Bola.net - Tim nasional Indonesia U-19 gagal memenuhi target mencapai babak semifinal di Piala Asia U-19 di Myanmar, 9-23 Oktober. Garuda Jaya menorehkan hasil buruk dengan menempati posisi juru kunci Grup B tanpa raihan poin. Hasil tersebut otomatis membuat Indonesia tersingkir lebih awal dan tidak mencapai target meraih satu tiket ke Piala Dunia U-20 di Selandia Baru.
Dampaknya, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Badan Tim Nasional (BTN), tidak memperpanjang kontrak Indra Sjafri selaku Pelatih Kepala Timnas Indonesia U-19. Sebenarnya kontrak Indra masih berlaku hingga tahun 2015 mendatang.
"Klausul kontraknya itu, adalah per even. Jika gagal di even tersebut, tentu diberhentikan. Apalagi, tim ini juga dibubarkan," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Joko Driyono, usai rapat Komite Eksekutif (Exco), di Jakarta, Senin (2/11) malam.
"Namun, para pemainnya dipertahankan untuk menghadapi ajang SEA Games pada 2017 dan Asian Games tahun 2018. Mereka diharapkan menjadi tulang punggung Timnas di era mendatang. Utamanya, dalam dua even tersebut. Kini, para pemain diharapkan terus menimba ilmu di klub-klub," sambungnya.
Sebelumnya, BTN mengapresiasi keberhasilan Indra Sjafri dengan memberikan kontrak berdurasi selama dua tahun, mulai Oktober 2013 sampai Oktober 2015.
Sosok asal Sumatera Barat tersebut dinilai berhasil membawa Evan Dimas dan kawan-kawan meraih gelar juara Piala AFF U-19 pada September 2013 dan mengantarkan Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia di Myanmar pada Oktober 2014. [initial]
(esa/hsw)
Dampaknya, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Badan Tim Nasional (BTN), tidak memperpanjang kontrak Indra Sjafri selaku Pelatih Kepala Timnas Indonesia U-19. Sebenarnya kontrak Indra masih berlaku hingga tahun 2015 mendatang.
"Klausul kontraknya itu, adalah per even. Jika gagal di even tersebut, tentu diberhentikan. Apalagi, tim ini juga dibubarkan," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Joko Driyono, usai rapat Komite Eksekutif (Exco), di Jakarta, Senin (2/11) malam.
"Namun, para pemainnya dipertahankan untuk menghadapi ajang SEA Games pada 2017 dan Asian Games tahun 2018. Mereka diharapkan menjadi tulang punggung Timnas di era mendatang. Utamanya, dalam dua even tersebut. Kini, para pemain diharapkan terus menimba ilmu di klub-klub," sambungnya.
Sebelumnya, BTN mengapresiasi keberhasilan Indra Sjafri dengan memberikan kontrak berdurasi selama dua tahun, mulai Oktober 2013 sampai Oktober 2015.
Sosok asal Sumatera Barat tersebut dinilai berhasil membawa Evan Dimas dan kawan-kawan meraih gelar juara Piala AFF U-19 pada September 2013 dan mengantarkan Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia di Myanmar pada Oktober 2014. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Divisi Utama Musim Depan Tanpa Pemain Asing
Bola Indonesia 3 November 2014, 02:47
-
Depak Indra Sjafri, BTN Pertahankan Aji Santoso
Tim Nasional 3 November 2014, 01:46
-
Bubarkan Timnas U-19, BTN Pertahankan Pemain
Tim Nasional 3 November 2014, 01:09
-
Tim Nasional 2 November 2014, 23:06

-
PT LI Belum Dapat Izin Gelar Final ISL di SUGBK
Bola Indonesia 2 November 2014, 22:42
LATEST UPDATE
-
Bedah Kekuatan Finalis Liga Europa: Aston Villa
Liga Eropa UEFA 19 Mei 2026, 18:17
-
Bedah Kekuatan Finalis Liga Europa: Freiburg
Liga Eropa UEFA 19 Mei 2026, 18:09
-
Di-PHP Barcelona, Jose Mourinho Ajak Marcus Rashford ke Real Madrid
Liga Spanyol 19 Mei 2026, 18:00
-
Jadwal Premier League di SCTV Malam Ini, 20 Mei 2026
Liga Inggris 19 Mei 2026, 17:34
LATEST EDITORIAL
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13


























KOMENTAR