Bola.net - Tawaran Badan Tim Nasional Indonesia (BTN) kepada Luis Manuel Blanco untuk menangani tim nasional Indonesia U-19, bertepuk sebelah tangan. Pelatih asal Argentina tersebut, menegaskan hanya bersedia menangani Timnas senior.
"Saya masih memiliki kontrak dua tahun dengan BTN versi pak Isran Noor. Sehingga, kalau ada yang mengaku-aku sebagai Ketua BTN, saya tidak akan menerima apapun yang ditawarkan," ujar Luis Manuel Blanco.
Posisi Blanco di Timnas senior, disingkirkan BTN pimpinan La Nyalla Mahmud Matalitti, seiring penunjukkan Jacksen F Tiago, notabene pelatih asal klub kompetisi Indonesia Super League (ISL), Persipura Jayapura.
Ketika itu, La Nyalla Mahmud Matalitti, mengaku belum mengetahui rekam jejak prestasi Blanco secara lengkap. Sehingga, tidak bisa menempatkan pelatih kelahiran Argentina, 13 Desember 1953 tersebut menjadi pelatih timnas senior.
Padahal, Isran Noor mempercayakan Luis Manuel Blanco untuk menangani timnas senior di kualifikasi Piala Asia 2015, Piala AFF 2014 dan SEA Games 2013.
Sebelumnya, peran Blanco juga sempat tersingkir ketika pertandingan lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015, lawan Timnas Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (23/3).
Posisinya, secara sepihak digantikan duet pelatih asal klub kompetisi ISL, Rahmad Darmawan (Arema) dan Jacksen Ferreira Tiago (Persipura Jayapura).
"Langkah selanjutnya, saya serahkan semua ke pak Isran Noor. Apakah saya tetap di sini atau kembali ke Argentina. Saya hanya menginginkan sepakbola Indonesia lebih baik. Sepakbola Indonesia tidak boleh buat politik dan kepentingan kelompok apapun," tutup mantan pemain Boca Junior Athletic Club dan Oriente Petrolero Club tersebut. (esa/mac)
"Saya masih memiliki kontrak dua tahun dengan BTN versi pak Isran Noor. Sehingga, kalau ada yang mengaku-aku sebagai Ketua BTN, saya tidak akan menerima apapun yang ditawarkan," ujar Luis Manuel Blanco.
Posisi Blanco di Timnas senior, disingkirkan BTN pimpinan La Nyalla Mahmud Matalitti, seiring penunjukkan Jacksen F Tiago, notabene pelatih asal klub kompetisi Indonesia Super League (ISL), Persipura Jayapura.
Ketika itu, La Nyalla Mahmud Matalitti, mengaku belum mengetahui rekam jejak prestasi Blanco secara lengkap. Sehingga, tidak bisa menempatkan pelatih kelahiran Argentina, 13 Desember 1953 tersebut menjadi pelatih timnas senior.
Padahal, Isran Noor mempercayakan Luis Manuel Blanco untuk menangani timnas senior di kualifikasi Piala Asia 2015, Piala AFF 2014 dan SEA Games 2013.
Sebelumnya, peran Blanco juga sempat tersingkir ketika pertandingan lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015, lawan Timnas Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (23/3).
Posisinya, secara sepihak digantikan duet pelatih asal klub kompetisi ISL, Rahmad Darmawan (Arema) dan Jacksen Ferreira Tiago (Persipura Jayapura).
"Langkah selanjutnya, saya serahkan semua ke pak Isran Noor. Apakah saya tetap di sini atau kembali ke Argentina. Saya hanya menginginkan sepakbola Indonesia lebih baik. Sepakbola Indonesia tidak boleh buat politik dan kepentingan kelompok apapun," tutup mantan pemain Boca Junior Athletic Club dan Oriente Petrolero Club tersebut. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Blanco: Timnas Indonesia Senior Atau Tidak Sama Sekali
Tim Nasional 22 April 2013, 19:53
-
La Nyalla Segera Eliminasi Luis Manuel Blanco
Tim Nasional 22 April 2013, 19:40
-
Berat Badan Luis Manuel Blanco Turun Drastis
Tim Nasional 22 April 2013, 19:35
-
Jacksen Masih Fokus Dengan Persipura
Bola Indonesia 22 April 2013, 16:58
-
Luis Manuel Blanco Tolak Tawaran La Nyalla
Tim Nasional 22 April 2013, 15:51
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Serius Kejar Michael Olise
Liga Spanyol 9 April 2026, 21:04
-
Statistik Bicara: Vinicius Junior Lebih Tajam Bersama Arbeloa
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:37
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25





















KOMENTAR