Bola.net - Timnas Indonesia kalah 0-1 memang disesali oleh orang tua Endra Prasetya. Namun bagi keduanya, anaknya sudah tampil gemilang menghalau gempuran-gempuran pemain Irak.
"Endra tetap tampil bagus. Kita bisa lihat sendiri dia bekerja keras dan melakukan beberapa kali penyelamatan," tegas ayah dari penjaga gawang utama Timnas itu, Soeprapto usai laga, Rabu (6/02).
Bagi pria yang gemar mengumpulkan klipingan koran tentang perjalanan karir putra keduanya ini, kekalahan ini sudah hasil maksimal. Mengingat Irak sebenarnya adalah lawan yang cukup berat. Ia juga tak mau menyalahkan backpass Handi Ramdhan yang berujung gol Irak.
Bola.net memang berkesempatan nonton bareng keluarga Endra di kediaman mereka di daerah Bendul Merisi Surabaya malam ini. Raut tegang terpancar dari wajah Ibu Endra, Hj Euis Yoyoh Komariah. Jeritan khas ibu-ibu sesekali muncul tatkala Endra harus jatuh bangun menghalau setiap serangan Irak. Suasana kian ramai karena kakak dan adik ipar Endra beserta satpam perumahan ikut nobar di sana.
Ibu Endra yang asli Sunda ini mengaku perasaannya campur aduk kala nonton langsung putranya tampil berbaju Garuda Merah Putih. "Tampil membela Timnas itu memang bikin kita senang. Tapi namanya juga melihat anak sendiri disikut dan tabrakan juga ngeri mas," kata Euis.
"Tapi hari ini Endra main bagus nggak seperti pertandingan sebelumnya (lawan Yordania). Mungkin sebelumnya karena faktor hujan," tambahnya. (fjr/dzi)
"Endra tetap tampil bagus. Kita bisa lihat sendiri dia bekerja keras dan melakukan beberapa kali penyelamatan," tegas ayah dari penjaga gawang utama Timnas itu, Soeprapto usai laga, Rabu (6/02).
Bagi pria yang gemar mengumpulkan klipingan koran tentang perjalanan karir putra keduanya ini, kekalahan ini sudah hasil maksimal. Mengingat Irak sebenarnya adalah lawan yang cukup berat. Ia juga tak mau menyalahkan backpass Handi Ramdhan yang berujung gol Irak.
Bola.net memang berkesempatan nonton bareng keluarga Endra di kediaman mereka di daerah Bendul Merisi Surabaya malam ini. Raut tegang terpancar dari wajah Ibu Endra, Hj Euis Yoyoh Komariah. Jeritan khas ibu-ibu sesekali muncul tatkala Endra harus jatuh bangun menghalau setiap serangan Irak. Suasana kian ramai karena kakak dan adik ipar Endra beserta satpam perumahan ikut nobar di sana.
Ibu Endra yang asli Sunda ini mengaku perasaannya campur aduk kala nonton langsung putranya tampil berbaju Garuda Merah Putih. "Tampil membela Timnas itu memang bikin kita senang. Tapi namanya juga melihat anak sendiri disikut dan tabrakan juga ngeri mas," kata Euis.
"Tapi hari ini Endra main bagus nggak seperti pertandingan sebelumnya (lawan Yordania). Mungkin sebelumnya karena faktor hujan," tambahnya. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tim Nasional 6 Februari 2013, 23:51

-
PPA 2015: Satu Gol Irak Buyarkan Ambisi Indonesia
Tim Nasional 6 Februari 2013, 22:30
-
HT Review: Indonesia Sementara Tahan Imbang Irak
Tim Nasional 6 Februari 2013, 21:30
-
Lawan Irak, Timnas Gagal Diperkuat Raphael Maitimo
Tim Nasional 6 Februari 2013, 19:08
-
Hadapi Irak, Skuad Garuda Main Dalam Suhu Ideal
Tim Nasional 6 Februari 2013, 16:55
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25


















KOMENTAR