
Bola.net - Pengamat sepak bola Indonesia, Justinus Lhaksana, angkat bicara soal reputasi Timnas Indonesia selama ini. Menurutnya, Skuad Garuda tak banyak berbeda dengan salah satu klub Premier League, Newcastle.
Namun, tentu yang dimaksud pria yang karib disapa Coach Justin tersebut bukan soal keuangan. Timnas Indonesia dan Newcastle tentu jauh berbeda.
Yang dimaksud Coach Justin adalah kemiripan keduanya di lapangan hijau. Baik Skuad Garuda dan Newcastle, menurutnya, sama-sama jago kandang.
"Kita itu masih dalam level kayak Newcastle. Jago kandang, away jelek," ucap Justin, dalam siniar Jus Indo di kanal Justinus Lhaksana.
Karena reputasi inilah, Justin mengaku sangat mendukung agenda tiga uji coba Indonesia jelang bertarung pada Piala Asia 2023. Menurutnya, Indonesia memang memerlukan laga uji coba yang dihelat tak di kandang sendiri.
"Saya selalu bilang, kalau friendly (games) lebih baik ketemu lawan yang di atas dan main away," tutur Justin.
Skuad Indonesia akan menjalani tiga laga uji coba sebelum bertarung di Piala Asia 2023. Ada dua tim yang akan menjadi lawan tanding mereka, Timnas Libya dan Iran.
Skuad Garuda dijadwalkan bakal melakoni laga uji coba kontra Libya di Turki. Ada dua laga uji coba kontra Libya. Laga pertama akan dimainkan pada Selasa, 2 Januari 2024. Lalu, laga kedua dimainkan pada Jumat, 5 Januari 2024.
Setelah dua kali berhadapan dengan Libya, Timnas Indonesia akan berjumpa dengan Iran. Laga ini akan dimainkan di Qatar, 9 Januari 2024. Ini adalah uji coba terakhir sekaligus bagian dari adaptasi dengan situasi di Qatar.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Kenang Momen Pegang Timnas Indonesia

Menurut Justin, soal uji coba, ia ingat dengan pengalamannya ketika menangani Timnas Indonesia beberapa waktu lalu. Menurut eks pelatih Timnas Futsal Indonesia tersebut, selama ia menakhodai timnas, ia selalu bermain tandang.
"Dulu, timnas yang saya pegang main away terus karena kita nggak ada duit untuk membuat event di kandang sendiri," kata Justin.
"Jadi ini sebuah plus point saya selalu main away," sambungnya.
Sempat Pertanyakan TC di Turki

Lebih lanjut, Justin pun mengaku sempat mempertanyakan rencana TC Timnas Indonesia di Turki. Pasalnya, saat ini, di negara tersebut sedang musim dingin. Suhu di situ pun sangat rendah.
"Sementara, kita akan main Piala Asia di Qatar, yang suhunya 30-an derajat," ujarnya.
"Namun, ternyata, dari Turki mereka baru ke sana. Jadi adaptasi dulu dengan dingin baru ke Qatar dan mereka main beberapa friendly (games)," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Jangan Lewatkan!
- Borneo FC Pamer Statistik Keren Nadeo Argawinata Usai Tak Masuk Skuad Timnas Indonesia: Sindiran unt
- Gacor! Sandy Walsh Sumbang 1 Assist, KV Mechelen Kalahkan Standard Liege 3-0
- Membedah Ketajaman 5 Penyerang Timnas Indonesia yang Disiapkan untuk Piala Asia: Rafael Struick Favo
- Jawaban Berkelas Marc Klok terkait Laga Timnas Indonesia Vs Jepang di Piala Asia 2023: Pantang Pesim
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Newcastsle Pulangkan David De Gea ke Premier League?
Liga Inggris 22 Desember 2023, 06:46
-
Coach Justin Samakan Timnas Indonesia dengan Newcastle, Kira-Kira Apanya?
Tim Nasional 22 Desember 2023, 00:30
-
Diminati Juventus dan Newcastle, Kalvin Phillips Ajukan Satu Syarat Ini
Liga Inggris 21 Desember 2023, 18:26
-
King Mudryk, Lord Mudryk, GOAT Mudryk, M-nya Itu Messi!
Liga Inggris 21 Desember 2023, 09:03
-
Daftar Lengkap Tim Lolos Semifinal Carabao Cup 2023
Liga Inggris 21 Desember 2023, 05:30
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR