Bola.net - Jelang laga perdana timnas Indonesia U-19 di Piala Asia U-19, Jumat (10/10) mendatang melawan Uzbekistan, pelatih Garuda Jaya, Indra Sjafri mengungkapkan pihaknya telah memiliki skema alternatif untuk diterapkan saat pertandingan.
"Kami tentu sudah menyiapkan skema alternatif. Ada empat hingga lima skema. Itu akan kami mantapkan lagi," ungkap Indra.
Setelah Uzbekistan, Garuda Jaya- julukan Timnas Indonesia U-19- akan berhadapan dengan Australia dan Uni Emirat Arab. Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan, diharapkan minimal menembus semifinal demi meraih tiket Piala Dunia U-20 2015 di Selandia Baru.
"Soal lawan, kami sudah mempelajari kekuatan dan kekurangan mereka," imbuhnya.
Timnas indonesia U-19, telah bertolak ke Myanmar sejak Minggu (5/10) pagi. Sebelum berangkat, Indra Safri juga sudah memantapkan kemampuan para pemain.
Di antaranya, seputar eksekusi bola mati. Latihan mencakup tendangan penjuru (kanan-kiri), tendangan bebas, dan juga penalti.
"Saya juga sudah menentukan siapa saja pemain yang bakal menjadi eksekutor bola-bola mati tersebut. Pada saat pertandingan nanti, tidak ada pemain yang bertanya-tanya lagi siapa yang harus menjadi eksekutor bola mati tersebut," pungkasnya (esa/dzi)
"Kami tentu sudah menyiapkan skema alternatif. Ada empat hingga lima skema. Itu akan kami mantapkan lagi," ungkap Indra.
Setelah Uzbekistan, Garuda Jaya- julukan Timnas Indonesia U-19- akan berhadapan dengan Australia dan Uni Emirat Arab. Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan, diharapkan minimal menembus semifinal demi meraih tiket Piala Dunia U-20 2015 di Selandia Baru.
"Soal lawan, kami sudah mempelajari kekuatan dan kekurangan mereka," imbuhnya.
Timnas indonesia U-19, telah bertolak ke Myanmar sejak Minggu (5/10) pagi. Sebelum berangkat, Indra Safri juga sudah memantapkan kemampuan para pemain.
Di antaranya, seputar eksekusi bola mati. Latihan mencakup tendangan penjuru (kanan-kiri), tendangan bebas, dan juga penalti.
"Saya juga sudah menentukan siapa saja pemain yang bakal menjadi eksekutor bola-bola mati tersebut. Pada saat pertandingan nanti, tidak ada pemain yang bertanya-tanya lagi siapa yang harus menjadi eksekutor bola mati tersebut," pungkasnya (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hadapi Uzbekistan, Indra Sjafri Punya Banyak Skema
Tim Nasional 6 Oktober 2014, 18:36
-
Tolak Uzbekistan, Timnas U-19 Utamakan Turnamen di Spanyol
Tim Nasional 21 April 2014, 16:53
-
Highlights PD U-20: Selandia Baru 0-3 Uzbekistan
Open Play 24 Juni 2013, 02:31
-
Piala Dunia 24 Juni 2013, 02:25

-
Highlights WCQ 2014: Korea Selatan 0-1 Iran
Open Play 18 Juni 2013, 22:37
LATEST UPDATE
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR