menit ke-63, Thom Haye pada menit ke-64, Rayhan Hannan pada menit ke-75, dan Rizky Ridho pada menit ke-79. Lima pemain tersebut menjadi opsi pergantian yang dipilih Herdman ketika Timnas Indonesia mengamankan kemenangan 2-0.

Situasinya memang berbeda ketika menghadapi Malaysia karena Herdman harus melakukan penyesuaian setelah Timnas Indonesia kehilangan satu pemain. Thom Haye mendapat kartu merah sehingga Ivar Jenner masuk pada menit ke-42 untuk menggantikan Ragnar Oratmangoen, sedangkan Mitchell Baker, Nathan Tjoe-A-On, dan Rizky Ridho kemudian dimainkan pada babak kedua.

Pada akhirnya, hanya Rayhan Hannan yang tidak dimainkan ketika menghadapi Malaysia. Kondisi tersebut terjadi karena satu slot pergantian lebih awal sudah digunakan untuk merespons kartu merah Thom Haye, sehingga pola rotasi Herdman kembali memperlihatkan nama-nama yang relatif sama dari pertandingan sebelumnya.

Disadur dari: Bola.com/Radifa Arsa


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL