Pemanggilan Pemain Timnas Indonesia Terancam Terhambat Imbas Konflik Iran, PSSI Berikan Penjelasan

Pemanggilan Pemain Timnas Indonesia Terancam Terhambat Imbas Konflik Iran, PSSI Berikan Penjelasan
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran merambat ke dunia olahraga. Penutupan sejumlah bandara di kawasan Timur Tengah dapat menghambat kedatangan pemain diaspora Timnas Indonesia yang berkarier di Eropa menjelang FIFA Series 2026.

Serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel ke Iran memicu aksi balasan yang membuat operasional beberapa bandara strategis di kawasan itu terganggu. Bandara Internasional Hamad di Doha, Qatar, dan Bandara Internasional Dubai di Uni Emirat Arab (UEA), dua hub transit utama penerbangan dari Eropa, termasuk yang terdampak situasi tersebut.

Timnas Indonesia kini memiliki sejumlah nama besar yang memperkuat klub-klub di benua biru. Di antaranya Jay Idzes dan Emil Audero yang berkarier di Italia, Kevin Diks di Belanda, Ole Romeny di Inggris, serta Justin Hubner, Maarten Paes, dan Dean James yang juga bermarkas di Belanda.

Para pemain diaspora itu direncanakan masuk dalam Skuad Garuda untuk FIFA Series 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 30 Maret 2026. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tengah mematangkan proses pemanggilan untuk turnamen tersebut.

1 dari 2 halaman

Kekhawatiran PSSI

Timnas Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah FIFA Series 2026 dan akan bersaing dengan tiga tim tamu. Ketiga negara yang akan hadir adalah Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis.

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, mengakui situasi ini menjadi kekhawatiran tersendiri. Ia menyebut kondisi jalur udara di Timur Tengah saat ini memang belum bisa dipastikan apakah aman untuk dilalui atau tidak.

"Tapi, juga saya sedikit khawatir mengenai hal ini penerbangan teman-teman, kalau yang bisa bertanding, dari Eropa," ujar Arya kepada wartawan.

2 dari 2 halaman

Mencari Solusi

Lebih lanjut, Arya menegaskan pihaknya akan mencari solusi terbaik agar para pemain tetap bisa hadir. Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan PSSI adalah mengalihkan rute penerbangan pemain diaspora melalui Amerika Serikat.

"Kita tahu situasi di Timur Tengah seperti itu. Nanti coba dicari cara bagaimana supaya apakah memungkinkan untuk terbang ke Indonesia atau tidak," tutur Arya.

"Situasi sekarang kita belum tahu bagaimananya, lewat mana. Apakah lewat Amerika Serikat atau tidak, kita belum tahu juga."

"Nanti kita lihat urgensi sekuat-kuatnya dari bagaimana apakah pelatih bisa mencari langkah-langkah. Nanti kita cari mana yang terbaik nantinya," imbuh Arya.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL