
Bola.net - Kebijakan pelatih Simon McMenemy memanggil empat pemain naturalisasi ke Timnas Indonesia mengundang kritik. Manajer Madura United, Haruna Soemitro, menilai langkah Simon itu kurang bagus untuk Tim Garuda.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia yang disiapkan untuk kualifikasi Piala Dunia 2022 memiliki empat pemain yang semula merupakan WNA.
Mereka adalah Victor Igbonefo (PTT Rayong), Stefano Lilipaly (Bali United), Osas Saha (Tira Persikabo), dan Alberto Goncalves (Madura United).
"Saya ingatkan Simon, Timnas Indonesia ini seharusnya diisi oleh orang Indonesia asli. Jangan ambil jalan pintas. Dia harus betul-betul memperhatikan orang yang asli Indonesia itu seperti apa," kata Haruna.
Sindir PSSI

Haruna juga menyindir keputusan PSSI, yang dianggap konyol, dengan memanggil Otavio Dutra, stoper Persebaya. Pemain asal Brasil itu dipulangkan karena proses naturalisasi yang belum rampung. Artinya, Timnas Indonesia sempat dihuni pula oleh pemain asing.
"Jangan seperti ada kasus pemain yang belum WNI sudah dipanggil. Kalau memang mau seperti itu, seharusnya pemain naturalisasi itu cukup satu atau dua saja yang menjadi kunci permainan tim," imbuh pria asal Surabaya itu.
Indonesia Bukan Filipina

Haruna menganggap kebijakan yang diambil oleh Simon itu didasari pengalamannya menangani Timnas Filipina. Seperti diketahui, Timnas Filipina memang berisi banyak pemain naturalisasi serta keturunan untuk bersaing dengan tim dari negara lain.
Namun, kebijakan itu diambil oleh Federasi Sepak Bola Filipina karena kompetisi di sana tidak sebesar Indonesia. Di Filipina, sepak bola juga bukan cabang olahraga favorit karena masyarakatnya lebih menggemari bola basket.
"Apakah pemain naturalisasi menjamin timnas lebih kuat? Ini Indonesia, bukan Filipina. Mungkin Filipina punya sejumlah pemain naturalisasi yang menjadi tulang punggung timnasnya," ucap Haruna.
"Tapi, sekali lagi, ini Indonesia. Indonesia punya kompetisi yang hidup. 18 klub ini siap bahu-membahu menyumbang pemain ke timnas. Ada banyak sekali pemain yang siap juga dipanggil ke Timnas Indonesia," tutur mantan ketua Asprov PSSI Jawa Timur itu.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Aditya Wany/Editor Aning Jati
Published: 4 September 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
400 Suporter Malaysia akan Meriahkan Laga Indonesia vs Malaysia di SUGBK
Tim Nasional 4 September 2019, 21:19
-
Tiket Timnas Indonesia Vs Malaysia Sudah Terjual 48 Ribu
Tim Nasional 4 September 2019, 21:15
-
Inginkan SUGBK Penuh, Pelatih Timnas Indonesia Mengingat Kenangan di Filipina
Tim Nasional 4 September 2019, 19:42
-
Pelatih Timnas Malaysia Hiraukan Rekor Apik di SUGBK
Tim Nasional 4 September 2019, 19:11
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:14
-
Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:34
-
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:13
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35

























KOMENTAR