
Bola.net - Timnas Indonesia harus menerima kekalahan dari Suriah dengan skor 0-2 dalam laga uji coba yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (15/11) malam.
Dua gol tersebut, masing-masing dicetak Sanharib Malki dan Omar Khrbin. Sedangkan pada laga uji coba sebelumnya, Suriah mengalahkan Malaysia, di Kuala Lumpur, dengan skor 0-3. Meski demikian, pelatih Suriah, Muhannad Alfakeer menganggap Indonesia tampil cukup apik.
"Angka tersebut, sebenarnya tidak bisa dijadikan pembanding. Tapi, kami lihat Indonesia lebih kuat dan lebih cepat dari Malaysia," kata Alfakeer.
Alfakeer juga mengetahui jika Indonesia tengah mempersiapkan diri untuk tampil di Piala AFF 2014. Dalam penilaiannya, tim Garuda mampu bermain dengan teknik serta skill yang apik. Modal tersebut sangat berguna untuk Sergio van Dijk dan kawan-kawan jelang berlaga di Vietnam.
Sebenarnya, Indonesia berpotensi mencetak gol di babak kedua. Namun, sayangnya Suriah lebih memperkuat lini pertahanan dan menerapkan serangan balik. Hal tersebut membuat penyerang Indonesia kesulitan untuk mencari gol.
Dalam kesempatan tersebut, pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl, mengganti Muhammad Roby yang terlihat mengalami sedikit gangguan pada kakinya di babak pertama dengan Fachruddin Wahyudi.
Lalu Boaz Solossa dan Emanuel Wanggai serta gelandang Persebaya, Manahati Lestusen, juga ditarik keluar untuk digantikan Ahmad Bustomi, Firman Utina dan Hariono. [initial]
(esa/pra)
Dua gol tersebut, masing-masing dicetak Sanharib Malki dan Omar Khrbin. Sedangkan pada laga uji coba sebelumnya, Suriah mengalahkan Malaysia, di Kuala Lumpur, dengan skor 0-3. Meski demikian, pelatih Suriah, Muhannad Alfakeer menganggap Indonesia tampil cukup apik.
"Angka tersebut, sebenarnya tidak bisa dijadikan pembanding. Tapi, kami lihat Indonesia lebih kuat dan lebih cepat dari Malaysia," kata Alfakeer.
Alfakeer juga mengetahui jika Indonesia tengah mempersiapkan diri untuk tampil di Piala AFF 2014. Dalam penilaiannya, tim Garuda mampu bermain dengan teknik serta skill yang apik. Modal tersebut sangat berguna untuk Sergio van Dijk dan kawan-kawan jelang berlaga di Vietnam.
Sebenarnya, Indonesia berpotensi mencetak gol di babak kedua. Namun, sayangnya Suriah lebih memperkuat lini pertahanan dan menerapkan serangan balik. Hal tersebut membuat penyerang Indonesia kesulitan untuk mencari gol.
Dalam kesempatan tersebut, pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl, mengganti Muhammad Roby yang terlihat mengalami sedikit gangguan pada kakinya di babak pertama dengan Fachruddin Wahyudi.
Lalu Boaz Solossa dan Emanuel Wanggai serta gelandang Persebaya, Manahati Lestusen, juga ditarik keluar untuk digantikan Ahmad Bustomi, Firman Utina dan Hariono. [initial]
Jangan Lewatkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Riedl Pastikan Langsung Lakukan Evaluasi
Tim Nasional 16 November 2014, 01:51
-
Kalah dari Suriah, Riedl Tetap Optimis di Piala AFF 2014
Bola Indonesia 16 November 2014, 01:24
-
Riedl: Untung Tak Ada Suriah di Piala AFF
Tim Nasional 16 November 2014, 01:11
-
'Indonesia Memiliki Dua Kelemahan Mencolok'
Tim Nasional 16 November 2014, 00:52
-
Pelatih Suriah: Indonesia Lebih Kuat dan Cepat dari Malaysia
Tim Nasional 16 November 2014, 00:26
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR