Bola.net - Maroko membuka kesempatan untuk lolos ke semifinal Islamic Solidarity Games (ISG) 2013. Menjamu Palestina di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Senin (23/9) malam, Maroko menang dengan skor telak 3-1.
Maroko bermain agresif sejak menit awal. Baru menit kedelapan, kiper Palestina, Tawfeeq Abuhammad harus bekerja keras untuk menepis tembakan pemain Maroko, Moufaddal El Mehdi. Tawfeeq kembali melakukan penyelamatan gemilang saat menahan tembakan keras Essaidy Youssef hasil umpan silang Ati Allah Omar pada menit ke-38.
Maroko begitu mendominasi pertandingan pada babak pertama. Mereka membuat Palestina bermain setengah lapangan. Hanya saja penyelesaian akhir tim asuhan Benabich Hassan sangat lemat. Gol baru lahir menit ke-44 melalui pemain sayap kanannya, Ati Allah Omar.
Menyambut crossing El Karti Walid, Ati Allah dengan gampang mencocorkan bola ke gawang yang sudah melompong. Palestina juga memiliki kesempatan untuk mencetak gol di menit ke-40. Sebuah umpan lambung Rashir Adawi mengarah ke Ashraf Alfa Waghra. Nammun bola dapat dipotong kiper Maroko, Benachour Badreddin.
Pada babak kedua, Palestina akhirnya mampu menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-60. Berawal dari kemelut di depan gawang Maroko, tendangan Ibrahim Jalayta meluncur melewati kolong kiper Badreddin sebelum akhirnya mengoyak jala Maroko.
Maroko memiliki dua kesempatan emas melalui pengganti, Elouadi Abdelkhbir pada menit ke-75 dan 76. Tendangan pertama Abdelkhbir berhasil ditepis kiper Tawfeeq. Sedangkan tendangannya yang kedua justru melenceng. Meski saat itu ia tinggal berhadapan dengan penjaga gawang.
Palestina kembali memimpin setelah pemain pengganti, El Ouardy Adnane mencetak gol pada menit ke-83. Skor kembali berubah pada masa injury time. Kali ini Maroko memperbesar skor menjadi 3-1 setelah crossing Abdelkbir diselesaikan dengan sempurna oleh Ati Allah pada menit ke-94.
Sor 3-1 membuat Maroko mengoleksi tiga angka. Untuk bisa lolos ke semifinal, mereka harus berdoa agar Palestina kalah atau imbang lawan Indonesia, Rabu (25/9) besok lusa. Sedangkan bagi Palestina, Mereka harus menang dengan selisih tiga gol saat bertemu Indonesia. (faw/dzi)
Maroko bermain agresif sejak menit awal. Baru menit kedelapan, kiper Palestina, Tawfeeq Abuhammad harus bekerja keras untuk menepis tembakan pemain Maroko, Moufaddal El Mehdi. Tawfeeq kembali melakukan penyelamatan gemilang saat menahan tembakan keras Essaidy Youssef hasil umpan silang Ati Allah Omar pada menit ke-38.
Maroko begitu mendominasi pertandingan pada babak pertama. Mereka membuat Palestina bermain setengah lapangan. Hanya saja penyelesaian akhir tim asuhan Benabich Hassan sangat lemat. Gol baru lahir menit ke-44 melalui pemain sayap kanannya, Ati Allah Omar.
Menyambut crossing El Karti Walid, Ati Allah dengan gampang mencocorkan bola ke gawang yang sudah melompong. Palestina juga memiliki kesempatan untuk mencetak gol di menit ke-40. Sebuah umpan lambung Rashir Adawi mengarah ke Ashraf Alfa Waghra. Nammun bola dapat dipotong kiper Maroko, Benachour Badreddin.
Pada babak kedua, Palestina akhirnya mampu menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-60. Berawal dari kemelut di depan gawang Maroko, tendangan Ibrahim Jalayta meluncur melewati kolong kiper Badreddin sebelum akhirnya mengoyak jala Maroko.
Maroko memiliki dua kesempatan emas melalui pengganti, Elouadi Abdelkhbir pada menit ke-75 dan 76. Tendangan pertama Abdelkhbir berhasil ditepis kiper Tawfeeq. Sedangkan tendangannya yang kedua justru melenceng. Meski saat itu ia tinggal berhadapan dengan penjaga gawang.
Palestina kembali memimpin setelah pemain pengganti, El Ouardy Adnane mencetak gol pada menit ke-83. Skor kembali berubah pada masa injury time. Kali ini Maroko memperbesar skor menjadi 3-1 setelah crossing Abdelkbir diselesaikan dengan sempurna oleh Ati Allah pada menit ke-94.
Sor 3-1 membuat Maroko mengoleksi tiga angka. Untuk bisa lolos ke semifinal, mereka harus berdoa agar Palestina kalah atau imbang lawan Indonesia, Rabu (25/9) besok lusa. Sedangkan bagi Palestina, Mereka harus menang dengan selisih tiga gol saat bertemu Indonesia. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menang 3-1, Maroko Buka Kans Lolos ke Semifinal
Tim Nasional 23 September 2013, 22:06
-
Arab Saudi Masih Berharap Lolos Semifinal ISG
Tim Nasional 23 September 2013, 20:11
-
Review ISG 2013: Turki dan Arab Saudi Berbagi Angka
Tim Nasional 23 September 2013, 18:01
-
Hadapi Palestina, RD Ingin Duetkan Agung-Sunarto
Tim Nasional 23 September 2013, 15:06
-
Hari Ini Andik Kembali ke Timnas U-23
Tim Nasional 22 September 2013, 14:25
LATEST UPDATE
-
Sejarah Baru, Como Lolos Liga Champions untuk Pertama Kali!
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:13
-
Kata-kata Allegri Setelah AC Milan Gagal Lolos Liga Champions
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:09
-
AC Milan dan Juventus Gagal Lolos ke Liga Champions Musim Depan
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:03
-
Man of the Match Torino vs Juventus: Dusan Vlahovic
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:01
-
Rekap La Liga 2025/2026: Juara, Wakil Eropa, Degradasi dan Promosi
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:00
-
Tangis Mohamed Salah
Liga Inggris 25 Mei 2026, 04:47
-
Janji Perubahan dari Arne Slot untuk Liverpool Musim Depan
Liga Inggris 25 Mei 2026, 04:28
-
Man of the Match Milan vs Cagliari: Gennaro Borrelli
Liga Italia 25 Mei 2026, 04:23
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR