John Herdman Bidik 2 Pemain Naturalisasi, Wonderkid Arsenal Demiane Agustien Masuk Radar PSSI

John Herdman Bidik 2 Pemain Naturalisasi, Wonderkid Arsenal Demiane Agustien Masuk Radar PSSI
Pemain Timnas Indonesia merayakan gol Dean James pada laga final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand (c) Budy Santoso

Bola.net - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dikabarkan menginginkan tambahan dua pemain naturalisasi untuk memperkuat skuad Garuda. PSSI pun mulai dikaitkan dengan sejumlah pemain diaspora yang dinilai sesuai dengan kebutuhan tim, termasuk wonderkid Arsenal, Demiane Agustien.

Nama Demiane Agustien kembali menjadi sorotan setelah Herdman mengungkapkan upaya mendatangkan pemain diaspora yang dapat mengisi posisi nomor tujuh dan sebelas. Pemain muda berusia 19 tahun itu dinilai memiliki profil menarik karena mampu beroperasi sebagai gelandang serang maupun penyerang sayap.

Agustien lahir di Oss, Belanda, pada 28 Juli 2007 dan memiliki darah Indonesia dari garis keturunan neneknya yang lahir di Jakarta. Ia merupakan putra Kemy Agustien, mantan pesepak bola berpaspor Curacao yang pernah memperkuat sejumlah klub Inggris, termasuk Birmingham City, Swansea City, Crystal Palace, dan Brighton & Hove Albion.

Peluang membawa Agustien ke Timnas Indonesia kini menjadi perhatian setelah Noor Korompot, Staf Khusus Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas, mengungkapkan bahwa tim hukum PSSI sedang mempelajari kemungkinan naturalisasinya. Meski memiliki garis keturunan Indonesia, proses tersebut masih menyisakan persoalan yang perlu diperiksa, terutama terkait riwayat penampilan Agustien bersama tim nasional kelompok umur Curacao dan Belanda.

1 dari 2 halaman

PSSI Pelajari Peluang Naturalisasi Demiane Agustien

Agustien memiliki latar belakang yang sesuai dengan kebutuhan Timnas Indonesia, khususnya untuk menambah opsi di sektor serang. Kemampuannya bermain sebagai gelandang serang dan penyerang sayap juga sejalan dengan kebutuhan pemain di posisi nomor tujuh dan sebelas yang tengah diupayakan John Herdman.

Noor Korompot mengungkapkan bahwa garis keturunan Indonesia Agustien berasal dari pihak ibunya, yang memiliki darah campuran Mesir-Indonesia. Nenek Agustien dari pihak ibu disebut lahir di Indonesia, tepatnya di Jakarta.

"Demiane Agustien memperoleh garis darah Indonesia dari pihak ibunya, yang memiliki keturunan campuran Mesir-Indonesia serta seorang ibu, nenek Demiane, yang lahir asli di Indonesia," tulis Noor Korompot dalam akun Instagramnya, @noorkorompotalks, Selasa (13-9-2026).

Noor juga menyampaikan bahwa tim hukum PSSI sedang bekerja untuk mempelajari proses tersebut. Ia menegaskan bahwa naturalisasi tetap berpegang pada prinsip bahwa pemain yang diproses harus memiliki darah keturunan Indonesia.

"Prosesnya, insyaallah. Tim Lawyer PSSI sedang bekerja. Prinsip yang tidak berubah dari proses naturalisasi sebelumnya hanya akan dilakukan untuk pemain yang memiliki darah keturunan Indonesia," jelasnya.

2 dari 2 halaman

Riwayat Timnas Kelompok Umur Jadi Tantangan

Meski memiliki garis keturunan Indonesia, peluang Agustien membela Timnas Indonesia tidak hanya bergantung pada proses naturalisasi. Riwayat penampilannya bersama tim nasional kelompok umur Curacao dan Belanda membuat kelayakannya untuk berpindah asosiasi perlu ditelaah berdasarkan regulasi FIFA.

Agustien pernah memperkuat Timnas Curacao U-17 pada Concacaf U-17 2023 dan tampil bersama Timnas Belanda U-19 dalam Kualifikasi Euro U-19 2026. Keterlibatannya bersama dua asosiasi tersebut menjadi aspek penting yang perlu diperiksa sebelum PSSI menentukan langkah berikutnya.

Berdasarkan Statuta FIFA Pasal 10 tentang perubahan asosiasi, pemain yang pernah membela suatu asosiasi dalam kompetisi resmi dapat mengajukan perpindahan dengan memenuhi persyaratan tertentu. Regulasi tersebut juga mengatur pembatasan perpindahan asosiasi serta sejumlah pengecualian yang harus diperiksa sesuai kondisi masing-masing pemain.

Salah satu aspek penting ialah status kewarganegaraan pemain ketika pertama kali tampil dalam kompetisi resmi untuk asosiasi sebelumnya, selain persyaratan lain yang berlaku dalam regulasi FIFA. Karena itu, pengalaman Agustien bersama Curacao U-17 dan Belanda U-19 tidak otomatis menutup peluangnya membela Indonesia, tetapi juga belum menjamin bahwa perpindahan asosiasi dapat disetujui.

Disadur dari: Bola.com/Muhammad Adi Yaksa


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL