Bola.net - - Saddil Ramdani menjadi sosok yang paling mendapatkan sorotan pasca kekalahan Indonesia melawan Thailand, Jum'at (15/9) sore. Pasalnya, ia mendapatkan kartu merah hanya sesaat setelah masuk lapangan.
Pada pertandingan babak semifinal Piala AFF U-18 tersebut, Saddil tidak tampil sebagai pemain inti. Ia duduk di bangku cadangan. Pelatih Indra Sjafri baru memasukkan Saddil pada saat laga masuk menit ke 45+1.
Namun, tak lama setelah masuk, ia langsung mendapatkan kartu merah. Saat itu, Saddil yang mengontrol bola dilanggar pemain Thailand dari belakang. Ada lutut yang mengenai punggung pemain Persela Lamongan ini.
Tapi, kemudian Saddil memberikan respon yang tidak perlu. Ia melakukan gerakan menyikut dada pemain Thailand. Kartu merah pun dilayangkan kepadanya.
Pasca momen tersebut, Saddil langsung mengucapkan permintaan maaf atas tindakannya lewat akun instagram miliknya. Berikut ini adalah kutipan permintaan maaf Saddil:
Saya pribadi meminta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia atas perilaku saya yang merugikan team ini Saya benar-benar reflek atas tindakan saya karena saya kaget dilutut dari belakang tapi ini semua pembelajaran berharga bagi saya
Apabila Anda mau menghujat silahkan tapi saya pribadi meminta maaf atas perilaku dan tindakan yang merugikan team dan masyarakat Indonesia.

Bermain dengan hanya 10 pemain, Indonesia sebenarnya tetap tampil dominan atas Thailand. Tapi, tidak ada gol yang mampu diciptakan hingga laga usai. Garuda Nusantara kemudian harus kalah dengan skor 3-2 lewat babak adu penalti. Laga final pun gagal digapai oleh Indonesia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Thailand: Kami Kalahkan Tim Terbesar
Tim Nasional 15 September 2017, 22:08
-
Malaysia ke Final, Indonesia Jumpa Myanmar untuk Posisi Ke-3
Tim Nasional 15 September 2017, 21:33
-
Gagal ke Final Timnas Indonesia U-19 Tetap Dapat Pujian
Tim Nasional 15 September 2017, 21:03
-
Pembelaan Indra Sjafri Untuk Saddil Ramdani
Tim Nasional 15 September 2017, 20:51
-
Indra Sjafri: Terima Kasih Pemain, Mohon Maaf Indonesia
Tim Nasional 15 September 2017, 20:41
LATEST UPDATE
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55






















KOMENTAR