
Bola.net - Shin Tae-yong layak dipuji kehebatannya. Kehebatannya ini bukan sekadar soal hasil akhir pertandingan, tetapi juga variasi formasi yang dipakai oleh timnas Indonesia.
Pelatih asal Korea Selatan itu tidak pernah berada di pakem formasi yang sama di setiap pertandingannya. Ia bisa saja memasang formasi tiga bek atau empat bek.
Tak heran jika tidak ada yang tahu formasi apa yang akan dipasang STY di laga selanjutnya. Nyaris tidak ada pola khusus yang dipakai STY setiap menghadapi laga.
Sementara itu, timnas Indonesia akan memiliki agenda internasional di FIFA Matchday. Tim senior akan berhadapan dengan Curacao, pada Sabtu (24/9/2022) dan Selasa (27/9/2022).
Kira-kira formasi apa saja yang bisa diterapkan STY? Simak ulasan selengkapnya di bawah yuk, Bolaneters~
5-2-3/5-4-1/3-4-3

STY dan timnas Indonesia sudah cukup akrab dengan sistem tiga bek. Sistem ini lah yang meloloskan timnas Indonesia U-20 dan timnas indonesia senior ke Piala Asia.
Formasinya pun variatif, bisa dilihat sebagai 5-2-3, 5-4-1, atau bahkan 3-4-3. Tapi prinsipnya sama, yaitu menempatkan lima pemain di lini belakang guna menutup ruang vertikal di lapangan.
Kebetulan dari komposisi pemain yang dipanggil STY, seluruh pemainnya sudah memadai untuk memainkan sistem tiga bek ini. STY juga punya kecenderungan untuk memainkan tiga bek di pertandingan penting dan akan bertemu lawan yang kuat.
4-3-3/4-2-3-1

Bermain empat bek juga bukan hal yang asing bagi timnas Indonesia di bawah komando STY. Formasi pakem empat bek ini pernah dipakai selama gelaran Piala AFF dan SEA Games.
Variasi formasinya bisa dengan double pivot atau single pivot. Namun intinya adalah menempatkan tiga gelandang di tengah dan empat bek saja di lini belakang.
Namun, STY cenderung memainkan sistem empat bek ini ketika sudah tahu betul dengan gaya main tim yang akan dihadapi atau yakin bisa bermain menyerang dan tidak terlalu khawatir saat bertahan.
4-4-2

Formasi klasik ini juga pernah dicoba STY di beberapa pertandingan resmi dan persahabatan. Dibandingkan dua variasi formasi di atas, 4-4-2 paling sedikit digunakan.
Kemungkinan 4-4-2 digunakan juga sangat kecil ketika bertemu dengan tim yang diketahui peringkat FIFA-nya di atas Indonesia. Sebab, Indonesia pasti akan kalah jumlah di tengah dan rawan di lini belakang.
Apalagi saat ini STY hanya membawa tiga penyerang murni di skuad. Alih-alih menggunakan formasi dengan dua penyerang, paling mungkin adalah menggunakan satu penyerang saja.
23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday September 2022
Kiper: Muhammad Riyandi (Persis Solo), Nadeo Argawinata (Bali United), Syahrul Trisna Fadillah (Persikabo)
Belakang: Muhammad Ferarri (Persija), Asnawi Mangkualam (Ansan), Elkan Baggott (Gillingham), Pratama Arhan (Tokyo Verdy), Fachrudin Aryanto (Madura United), Rizky Ridho (Persebaya), Koko Ari (Persebaya)
Tengah: Rachmat Irianto (Persib), Marselino Ferdinan (Persebaya), Ricky Kambuaya (Persib), Marc Klok (Persib), Syahrian Abimanyu (Persija)
Depan: Dendy Sulistyawan (Bhayangkara), Egy Maulana Vikri (ViOn Zlate), Yakob Sayuri (PSM), Witan Sulaeman (AS Trencin), Saddil Ramdani (Sabah FC), Muhammad Ramadhan Sananta (PSM), Dimas Drajad (Persikabo), Muhammad Rafli (Arema FC)
Coba Baca yang Ini Juga!
- FIFA Takjub dengan Persiapan Stadion Gelora Bung Tomo untuk Piala Dunia U-20 2023
- Naik Kelas, Muhammad Ferarri Ngaku Dirangkul Senior-seniornya di Timnas Indonesia
- Piala AFF 2022: Naturalisasi Lancar, Jalan Sandy Walsh dan Jordi Amat Bela Timnas Indonesia Terbuka
- 5 Pemain dengan Jumlah Gol Lebih Banyak daripada Penyerang Timnas Indonesia, Hardianto Tajam Lho!
- Jejak Prestasi Timnas Indonesia di Piala Asia U-20: Pernah Sekali Juara
- 3 Pemain Timnas Indonesia U-20 yang Harus Dipertahankan untuk Piala Asia U-20 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Dia Dua Target Besar Elkan Baggot Bersama Timnas Indonesia
Tim Nasional 21 September 2022, 17:14
-
Elkan Baggott Buka Peluang Bermain di Indonesia, Tapi yang Berminat Harap Sabar Dulu Ya
Tim Nasional 21 September 2022, 16:52
-
Indonesia vs Curacao, Meraba Variasi Formasi yang Bisa Dipakai Garuda
Tim Nasional 21 September 2022, 16:10
-
Naik Kelas, Muhammad Ferarri Ngaku Dirangkul Senior-seniornya di Timnas Indonesia
Tim Nasional 21 September 2022, 14:35
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR