Firman Utina Sebut Timnas Indonesia Vs Arab Saudi Bak Laga Final: Tidak Boleh Main Bertahan dan Tidak Ada Alasan Tak Menang

Bola.net - Legenda Timnas Indonesia, Firman Utina, menilai pertandingan melawan Timnas Arab Saudi akan menjadi momen krusial. Laga ini menjadi bagian dari perjuangan Skuad Garuda di Putaran Keempat Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Arab Saudi pada Rabu (8/10/2025) dan Irak pada Sabtu (11/10). Dua pertandingan tersebut akan digelar di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah.
Juara Grup B nantinya akan lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Sementara itu, tim yang finis sebagai runner-up Grup B bakal menghadapi runner-up Grup A di Putaran Kelima Kualifikasi pada November 2025.
Firman menyebut duel melawan Arab Saudi memiliki bobot tinggi bagi Timnas Indonesia. Ia menilai laga ini tak ubahnya seperti final bagi pasukan Patrick Kluivert.
"Ini pertandingan yang krusial ya. Ibaratnya ini partai final. Kalau kita gak bisa juga menang lawan Arab Saudi, belum tentu kita bisa lolos ke langkah selanjutnya, ya kan, termasuk motivasinya dan lain-lain," ujar Firman Utina kepada Bola.net, Selasa (7/10).
Tidak Ada Alasan untuk Tak Menang
Eks kapten Timnas Indonesia itu berharap Kluivert dan asistennya, Alex Pastoor bisa memaksimalkan seluruh pemain yang dibawa ke Jeddah. Komposisi tim yang lengkap menjadi modal penting untuk menghadapi lawan berat seperti Arab Saudi.
"Jadi harapan saya, full team yang dibawa oleh Coach Kluivert dan Coach Alex Pastor ini bisa dimanfaatkan oleh pemain-pemain yang diturunkan pertama. Kita lihat sekarang, Arab Saudi memang start awalnya oke, agak sedikit kurang, dan lain-lain," kata Firman.
Namun, Firman mengingatkan bahwa Arab Saudi menunjukkan perkembangan pesat sepanjang Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ia menilai Timnas Indonesia juga harus menampilkan tren serupa untuk menjaga peluang lolos ke Piala Dunia 2026.
"Tapi berjalannya kompetisi ini, Kualifikasi Piala Dunia ini, makin ke sini Arab Saudi makin bagus. Nah, tentunya kita juga harus demikian. Memang laga agak berat lawan Arab Saudi, tapi gak ada alasan untuk kita tidak bisa memenangkan pertandingan itu," ucap Firman.
Datang Bukan untuk Bertahan
Firman kemudian menyoroti pendekatan permainan yang sebaiknya diterapkan Timnas Indonesia. Ia menilai Thom Haye dan rekan-rekan tidak datang untuk bermain bertahan.
"Kalau saya lihat dengan komposisi yang dibawa, ya pemain-pemain yang kita memang bukan tujuan untuk bertahan ya. Tujuannya untuk menyerang," imbuh Firman.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Juga:
- Ole Romeny Dianggap Tetap Pilihan Terbaik untuk Lini Serang Timnas Indonesia
- Stadion Tuan Rumah Punya Catatan Merah di Putaran Sebelumnya: Timnas Indonesia Boleh Pede Jungkalkan Arab Saudi!
- Prediksi Media Inggris: Indonesia Bisa Jadi Batu Sandungan Serius bagi Arab Saudi
- Arab Saudi dan Irak Memang Langganan Piala Dunia, Tapi Timnas Indonesia Bisa Kalahkan Mereka!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR