
Bola.net - Pertandingan kualifikasi Piala Asia U-22, 5-15 Juli, tetap digelar di Pekanbaru meski saat ini ada informasi bahwa lokasi pertandingan akan dipindahkan ke Surabaya.
Ketum PSSI Djohar Arifin, mengatakan, hingga saat ini PSSI belum ada rencana untuk memindahkan lokasi pertandingan kualifikasi kejuaraan yang baru pertama kali digelar ini.
"Surabaya hanya lokasi cadangan. Semuanya juga tahu bahwa memindahkan lokasi pertandingan bukan perkara mudah. Waktunya juga sudah dekat," ujar Djohar.
Menurutnya, untuk menetapkan Pekanbaru sebagai tuan rumah kualifikasi Piala Asia U-22 Grup E bukan perkara mudah. Indonesia harus bersaing dengan negara-negara besar yang menjadi satu grup yaitu Jepang dan Australia.
Bahkan, kata dia, untuk mendukung pelaksanaannya, perwakilan dari AFC telah melakukan pemantauan langsung terhadap dua stadion yang akan menjadi lokasi pertandingan kualifikasi. Dua stadion itu adalah Kaharudin Nasution dan Stadion Utama Riau.
"Selain perwakilan AFC, beberapa perwakilan negara peserta juga telah meninjau lokasi di Riau," katanya.
Djohar mengaku, saat ini banyak negara peserta kualifikasi telah memesan hotel serta kebutuhan lain yang akan digunakan selama tinggal di Pekanbaru.
Pernyataan Djohar ini bertolak belakang dengan yang diungkapkan oleh Sekjen PSSI Tri Goestoro di Surabaya, Selasa (29/5), setelah meninjau Stadion Bung Tomo, Stadion 10 November, dan Gelora Delta Sidoarjo.
Tri Goesoro di sela kunjungannya mengaku akan mengajukan Surabaya sebagai pengganti Pekanbaru sebagai tuan rumah kualifikasi Piala Asia U-22. Salah satu alasannya adalah stadion di Pekanbaru masih bermasalah dalam hukum.
(ant/end)
Ketum PSSI Djohar Arifin, mengatakan, hingga saat ini PSSI belum ada rencana untuk memindahkan lokasi pertandingan kualifikasi kejuaraan yang baru pertama kali digelar ini.
"Surabaya hanya lokasi cadangan. Semuanya juga tahu bahwa memindahkan lokasi pertandingan bukan perkara mudah. Waktunya juga sudah dekat," ujar Djohar.
Menurutnya, untuk menetapkan Pekanbaru sebagai tuan rumah kualifikasi Piala Asia U-22 Grup E bukan perkara mudah. Indonesia harus bersaing dengan negara-negara besar yang menjadi satu grup yaitu Jepang dan Australia.
Bahkan, kata dia, untuk mendukung pelaksanaannya, perwakilan dari AFC telah melakukan pemantauan langsung terhadap dua stadion yang akan menjadi lokasi pertandingan kualifikasi. Dua stadion itu adalah Kaharudin Nasution dan Stadion Utama Riau.
"Selain perwakilan AFC, beberapa perwakilan negara peserta juga telah meninjau lokasi di Riau," katanya.
Djohar mengaku, saat ini banyak negara peserta kualifikasi telah memesan hotel serta kebutuhan lain yang akan digunakan selama tinggal di Pekanbaru.
Pernyataan Djohar ini bertolak belakang dengan yang diungkapkan oleh Sekjen PSSI Tri Goestoro di Surabaya, Selasa (29/5), setelah meninjau Stadion Bung Tomo, Stadion 10 November, dan Gelora Delta Sidoarjo.
Tri Goesoro di sela kunjungannya mengaku akan mengajukan Surabaya sebagai pengganti Pekanbaru sebagai tuan rumah kualifikasi Piala Asia U-22. Salah satu alasannya adalah stadion di Pekanbaru masih bermasalah dalam hukum.
(ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Menunggu Panggilan Kedua Satgas AFC
Bola Indonesia 31 Mei 2012, 21:45
-
Akademi Nusantara Dipastikan Mulai Tepat Waktu
Bola Indonesia 31 Mei 2012, 21:15
-
Erol Tak Tahu Menahu Rencana Mogok Pemain
Bola Indonesia 31 Mei 2012, 11:49
-
Djohar Tegaskan Venue Piala Asia U-22 Tetap di Pekanbaru
Tim Nasional 31 Mei 2012, 10:50
-
Joko Driyono Apresiasi Langkah APPI
Bola Indonesia 31 Mei 2012, 10:10
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Takjub dengan Momen Arsenal Angkat Trofi Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:14
-
Menanti Dinasti Arsenal di Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 12:40
-
Melihat di Balik Proses Perginya Pep Guardiola dari Manchester City
Liga Inggris 25 Mei 2026, 11:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR