Bola.net - Bertandang ke Jepang dalam rangka persiapan jelang berlaga di Turnamen Janesys 2.0 Japan-ASEAN Football Exchange Programme, 1 hingga 9 April 2014 di Osaka, Jepang, Timnas Indonesia U-14 hanya akan memaksimalkan 16 pemain.
Menurut pelatih Fachri Husaini, sebenarnya timnas U-14 memiliki 17 pemain yang dia pilih. Namun, terdapat satu pemain yang tak dibawa karena mengalami sakit, yakni pemain bertahan asal Malang, Diki Bintara.
"Diki kekurangan kalium yang dampaknya bisa pingsan ketika kelelahan. Meski akibatnya kami kekurangan pemain, namun kami tidak bisa mencari penggantinya. Sebab, 17 pemain yang sebelumnya sudah dipanggil pada 19 Maret, sudah didaftarkan," tuturnya.
"Karena itu, tugas kami yakni harus memaksimalkan 16 pemain yang ada. Sebab, sudah tidak bisa ganti pemain lagi," tukasnya.
Sementara itu, Timnas Indonesia U-14 mampu mencatatkan kemenangan dari Asiop dengan skor 7-0, di Lapangan C, Senayan, Jakarta, Rabu (26/3). Masing-masing gol tersebut, dicetak Ramdani Tawainella (dua gol), Egy Maulana Fikri (dua gol), Aria Bismabagaskara (dua gol) dan Bayu Yudha.
Fachri mengungkapkan, jika anak asuhnya sudah menunjukkan kualitas individu yang sangat bagus. Hanya saja, masih kurang baik dalam memaksimalkan peluang yang ada untuk mencetak gol.
"Para pemain berani bertarung dan menunjukkan skill individunya. Para pemain juga bermain bagus dalam hal menyerang ataupun bertahan. Hanya saja, para pemain masih banyak membuang banyak peluang yang didapatnya. Tapi mereka masih anak-anak bukan pemain profesional, jadi tidak apa," pungkasnya. (esa/dzi)
Menurut pelatih Fachri Husaini, sebenarnya timnas U-14 memiliki 17 pemain yang dia pilih. Namun, terdapat satu pemain yang tak dibawa karena mengalami sakit, yakni pemain bertahan asal Malang, Diki Bintara.
"Diki kekurangan kalium yang dampaknya bisa pingsan ketika kelelahan. Meski akibatnya kami kekurangan pemain, namun kami tidak bisa mencari penggantinya. Sebab, 17 pemain yang sebelumnya sudah dipanggil pada 19 Maret, sudah didaftarkan," tuturnya.
"Karena itu, tugas kami yakni harus memaksimalkan 16 pemain yang ada. Sebab, sudah tidak bisa ganti pemain lagi," tukasnya.
Sementara itu, Timnas Indonesia U-14 mampu mencatatkan kemenangan dari Asiop dengan skor 7-0, di Lapangan C, Senayan, Jakarta, Rabu (26/3). Masing-masing gol tersebut, dicetak Ramdani Tawainella (dua gol), Egy Maulana Fikri (dua gol), Aria Bismabagaskara (dua gol) dan Bayu Yudha.
Fachri mengungkapkan, jika anak asuhnya sudah menunjukkan kualitas individu yang sangat bagus. Hanya saja, masih kurang baik dalam memaksimalkan peluang yang ada untuk mencetak gol.
"Para pemain berani bertarung dan menunjukkan skill individunya. Para pemain juga bermain bagus dalam hal menyerang ataupun bertahan. Hanya saja, para pemain masih banyak membuang banyak peluang yang didapatnya. Tapi mereka masih anak-anak bukan pemain profesional, jadi tidak apa," pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Berlaga ke Jepang, Timnas U-14 Maksimalkan 16 Pemain
Tim Nasional 26 Maret 2014, 23:09
-
Inilah Nama-nama Anggota Skuat Timnas U-14
Tim Nasional 18 Maret 2014, 15:52
-
Inilah Nama Pelatih Anyar Timnas U-14 dan U-17
Tim Nasional 14 Maret 2014, 10:56
-
Kaleidoskop Tim Nasional Indonesia 2013
Editorial 23 Desember 2013, 10:55
-
PSSI dan BTN Gelar Rapat Tentukan Komponen Pelatih Timnas
Tim Nasional 19 Desember 2013, 10:36
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Takjub dengan Momen Arsenal Angkat Trofi Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:14
-
Menanti Dinasti Arsenal di Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 12:40
-
Melihat di Balik Proses Perginya Pep Guardiola dari Manchester City
Liga Inggris 25 Mei 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR