Bola.net - Masalah masih saja terjadi dalam pembangunan Stadion Utama PON Riau jelang kualifikasi Piala Asia U-22.
Masalah sebenarnya bukan diakibatkan PSSI atau segala sesuatu yang berhubungan dengan gelaran yang baru pertama kali ini, namun masalah yang terjadi akibat adanya miss komunikasi antara para kontraktor dengan pemerintah daerah yang menangani pembangunan stadion ini.
Setelah sebelumnya sempat terhenti, kini ratusan kursi penonton dibongkar kembali dan digital papan skor serta alat pembesar suara dan lampu sorot dicabut oleh para pekerja, hal tersebut terkait kekecewaan para subkontraktor pengerja proyek Stadion Riau senilai Rp 900 miliar, di mana tagihan atas hasil pekerjaan mereka tak kunjung ada pelunasan.
Wawan mengatakan, pada kesepakatan awal antara subkontraktor dan konsorsium yang terdiri dari PT Adhi Karya, Wijaya Karya dan PT Pembangunan Perumahan di Pekanbaru, sempat muncul kesepakatan akan ada pelunasan tagihan sebesar 80 persen dari hasil pekerjaan yang dibayarkan yakni mencapai Rp 20 Miliar sampai Rp 25 Miliar.
"Namun pada kenyataannya, pelunasan tagihan hanya direalisasikan sebesar 30 persen atau sekitar Rp 8 miliar," kata juru bicara Forum Subkontraktor Stadion Utama PON Riau Ari Setiawan.
Dengan melencengnya komitmen itu, demikian Wawan, pihaknya bersama sejumlah rekan subkontraktor lainnya yang tergabung dalam forum kemudian berinisiatif untuk melakukan pembongkaran secara bertahap hingga ada pelunasan atas tagihan.
"Sempat kami bongkar kembali beberapa pekerjaan, termasuk kursi penonton," katanya.
Namun, ketika tim PSSI melakukan kunjungan ke Stadion Riau, kursi-kursi tersebut kembali dipasang kembali.
"Senin ada kunjungan tim PSSI sehubungan pelaksanaan kualifikasi Piala Asia U-22 di Pekanbaru," tandasnya.
Sementara itu, Pejabat sementara (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau Emrizal Pakis di kesempatan terpisah membantah adanya pembongkaran kursi stadion.
"Yang ada itu penggantian kursi. Hal ini sesuai dengan kesepakatan bersama dengan konsorsium," katanya.
(ant/end)
Masalah sebenarnya bukan diakibatkan PSSI atau segala sesuatu yang berhubungan dengan gelaran yang baru pertama kali ini, namun masalah yang terjadi akibat adanya miss komunikasi antara para kontraktor dengan pemerintah daerah yang menangani pembangunan stadion ini.
Setelah sebelumnya sempat terhenti, kini ratusan kursi penonton dibongkar kembali dan digital papan skor serta alat pembesar suara dan lampu sorot dicabut oleh para pekerja, hal tersebut terkait kekecewaan para subkontraktor pengerja proyek Stadion Riau senilai Rp 900 miliar, di mana tagihan atas hasil pekerjaan mereka tak kunjung ada pelunasan.
Wawan mengatakan, pada kesepakatan awal antara subkontraktor dan konsorsium yang terdiri dari PT Adhi Karya, Wijaya Karya dan PT Pembangunan Perumahan di Pekanbaru, sempat muncul kesepakatan akan ada pelunasan tagihan sebesar 80 persen dari hasil pekerjaan yang dibayarkan yakni mencapai Rp 20 Miliar sampai Rp 25 Miliar.
"Namun pada kenyataannya, pelunasan tagihan hanya direalisasikan sebesar 30 persen atau sekitar Rp 8 miliar," kata juru bicara Forum Subkontraktor Stadion Utama PON Riau Ari Setiawan.
Dengan melencengnya komitmen itu, demikian Wawan, pihaknya bersama sejumlah rekan subkontraktor lainnya yang tergabung dalam forum kemudian berinisiatif untuk melakukan pembongkaran secara bertahap hingga ada pelunasan atas tagihan.
"Sempat kami bongkar kembali beberapa pekerjaan, termasuk kursi penonton," katanya.
Namun, ketika tim PSSI melakukan kunjungan ke Stadion Riau, kursi-kursi tersebut kembali dipasang kembali.
"Senin ada kunjungan tim PSSI sehubungan pelaksanaan kualifikasi Piala Asia U-22 di Pekanbaru," tandasnya.
Sementara itu, Pejabat sementara (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau Emrizal Pakis di kesempatan terpisah membantah adanya pembongkaran kursi stadion.
"Yang ada itu penggantian kursi. Hal ini sesuai dengan kesepakatan bersama dengan konsorsium," katanya.
(ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
27 Juni, Timnas U-22 Umumkan Skuad
Tim Nasional 26 Juni 2012, 22:50
-
Timnas U-22 Mampu Ditahan Imbang Persiba Bantul
Tim Nasional 26 Juni 2012, 18:19
-
Besok, Tiket Kualifikasi Piala Asia U-22 Mulai Dijual
Tim Nasional 26 Juni 2012, 15:15
-
Kursi Stadion Utama Riau Kembali Dipasang
Tim Nasional 26 Juni 2012, 10:00
-
PSSI Pastikan Kualifikasi Piala Asia U-22 di Pekanbaru
Tim Nasional 26 Juni 2012, 09:34
LATEST UPDATE
-
Prediksi Brentford vs Tottenham 22 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 22:44
-
Prediksi Nottingham vs Leeds 22 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 22:20
-
Prediksi Ipswich vs Sunderland 22 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 21:47
-
Prediksi Everton vs Crystal Palace 22 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 21:16
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 20 Agustus 2026, 21:00
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 22-25 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 20:30
-
Jadwal Liga Inggris 2026/27: Tiga Laga Besar pada Matchweek Pembuka di Vidio
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 20:13
-
Di Mana Posisi Curtis Jones jika Gabung Inter Milan?
Liga Italia 20 Agustus 2026, 20:01
-
Jadwal Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Womens Continental 2026: Disiarkan MOJI dan Vidio
Voli 20 Agustus 2026, 19:36
-
Jose Mourinho Siapkan Peran Baru untuk Trent Alexander-Arnold di Real Madrid
Liga Spanyol 20 Agustus 2026, 19:03
-
Porto Menyerah Kejar Santiago Gimenez, Negosiasi dengan AC Milan Buntu
Liga Italia 20 Agustus 2026, 18:33
-
Manchester City Incar Gelandang Serie A sebagai Pengganti Rodri
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 18:03
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR