Bola.net - Rahmad Darmawan akhirnya buka suara terkait penunjukannya sebagai pelatih Timnas U-23 oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia. Menurut pelatih yang kini menukangi Arema Indonesia tersebut, lebih baik task force terlebih dahulu menyelesaikan permasalahan konflik sepak bola di Indonesia.
Dalam pernyataan yang diterima redaksi Bola.net, pelatih yang karib disapa coach RD ini mengaku bahwa dia memutuskan untuk menanti konflik terlebih dahulu selesai sebelum menerima tawaran untuk melatih timnas. Salah satu pertimbangannya adalah tidak akan efektifnya kinerja pelatih timnas, siapapun orangnya, karena ada dua induk organisasi sepak bola di Indonesia.
Berikut pernyataan lengkap Coach RD yang diterima redaksi Bola.net, Jumat (21/12):
Assalammualaikum wr wb. Salam Olahraga. Ini statement resmi saya pasca penunjukan diri saya sebagai pelatih tim Sea Games oleh KONI. Saya berterima kasih dan sangat gembira dengan tugas tersebut. Namun saat ini lebih baik apabila Task Force menyelesaikan masalah soal konflik organisasi sepakbola Indonesia terlebih dahulu, mengingat FIFA sudah memberi batas waktu sampai akhir Maret. Karena siapapun pelatih TIMNAS saat ini tidak akan efektif melaksanakan tugasnya selama ada dua induk organisasi sepakbola di Indonesia. Sementara pemain terbaik ada di dua organisasi tersebut. Setelah selesai masalah tersebut maka saya sangat siap melaksanakan tugas sebagai pelatih TIMNAS. Demikian mohon tidak ditambah atau dikurangi. Wassalammualaikum wr wb.
Sebelumnya, Ketua KONI, Tono Suratman telah menunjuk Rahmad Darmawan sebagai pelatih kepala Timnas U-23 SEA Games Myanmar 2013. Menurut Tono, penunjukan ini adalah bagian dari persiapan kontingen Indonesia di event dua tahunan tersebut. Selain itu, Tono menambahkan, langkah ini juga dilakukan karena KONI sebagai pengendali Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima).
Bagi Rahmad Darmawan, ini bukan pertama kalinya dia ditunjuk sebagai Pelatih Timnas U-23. 2011 lalu, pelatih kelahiran 26 November 1966 ini juga sempat didaulat sebagai Pelatih Timnas U-23 di ajang SEA Games. Waktu itu, dia berhasil membawa Garuda Muda meraih medali perak di ajang tersebut. (den/dzi)
Dalam pernyataan yang diterima redaksi Bola.net, pelatih yang karib disapa coach RD ini mengaku bahwa dia memutuskan untuk menanti konflik terlebih dahulu selesai sebelum menerima tawaran untuk melatih timnas. Salah satu pertimbangannya adalah tidak akan efektifnya kinerja pelatih timnas, siapapun orangnya, karena ada dua induk organisasi sepak bola di Indonesia.
Berikut pernyataan lengkap Coach RD yang diterima redaksi Bola.net, Jumat (21/12):
Assalammualaikum wr wb. Salam Olahraga. Ini statement resmi saya pasca penunjukan diri saya sebagai pelatih tim Sea Games oleh KONI. Saya berterima kasih dan sangat gembira dengan tugas tersebut. Namun saat ini lebih baik apabila Task Force menyelesaikan masalah soal konflik organisasi sepakbola Indonesia terlebih dahulu, mengingat FIFA sudah memberi batas waktu sampai akhir Maret. Karena siapapun pelatih TIMNAS saat ini tidak akan efektif melaksanakan tugasnya selama ada dua induk organisasi sepakbola di Indonesia. Sementara pemain terbaik ada di dua organisasi tersebut. Setelah selesai masalah tersebut maka saya sangat siap melaksanakan tugas sebagai pelatih TIMNAS. Demikian mohon tidak ditambah atau dikurangi. Wassalammualaikum wr wb.
Sebelumnya, Ketua KONI, Tono Suratman telah menunjuk Rahmad Darmawan sebagai pelatih kepala Timnas U-23 SEA Games Myanmar 2013. Menurut Tono, penunjukan ini adalah bagian dari persiapan kontingen Indonesia di event dua tahunan tersebut. Selain itu, Tono menambahkan, langkah ini juga dilakukan karena KONI sebagai pengendali Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima).
Bagi Rahmad Darmawan, ini bukan pertama kalinya dia ditunjuk sebagai Pelatih Timnas U-23. 2011 lalu, pelatih kelahiran 26 November 1966 ini juga sempat didaulat sebagai Pelatih Timnas U-23 di ajang SEA Games. Waktu itu, dia berhasil membawa Garuda Muda meraih medali perak di ajang tersebut. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadi Pelatih Timnas, Rahmad Darmawan Tunggu Konflik Usai
Tim Nasional 21 Desember 2012, 21:16
-
Aji Santoso Tak Permasalahkan Pengangkatan RD
Tim Nasional 21 Desember 2012, 20:39
-
Task Force Dukung PSSI Bentuk Timnas Terbaik
Tim Nasional 21 Desember 2012, 20:30
-
Jajang Komentari Tiga Pemainnya Yang Dipanggil Timnas
Bola Indonesia 21 Desember 2012, 19:30
-
Atep Terkejut Sekaligus Senang Dipanggil ke Timnas
Tim Nasional 21 Desember 2012, 18:31
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR