Bola.net - Kemenangan besar Timnas Indonesia atas Vanuatu dianggap percuma oleh pelatih asal Inggris, Peter Butler.
Skuat Merah Putih menggelar laga uji coba melawan Vanuatu pada Sabtu (15/06) kemarin di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Laga yang berlabel FIFA A Matchday itu berhasil dimenangi oleh Indonesia dengan skor telak 6-0.
Hasil ini menebus hasil buruk yang diraih di laga uji coba sebelumnya kala jumpa Yordania. Di laga yang dihelat di Amman, Yordania itu, pasukan Simon McMenemy takluk dengan skor 4-1.
Kekalaahan ini justru mendapat respon positif oleh Butler. Pasalnya ia menilai Alberto Goncalves dkk bisa memetik pelajaran berharga melawan tim-tim yang lebih kuat.
Tak Ada Keuntungan
Akan tetapi pandangan pelatih berusia 52 tahun itu berbanding terbalik saat Indonesia jumpa Vanuatu. Ia mengatakan meski menang namun skuat Merah Putih tak mendapat manfaat apapun.
"Saya ingin melihat Timnas Indonesia tampil baik serta tim nasional yang baik pula untuk negara ini. Namun, bermain melawan negara Asia yang lebih kuat adalah satu-satunya cara untuk meningkatkan kualitas dan menemukan kesalahan untuk dipelajari," seru Peter.
"Bermain melawan negara seperti Vanuatu bukanlah ujian yang baik untuk Anda dan Anda tidak akan belajar apa-apa dari latihan yang diterapkan dalam pertandingan," cetusnya.
Seperti Bostwana
Peter sendiri bukan sekadar asal bicara. Ia kemudian berkaca pada pencapaiannya ketika melatih Timnas Botswana, salah satu negara di Afrika, pada periode 2014-2017.
Di tahun pertamanya, Butler berhasil membawa Botswana bertengger di peringkat ke-86 FIFA. Padahal tim mereka harus bersaing dengan tim-tim dari negara lain yang lebih kuat.
"Saya dengan tulus berharap Timnas Indonesia untuk lebih baik. Saya membawa negara kecil Botswana ke peringkat ke-86 FIFA tanpa uang sama sekali dengan melawan negara seperti Senegal, Tunisia, Mesir, dan Afrika Selatan, negara kuat di Afrika," tandasnya.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadi 'Pelayan' Beto Goncalves, Andik Vermansah: Memang itu Tugas Saya
Tim Nasional 17 Juni 2019, 08:59
-
Tiga Pilar Persija di Timnas Indonesia Dapat Pujian dari Eduardo Perez
Tim Nasional 17 Juni 2019, 01:25
-
Kemenangan Indonesia Atas Vanuatu Dianggap Percuma
Tim Nasional 17 Juni 2019, 00:31
LATEST UPDATE
-
Kebobolan 13 Gol dari 4 Laga: Ada Apa dengan Lini Belakang Juventus?
Liga Champions 18 Februari 2026, 03:47
-
Man of the Match Galatasaray vs Juventus: Gabriel Sara
Liga Champions 18 Februari 2026, 03:17
-
Hasil Galatasaray vs Juventus: Kartu Merah, Bianconeri Babak Belur di Turki
Liga Champions 18 Februari 2026, 02:55
-
Tempat Menonton Dortmund vs Atalanta: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 18 Februari 2026, 01:22
-
Tempat Menonton Monaco vs PSG: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 18 Februari 2026, 01:13
-
Alessandro Bastoni Minta Maaf soal Selebrasi Kartu Merah Pierre Kalulu di Derby dItalia
Liga Italia 18 Februari 2026, 00:55
-
Tempat Menonton Benfica vs Real Madrid: Live Streaming Liga Champions di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 23:13
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48


























KOMENTAR