
Bola.net - Bola.net akan merayakan ulang tahun ke-15 pada 2 Agustus 2024 nanti. Pada periode itu, Bola.net turut serta mewarnai pemberitaan olahraga termasuk kiprah Timnas Indonesia.
Pada periode 2009 hingga 2024, ada banyak momen yang direkam Bola.net terkait Timnas Indonesia. Ada momen buruk ketika terjadi dualisme Timnas Indonesia. Lalu, ada juga momen bagus periode 2022 hingga sekarang.
Bola.net turut memberitakan ketika Boaz Solossa mencetak gol ke gawang Uruguay pada laga uji coba 2010 lalu. Seusai laga, Boaz mendapatkan jersey Luis Suarez. Sementara, Okto Maniani mendapatkan jersey Edinson Cavani.
Setahun sebelum Boaz membobol gawang La Celeste, banyak momen menarik lain yang dilewati Timnas Indonesia. Pada tahun itu pula Bola.net mulai mewarnai pemberitaan olahraga di Indonesia.
Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Gambaran Timnas Indonesia pada 2009

Sepanjang 2009, seperti dikutip dari Soccerway, ada lima laga FIFA Matchday yang dimainkan Timnas Indonesia. Empat laga di kualifikasi Piala Asia 2011 dan satu laga uji coba.
Empat laga kualifikasi Piala Asia itu antara lain melawan Oman, Australia, dan Kuwait (2 kali). Sementara, satu laga uji coba adalah duel lawan Singapura.
Ketika itu, Indonesia dilatih sosok lokal Benny Dollo. Pria asal Manado itu dipilih lantaran punya reputasi bagus. Benny Dollo dinilai sukses ketika melatih Arema Malang dan Persita Tangerang.
Gambaran starting xi Timnas Indonesia pada edisi 2009 (c) Bola
Bagi Benny Dollo, ini adalah kali kedua dia dipercaya jadi pelatih Skuad Garuda. Sebelumnya, pada 2000 hingga 2001, dia juga ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Dari barisan pemain, ada beberapa nama top yang membela Timnas Indonesia pada edisi 2009 itu. Trio Boaz Solossa, Bambang Pamungkas, dan Budi Sudarsono jadi andalan di lini depan. Lalu, ada nama Ricardo Salampessy, Nova Arianto, Isnan Ali, Ismed Sofyan, dan Charis Yulianto di lini belakang.
Duet ikonik Ponaryo Astaman dan Firman Utina jadi andalan di tengah. Duo ini bertahan di Timnas Indonesia untuk waktu yang sangat lama. Performa mereka sangat konsisten. Lalu, ada juga nama Hariono, Syamsul Chaeruddin, Eka Ramdani, dan Muhammad Ridwan yang performanya cukup konsisten.
Indonesia Tahan Imbang Australia di Gelora Bung Karno

Timnas Indonesia berada di Grup B pada babak kualifikasi Piala Asia 2011. Saat itu, pasukan Benny Dolo harus berhadapan dengan Australia, Kuwait, dan Oman. Tiga lawan yang di atas kertas sangat sulit bagi Indonesia.
Laga pertama yang dimainkan Indonesia pada 2009 adalah Oman. Laga ini dimainkan di Stadion Sultan Qaboos, 19 Januari 2009. Saat itu, Bambang Pamungkas dan kolega mampu menahan imbang san tuan rumah dengan skor 0-0.
Setelah itu, pada 28 Januari 2009, Skuad Garuda berjumpa Australia di Stadion Gelora Bung Karno. Indonesia menahan imbang Australia dengan skor 0-0.
Indonesia vs Australia tahun 2009, ada yang ingat pertandingan ini? 😁#TimNasDay https://t.co/8P4Qcc5FhM pic.twitter.com/azK2LxMwzB
— ADILUHUNG (@adiluhungwrks) May 2, 2024
Pada 3 Maret 2009, Indonesia menjalani laga tandang ke Stadion Suncorp untuk menantang Australia. Indonesia hanya kalah 0-1 dari The Socceroos. Mark Milligan jadi pencetak gol ke gawang Indonesia yang dikawal Markus Horison.
Eits, tunggu dulu! Hasil tersebut perlu diberi catatan. Ketika itu, Australia datang ke Jakarta tidak dengan komposisi pemain terbaiknya. Pelatih Pim Verbeek tidak membawa Harry Kewell, Tim Cahill, Mark Bresciano, hingga Marc Schwarzer.
Timnas Indonesia Gagal Lolos ke Piala Asia 2011

Timnas Indonesia memainkan enam laga di babak Kualifikasi Piala Asia 2011. Saat itu, pasukan Benny Dolo gagal meraih kemenangan sama sekali. Hanya tiga poin yang didapat hasil imbang lawan Kuwait, Australia, dan Oman.
Indonesia pada akhirnya menjadi juru kunci klasemen Grup B Kualifikasi Piala Asia 2011. Garuda Muda mencetak tiga gol dan kebobolan enam kali. Berikut adalah klasemen akhir Grup B:
Klasemen akhir Grup B Kualifikasi Piala Asia 2011 (c) Soccerway
Indonesia sebelumnya tampil di Piala Asia 2007, dengan status tuan rumah. Saat itu, Indonesia tampil cukup bagus dengan meraih kemenangan lawan Bahrain, lewat gol Budi Sudarsono dan Bambang Pamungkas. Namun, Skuad Garuda gagal lolos dari fase grup.
Indonesia harus menunggu cukup lama untuk bisa lolos ke putaran final Piala Asia lagi. Setelah absen pada edisi 2011, Indonesia juga absen pada edisi 2015 dan 2019. Indonesia akhirnya kembali tampil di Piala AFF pada 2023.
Well, begitulah gambaran wajah Timnas Indonesia pada 2009 lalu. Saat itu, Bola.net pertama kali mengudara dan hingga kini tetap setia menemani perjalanan Skuad Garuda serta Bolaneters.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ole Romeny Dapat Nomor 77, Ivar Jenner Belum Masuk Tim Utama FC Utrecht
Tim Nasional 31 Juli 2024, 14:39
-
Imbang 0-0 Lawan Australia! Begini Wajah Timnas Indonesia 15 Tahun Lalu
Tim Nasional 31 Juli 2024, 13:18
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026, 6-11 Januari 2026
Bulu Tangkis 5 Januari 2026, 11:11
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Malaysia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Januari 2026, 11:03
-
Kabar Baik MU! Bruno Fernandes dan Mason Mount Fix Comeback Lawan Burnley
Liga Inggris 5 Januari 2026, 10:41
-
Telan Dua Hasil Imbang Beruntun, Matheus Cunha Minta MU Lekas Move On
Liga Inggris 5 Januari 2026, 10:24
-
Kritik Manajemen MU, Ruben Amorim Terancam Dipecat?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 09:59
-
Daftar Pemain Voli Putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 09:57
-
Panduan Lengkap Skrining BPJS Kesehatan 2026: Begini Caranya!
News 5 Januari 2026, 09:11
-
Daftar Pemain Voli Putra Jakarta Garuda Jaya di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 09:08
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43























KOMENTAR